GPM Di Majalengka Bantu Kendalikan Inflasi

Sabtu, 24 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Majalengka (BRS) – Sebagai bentuk pengendalian inflasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka menggelar Gerakan Pasar Murah (GPM) di Taman Bagja Raharja, Kabupaten Majalengka, Jumat (23/2/2024).

GPM yang juga bekerjasama dengan Bulog Majalengka ini, menyediakan sejumlah bahan kebutuhan pokok dari mulai beras, gula, minyak goreng, daging, dan lainnya yang dijual di bawah harga pasar.

“Kami harap GPM ini diharapkan dapat mengendalikan inflasi di Kabupaten Majalengka pada bulan ini,” ucap Penjabat Bupati Majalengka Dedi Supandi.

Hadir meninjau pelaksanaan GPM, Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin. Kepada media, Bey memberikan apresiasi kepada Pemkab Majalengka.

“Kami mengapresiasi Pemkab Majalengka atas terselenggaranya pasar murah ini sebagai upaya meringankan beban masyarakat,” kata Bey.

“Di GPM ini, Beras dijual dengan harga Rp10.400, tentu sangat membantu masyarakat,” ucap Bey.

Diketahui, pada GPM ini disediakan beras kualitas medium dengan harga Rp10.400 per kilogram yang dijual dalam kemasan 5 kg seharga Rp52.000.

Selain itu, dijual juga terigu seharga Rp10.500 per kg, minyak goreng Rp16.000 per liter, gula pasir Rp17.000 per kg, dan daging sapi Rp90.000 per kg.

“Tidak hanya beras, juga ada cabai, daging, telur, dan gula. Ini membantu dalam menekan inflasi dan gerakan pasar murah ini pun sangat membantu masyarakat,” ungkap Bey.

Menurutnya, GPM juga menjadi langkah nyata dalam mengintervensi harga pasar di tengah kondisi bergejolaknya harga beras di pasaran seperti saat ini.

“Masyarakat tak perlu panik karena stok beras di Bulog Majakengka ada 3.000 ton. Jadi tidak perlu panik dan tak perlu memborong  banyak. Beli saja secukupnya,” kata Bey.

“Stok di Bulog aman baik di provinsi maupun kabupaten kota,” pungkasnya.

Berita Terkait

Bio Farma Mulai Operasikan Fasilitas CNG, Pangkas Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi
PT KAI Daop 2 Bandung Apresiasi Dukungan Gubernur Jabar Untuk Keselamatan Perjalanan Kereta
1.147 Mahasiswa UPI Diterjunkan ke Sekolah, Bantu Atasi Kekurangan Guru di Jawa Barat
AAF 2026, Teguhkan Semangat Kolaborasi Global, Keberlanjutan, dan Inklusivitas
Dua Hari Menjadi “Jepang” di Cikarang: Saat Sakura Matsuri Menyatukan Budaya, Industri, dan Generasi Muda
Diplomasi Kopi Warnai Asia Africa Festival 2026, Bandung Perkuat Kerja Sama Antarbangsa
Len Kembangkan Advanced Materials, Dari Tambang ke Produk Teknologi Tinggi
3.500 Warga Bandung Ikuti Pelatihan Kerja Gratis, Siap Jadi Pencari Kerja dan Wirausahawan

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:24 WIB

Bio Farma Mulai Operasikan Fasilitas CNG, Pangkas Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:23 WIB

PT KAI Daop 2 Bandung Apresiasi Dukungan Gubernur Jabar Untuk Keselamatan Perjalanan Kereta

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:21 WIB

1.147 Mahasiswa UPI Diterjunkan ke Sekolah, Bantu Atasi Kekurangan Guru di Jawa Barat

Senin, 13 Juli 2026 - 12:20 WIB

AAF 2026, Teguhkan Semangat Kolaborasi Global, Keberlanjutan, dan Inklusivitas

Minggu, 12 Juli 2026 - 18:34 WIB

Dua Hari Menjadi “Jepang” di Cikarang: Saat Sakura Matsuri Menyatukan Budaya, Industri, dan Generasi Muda

Berita Terbaru