Pemprov Jabar Gandeng Badan Geologi Dalam Memitigasi Bencana Alam

Selasa, 12 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) – Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin bertemu dengan para pakar dan peneliti dari Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Pertemuan dilakukan di Kantor Badan Geologi, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (8/12/2023).

Pertemuan untuk memperkuat koordinasi dalam memitigasi bencana alam di Jawa Barat.

Pertemuan yang berlangsung kurang lebih satu jam tersebut membahas berbagai hal tentang mitigasi bencana.

“Kami ingin berkoordinasi khususnya memitigasi bencana karena saat ini kita sudah memasuki musim penghujan ekstrem. Banyak terjadi longsor, gerakan tanah, kami ingin mengetahui lebih detail seperti apa sebetulnya (bencana) bisa dihindari,” ujar Bey Machmudin usai pertemuan.

Bey mengapresiasi Kementerian ESDM telah mempublis portal informasi yang memungkinkan masyarakat bisa melihat mengetahui wilayah tertentu, apakah masuk zona merah, kuning, atau hijau.

“Tapi perlu diingat kalau pun merah jangan panik. (Tanda merah) hanya menuntut kita lebih waspada, tidak perlu ditanggapi berlebihan,” tutur Bey Machmudin.

Bey berharap pertemuan dengan Badan Geologi dapat memperkuat strategi dalam menyebarkan informasi yang tepat sasaran kepada masyarakat seputar mitigasi bencana.

“Dengan koordinasi lebih baik lagi, kami akan bekerja lebih keras untuk memitigasi bencana di Jabar. Kami juga sampaikan kalau ada berita hoaks, tolong disampaikan ada call centre 136. Masyarakat kalau ingin tahu berita letupan gunung berapi atau pergerakan tanah (bisa konfirmasi call centre),” pungkas Bey.

Berita Terkait

Bio Farma Mulai Operasikan Fasilitas CNG, Pangkas Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi
PT KAI Daop 2 Bandung Apresiasi Dukungan Gubernur Jabar Untuk Keselamatan Perjalanan Kereta
1.147 Mahasiswa UPI Diterjunkan ke Sekolah, Bantu Atasi Kekurangan Guru di Jawa Barat
AAF 2026, Teguhkan Semangat Kolaborasi Global, Keberlanjutan, dan Inklusivitas
Dua Hari Menjadi “Jepang” di Cikarang: Saat Sakura Matsuri Menyatukan Budaya, Industri, dan Generasi Muda
Diplomasi Kopi Warnai Asia Africa Festival 2026, Bandung Perkuat Kerja Sama Antarbangsa
Len Kembangkan Advanced Materials, Dari Tambang ke Produk Teknologi Tinggi
3.500 Warga Bandung Ikuti Pelatihan Kerja Gratis, Siap Jadi Pencari Kerja dan Wirausahawan

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:24 WIB

Bio Farma Mulai Operasikan Fasilitas CNG, Pangkas Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:23 WIB

PT KAI Daop 2 Bandung Apresiasi Dukungan Gubernur Jabar Untuk Keselamatan Perjalanan Kereta

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:21 WIB

1.147 Mahasiswa UPI Diterjunkan ke Sekolah, Bantu Atasi Kekurangan Guru di Jawa Barat

Senin, 13 Juli 2026 - 12:20 WIB

AAF 2026, Teguhkan Semangat Kolaborasi Global, Keberlanjutan, dan Inklusivitas

Minggu, 12 Juli 2026 - 18:34 WIB

Dua Hari Menjadi “Jepang” di Cikarang: Saat Sakura Matsuri Menyatukan Budaya, Industri, dan Generasi Muda

Berita Terbaru