Bersama Dewan Pengupahan, Pemprov Jabar Bahas UMP 2024

Selasa, 14 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ilustrasi/Gun

Bandung (BRS) – Tidak lama lagi (17 November 2023) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat akan melakukan pembahasan bersama Dewan Pengupahan terkait Upah Minimum Provinsi (UMP) 2024.

Selain itu, nilai UMP sidah harus ditetapkan oleh Gubernur paling lambat 21 November 2023, dan ini akan menjadi pedoman pemda kabupaten/kota bersama Dewan Pengupahan masing-masing untuk menetapkan UMK (upah minimum kota/kabupaten).

Dengan demikian, UMK paling lambat diumumkan 30 November 2023 dan berlaku 1 Januari 2024. Keputusan ini harus dipatuhi oleh seluruh pengusaha.

“Penetapan besaran (UMP) dengan Dewan Pengupahan akan dilakukan rapat mulai tanggal 17 November 2023,” ujar Bey Machmudin di Gedung Sate Bandung, Selasa (14/11/2023).

Bey menjelaskan penetapan besaran upah di Jawa Barat ditentukan berdasarkan aturan baru yakni Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 36/2021 tentang Pengupahan.

Formula baru untuk perhitungan upah minimum mencakup tiga variabel yaitu inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan indeks tertentu yang disimbolkan dalam bentuk alfa.

Indeks tertentu ini menggambarkan kontribusi tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai tertentu dalam rentang 0,1 sampai dengan 0,3. Penentuan nilai alfa harus mempertimbangkan produktivitas dan perluasan kesempatan kerja.

“Formula yang diharapkan yang alfa 0,1 sampai 0,3,” sebut Bey.

Menurut Bey, formula UMP baru berdasarkan PP No 51 tahun 2023 memberi kepastian upah minimum naik setiap tahun. PP baru juga diharapkan dapat mencegah disparitas atau kesenjangan upah antar wilayah.

Berita Terkait

IPM Jabar 2025 Tembus 75,90 Poin, Kenaikan Tertinggi se-Indonesia Dorong Masuk 10 Besar Nasional
Batik Walk 2026 Dorong Batik Tetap Hidup di Era Digital
Razia Serentak di Jabar, 3,1 Juta Jiwa Terselamatkan Dari Barang Terlarang
Jelang Final Piala Presiden, KAI Daop 2 Minta Penumpang Antisipasi Kemacetan Menuju Stasiun
KAI Daop 2 Pastikan Jalur Aman, Perjalanan Kereta Kembali Normal Usai Gempa Pangandaran
Jelang 2027, OJK Kebut Pembentukan Bursa Mineral di Tengah Lonjakan Transaksi Kripto
Wisata Literasi Hadir di Bandung, BI Jabar dan Pemkot Padukan Buku, Kuliner, Hingga Edukasi Digital
Garut Mundur, Pemprov Jabar Ambil Alih MTQ Tingkat Provinsi, Digelar Januari 2027

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:46 WIB

IPM Jabar 2025 Tembus 75,90 Poin, Kenaikan Tertinggi se-Indonesia Dorong Masuk 10 Besar Nasional

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Batik Walk 2026 Dorong Batik Tetap Hidup di Era Digital

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Razia Serentak di Jabar, 3,1 Juta Jiwa Terselamatkan Dari Barang Terlarang

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Jelang Final Piala Presiden, KAI Daop 2 Minta Penumpang Antisipasi Kemacetan Menuju Stasiun

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:43 WIB

KAI Daop 2 Pastikan Jalur Aman, Perjalanan Kereta Kembali Normal Usai Gempa Pangandaran

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Batik Walk 2026 Dorong Batik Tetap Hidup di Era Digital

Minggu, 9 Agu 2026 - 12:45 WIB