Aplikasi Bukan Tolak Ukur Keberhasilan Penyelesaian Masalah Di Masyarakat

Rabu, 6 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat (Jabar) Bey Machmudin mengucapkan selamat kepada Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota di Jabar dan organisasi perangkat daerah, yang mendapat penghargaan reformasi birokrasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI.

“Selamat kepada kabupaten/kota dan organisasi perangkat daerah di Pemprov Jawa Barat yang mendapat penghargaan, semoga ini dapat dibarengi dengan kualitas kerja yang bisa dirasakan masyarakat,” kata Bey saat sambutan di Anugrah Reformasi Birokrasi 2024 Jabar sekaligus launching Sistem Pengukuran Reformasi Birokrasi Terintegrasi (Surabi) di Aula Barat, Gedung Sate Bandung, Rabu (6/3/2024).

Menurut Bey keberhasilan ini harus lebih berdampak pada peningkatan kesejahteraan di masyarakat

“Jadi harus bisa dimaknai kalau reformasi birokrasi ini hanya sebatas pada tata kelola pemerintahan saja, tapi apakah ini berdampak pada kesejahteraan masyarakat? Atau tuntasnya permasalahan yang ada di Masyarakat?,” tanya Bey.

“Jabar sampai saat ini masih dihadapkan pada permasalahan sampah, isu stunting, kemiskinan, peningkatan investasi hingga penggunaan produk dalam negeri,” ungkap Bey.

Bey menyebut, meski Jabar menjadi satu dari 5 (lima) provinsi di Indonesia dengan capaian reformasi birokrasi terbaik di Indonesia, menurutnya hal itu belum menjadi tujuan akhir.

“Tujuan akhir kita menuntaskan isu peningkatan kesejahteraan masyarakat dan sejahteranya masyarakat Jawa Barat,” tegas Bey.

“Kita harus berani jemput bola dengan inovasi yang sesuai tata kelola pemerintahan,” tegas Bey

“Ini jauh lebih bernilai, karena sangat tidak adil jika masyarakat lihat kita berbangga diri dengan hasil penilaian, namun permasalahan yang ada di sekitar kita tidak selesai atau tidak terselesaikan,” tegasnya lagi.

Lebih lanjut Bey mengajak unsur birokrasi untuk lebih responsif dan sensitif dalam menghadapi permasalahan-permasalahan yang terus muncul di tengah masyarakat.

Bey juga meminta penghargaan yang didapat tidak perlu terlalu dibanggakan. Mengingat Jawa Barat masih menghadapi beragam masalah, terutama terkait kesejahteraan masyarakat.

“Jangan kita berbangga dengan pencapaian ini, karena masih banyak kerikil menuju jawa barat yang lebih sejahtera,” ujarnya.

Diakhir, Bey meminta seluruh unsur harus terintegrasi dan tidak bekerja sendiri-sendiri, karena mengentaskan persoalan tidak bisa dilakukan secara parsial.

Berita Terkait

507 Insufficient Storage
Len Kembangkan Advanced Materials, Dari Tambang ke Produk Teknologi Tinggi
3.500 Warga Bandung Ikuti Pelatihan Kerja Gratis, Siap Jadi Pencari Kerja dan Wirausahawan
6 Maskapai Siap Terbang Dari Bandara Husein, Rute ke Singapura Hingga Bali Dibuka
Peluang Emas, Bandung Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Rakernas APEKSI 2027
Libur Sekolah Dongkrak Penumpang KA, Weekend Pertama Juli Jadi Rekor Baru di Daop 2 Bandung
Kunjungan Turis Asing Naik, KAI Perkuat Peran Kereta Api Dukung Pariwisata Indonesia
Hilangnya Mahasiswi Tel-U Masih Misteri, Keluarga Luruskan Kabar Nadira Sudah Ditemukan

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:18 WIB

507 Insufficient Storage

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:18 WIB

Len Kembangkan Advanced Materials, Dari Tambang ke Produk Teknologi Tinggi

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:17 WIB

3.500 Warga Bandung Ikuti Pelatihan Kerja Gratis, Siap Jadi Pencari Kerja dan Wirausahawan

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:16 WIB

6 Maskapai Siap Terbang Dari Bandara Husein, Rute ke Singapura Hingga Bali Dibuka

Senin, 6 Juli 2026 - 12:13 WIB

Libur Sekolah Dongkrak Penumpang KA, Weekend Pertama Juli Jadi Rekor Baru di Daop 2 Bandung

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

507 Insufficient Storage

Sabtu, 11 Jul 2026 - 12:18 WIB