MUJ Dirikan Rumah Edukasi Dan Tanam 7000 Mangrove Tekan Emisi Karbon

Kamis, 14 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung – PT Migas Utama Jabar (MUJ) serta anak Perusahaan PT MUJ ONWJ terus berupaya menunjukan langkah perlindungan dan pencegahan kerusakan garis Pantai di wilayah Utara Jawa Barat dari abrasi.

Ini dilakukan untuk membangun keseimbangan ekosistem karena
adanya kegiatan hulu migas yang ada di wilayah utara Jawa Barat.

Seperti diketahui, MUJ merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Jawa Barat selaku pengelola Participating Interest (PI) di Wilayah Kerja Offshore North West Java (ONWJ).

Pembangunan rumah edukasi bersama Yayasan Wanadri dan melakukan reforestasi 7.000 mangroved telah ditanam di sekitar Desa Mayangan, Kecamatan Legonkulon, Kabupaten Subang sekitar dua tahun ke belakang.

Direktur Utama PT MUJ Punjul Prabowo mengatakan, kelestarian hutan dan pemberdayaan masyarakat pesisir Utara Jawa Barat merupakan satu keutuhan pengembangan Kawasan restorasi hutan dan area sekitar penyangganya.

“Penanaman bibit mangrove ini implementasi nyata korporasi agar kondisi alam kembali utuh dan warisan generasi masa depan, ini juga menjadi langkah MUJ menekan emisi karbon,” ungkap Punjul dalam keterangan resmi MUJ, Rabu (13/12/2023).

MUJ juga menghadirkan ruang edukasi mangrove sebagai upaya pengelolaan pesisir berkelanjutan yang sangat terbuka bagi lapisan masyarakat sekitar.

Punjul berharap, ruang edukasi ini meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap aktivitas di ruang pesisir sehingga meminimalkan dampak emisi dan banjir rob.

“Masyarakat juga bisa adaptif terhadap perubahan iklim yang terjadi saat ini. Untuk reforestasi mangrove dan model pemberdayaan ini sangat penting dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dalam pengelolaan aktivitas di pesisir Pantai tersebut,” kata Punjul.

Di Desa Mayangan, Kabupaten Subang sendiri terjadi pengurangan luasan mangrove yang cukup signifikan dari tahun ke tahunnya sejak tahun 1999. Hal tersebut meningkatkan risiko bencana pesisir berupa banjir rob dan abrasi.

Selain itu, terjadi juga penurunan kualitas air laut, sehingga, kata Punjul, implementasi Kawasan lindung hutan mangrove dan terumbu karang merupakan hal krusial.

Sejak dua tahun total sudah 3.096 m2 yang sudah dilakukan penanaman kembali dengan bibit mangrove melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

“1.000 bibit mangrove MUJ sudah tanam, sedangkan anak Perusahaan kami MUJ ONWJ yang strategis mengelola PI di Wilayah Kerjanya sudah melakukan penanaman kembali sebanyak 6.000 bibit,” tutup Punjul.

Berita Terkait

Bayar Pajak Kendaraan Kini Makin Mudah, Cukup Lewat Drive Thru
Kembali Terjadi Orang Tertemper KA di Jalur Cibatu–Pasirjengkol, Satu Orang Tewas
Kredit Jabar Tumbuh 8,58 Persen, OJK Soroti Kualitas Pembiayaan
Jogging di Gasibu Dihentikan Sementara, Kawasan Ditata Hingga Awal 2027
1.280 Lulusan Jabar Disiapkan Tembus Pasar Kerja Global
Industri Kedirgantaraan Butuh SDM Siap Pakai, PTDI Perkuat Pusat Pelatihan
GI Jampang Kulon Kembali Beroperasi, Ekonomi Selatan Sukabumi Didorong Makin Tumbuh
PTDI Rayakan 50 Tahun Hadirkan Wayang Golek dan Wayang Kulit

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 08:35 WIB

Bayar Pajak Kendaraan Kini Makin Mudah, Cukup Lewat Drive Thru

Jumat, 4 September 2026 - 08:34 WIB

Kembali Terjadi Orang Tertemper KA di Jalur Cibatu–Pasirjengkol, Satu Orang Tewas

Kamis, 3 September 2026 - 08:33 WIB

Kredit Jabar Tumbuh 8,58 Persen, OJK Soroti Kualitas Pembiayaan

Selasa, 1 September 2026 - 13:11 WIB

Jogging di Gasibu Dihentikan Sementara, Kawasan Ditata Hingga Awal 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:10 WIB

1.280 Lulusan Jabar Disiapkan Tembus Pasar Kerja Global

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Bayar Pajak Kendaraan Kini Makin Mudah, Cukup Lewat Drive Thru

Sabtu, 5 Sep 2026 - 08:35 WIB

BERITA UTAMA

Kredit Jabar Tumbuh 8,58 Persen, OJK Soroti Kualitas Pembiayaan

Kamis, 3 Sep 2026 - 08:33 WIB

BERITA UTAMA

1.280 Lulusan Jabar Disiapkan Tembus Pasar Kerja Global

Senin, 31 Agu 2026 - 13:10 WIB