Berikut Aset Pemprov Jabar Yang Boleh Digunakan Untuk Kampanye Pemilu 2024

Senin, 22 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) – Belum lama ini KPU mengumumkan bahwa kampanye akbar dimulai dari 21 Januari hingga 10 Februari 2024, dan di Jawa Barat (Jabar) baru dua pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) yang memulai kampanye akbarnya di Jabar, mereka adalah nomer urut 2 dan nomer urut 3.

Mengantisipasi penggunaan fasilitas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar oleh para pengusung capres dan cawapres, Penjabat (Pj) Gubernur Jabar Bey Machmudin menyebut beberapa lokasi atau tempat, yang dikelola Pemprov Jabar, yang dapat digunakan untuk kebutuhan Pemilu 2024.

“Ada beberapa tempat atau lokasi di Jabar yang dapat digunakan untuk kampanye atau kebutuhan pemilu, seperti Stadion Softball Arcamanik di Kota Bandung, Gedung Youth Center Arcamanik di Kota Bandung, Teater Taman Budaya Dago di Kota Bandung, Gedung Sigrong di Kabupaten Purwakarta, Gedung Senbik di Kota Bandung, Bale Asri Gedung Pusdai di Kota Bandung, dan Gedung LPTQ Ujung Berung di Kota Bandung,” ungkap Bey usai membuka Sosialisasi Penguatan Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Pemilu Serentak Tahun 2024 yang diselenggarakan Bawaslu Jabar di Gedung Sate, Senin (22/1/2024).

“Itu aset pemprov ya. Kalau ada yang lain dan serupa, itu berarti milik pemerintah kota atau kabupaten. Jadi diatur oleh pemkot atau pemkabnya masing-masing. Dengan pemprov skemanya bisa sewa atau berbayar ya,” jelas Bey.

Diketahui pada kegiatan Sosialisasi Penguatan Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Pemilu serentak, Bey menegaskan kembali akan netralitas yang harus dijunjung tinggi oleh ASN.

“Kami akan terus menjaga netralitas dalam artian yang sebetulnya, tidak hanya diucap tapi juga dalam perbuatan dan tindakan. Kalaupun ada pelanggaran akan diserahkan kepada Bawaslu,” tegas Bey.

“Jika ada yang melanggar dan terbukti, tentunya akan kami beri sanksi yang tegas. Mulai dari teguran hingga skrorsing,” pungkas Bey.

Berita Terkait

Job Fair Bandung 2026 Buka Ribuan Lowongan, Jadi Senjata Tekan Pengangguran
BPR dan BPRS Perkuat Akses Keuangan Masyarakat
Farhan : Walau Harga Kedelai Naik, Tahu Tempe Jangan Stop Produksi
Libur Panjang, Tiket KA Dari Bandung Diserbu
Dari Cirebon, OJK Siapkan Pasukan Literasi Keuangan
KA Cikuray Hadir Dengan Kereta Khusus Petani, Perjalanan Garut–Jakarta Makin Terjangkau
WIITEX 2026 Dorong Kopi, Teh dan Kakao Jabar Tembus Pasar Dunia
Pajak UMKM Dipermudah, PP 20/2026 Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:53 WIB

Job Fair Bandung 2026 Buka Ribuan Lowongan, Jadi Senjata Tekan Pengangguran

Senin, 15 Juni 2026 - 11:52 WIB

BPR dan BPRS Perkuat Akses Keuangan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:51 WIB

Farhan : Walau Harga Kedelai Naik, Tahu Tempe Jangan Stop Produksi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:50 WIB

Libur Panjang, Tiket KA Dari Bandung Diserbu

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:49 WIB

Dari Cirebon, OJK Siapkan Pasukan Literasi Keuangan

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

BPR dan BPRS Perkuat Akses Keuangan Masyarakat

Senin, 15 Jun 2026 - 11:52 WIB

BERITA UTAMA

Farhan : Walau Harga Kedelai Naik, Tahu Tempe Jangan Stop Produksi

Minggu, 14 Jun 2026 - 11:51 WIB

BERITA UTAMA

Libur Panjang, Tiket KA Dari Bandung Diserbu

Sabtu, 13 Jun 2026 - 11:50 WIB

BERITA UTAMA

Dari Cirebon, OJK Siapkan Pasukan Literasi Keuangan

Jumat, 12 Jun 2026 - 11:49 WIB