Gempa Di Sumedang Sempat Hentikan Perjalanan Kereta Api

Senin, 1 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) – Peristiwa gempa bumi yang terjadi di Sumedang dengan kekuatan Magnitudo 4,8 SR yang terjadi Minggu (31/12/2023) pukul 20.34 WIB dengan lokasi berada 2 km TimurLaut Kabupaten Sumedang, sempat menghentikan beberapa perjalanan kereta api (KA) Daersh Operasi (Daop) 2 Bandung.

Manager Humas Daop 2 Bandung Ayep Hanapi mengatakan, sesaat setelah gempa berlangsung, pihaknya langsung memberlakukan Berhenti Luar Biasa (BLB) pada kereta api untuk memastikan jalur KA yang akan dilewati aman dan tidak ada kendala.

“Tindakan BLB ini kami lakukan untuk memastikan tidak adanya kerusakan baik pada jalan rel, atau struktur jembatan yang ada di wilayah Daop 2 Bandung, serta guna mengantisipasi hal-hal yang dapat mengganggu perjalanan kereta api,” kata Ayep dalam siaran persnya, Minggu (31/13/2023) malam.

Ayep menyebut, ada 13 KA yang terganggu dan terhenti perjalanannya akibat gempa tersebut, yaitu: KA 127 (Harina), KA 36 (Argo Parahyangan), KA 385 (Commuterline Garut), KA 260 (Kutojaya Selatan), KA 346 (Commuterline Bandung Raya), KA 357 (Commuterline Bandung Raya), KA 86 (Mutiara Selatan), KA 388 (Commuterline Garut), KA 7035A (KA tambahan Surabaya Gubeng – Kiaracondong), KA 94 (Lodaya), KA 66 (Turangga), KA 122 (Malabar), dan KA 255 (Serayu).

Ayep menyatakan, setelah dilakukan pengecekan secara menyeluruh, pada pukul 21.20 WIB, seluruh lintas Daop 2 Bandung dinyatakan aman untuk dilalui.

“Pasca gempa kami langsung melakukan pengecekan total seluruh jalur KA, dan aman jadi bisa dilalui KA,” kata Ayep.

Ayep mengungkapkan, seluruh perjalanan kereta api aman pascagempa, bahkan di samping lintas jalan rel, tidak ada dampak kerusakan di stasiun akibat gempa tersebut.

“Akibat gempa ini, kami dari Daop 2 Bandung menyampaikan permohonan maaf atas tertahannya KA selama beberapa menit karena harus dilakukan pengecekan jalur guna memastikan perjalanan KA aman dan selamat,” tutup Ayep.

Berita Terkait

Dua Hari Menjadi “Jepang” di Cikarang: Saat Sakura Matsuri Menyatukan Budaya, Industri, dan Generasi Muda
Diplomasi Kopi Warnai Asia Africa Festival 2026, Bandung Perkuat Kerja Sama Antarbangsa
Len Kembangkan Advanced Materials, Dari Tambang ke Produk Teknologi Tinggi
3.500 Warga Bandung Ikuti Pelatihan Kerja Gratis, Siap Jadi Pencari Kerja dan Wirausahawan
6 Maskapai Siap Terbang Dari Bandara Husein, Rute ke Singapura Hingga Bali Dibuka
Peluang Emas, Bandung Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Rakernas APEKSI 2027
Libur Sekolah Dongkrak Penumpang KA, Weekend Pertama Juli Jadi Rekor Baru di Daop 2 Bandung
Kunjungan Turis Asing Naik, KAI Perkuat Peran Kereta Api Dukung Pariwisata Indonesia

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 18:34 WIB

Dua Hari Menjadi “Jepang” di Cikarang: Saat Sakura Matsuri Menyatukan Budaya, Industri, dan Generasi Muda

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:19 WIB

Diplomasi Kopi Warnai Asia Africa Festival 2026, Bandung Perkuat Kerja Sama Antarbangsa

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:18 WIB

Len Kembangkan Advanced Materials, Dari Tambang ke Produk Teknologi Tinggi

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:17 WIB

3.500 Warga Bandung Ikuti Pelatihan Kerja Gratis, Siap Jadi Pencari Kerja dan Wirausahawan

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:15 WIB

Peluang Emas, Bandung Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Rakernas APEKSI 2027

Berita Terbaru