SEI Gandeng ITB Tingkatkan Kompetensi SDM Di Bidang Renewable Energy

Rabu, 6 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) – Kebutuhan sumber daya manusia (SDM) berkualitas dalam sebuah perusahaan mutlak diperlukan, diantaranya untuk menjaga keseimbangan perkembangan perusahaan tersebut.

Ini juga yang dilakukan PT Surya Energi Indotama (SEI) yang mewujudkan peningkatan kompetensi dan talenta SDM nya melalui penandatanganan perjanjian kerjasama (Memorandum of Agreement) antara SEI, yang diwakilkan oleh Direktur Teknik dan Operasi Fajar Miftahul Falah, dengan Dekan Fakultas Teknik Industri ITB, Prof. Brian Yuliarto, Ph.D.

“Semoga kerjasama ini dapat saling membangun antara kedua belah pihak dalam perencanaan proyek, pengembangan teknologi dan peningkatan kompetensi SDM di bidang energi terbarukan atau renewable energy,” kata Fajar usai penandatanganan perjanjian kerjasama di Gedung Benny Subianto, Fakultas Teknik Industri ITB, Rabu (6/3/2024).

Fajar menyebut, dalam perjanjian kerjasama itu juga mencakup penyelenggaraan pendidikan, penelitian, kajian berbasis bisnis perusahaan, dan lain-lain.

“Ini juga menjadi bentuk komitmen dan kontribusi kami untuk turut mencerdaskan dan memajukan anak bangsa,” sebut Fajar.

Fajar juga mengungkapkan, kolaborasi dengan ITB difokuskan dalam pemanfaatan segala sumber daya yang dimiliki kedua belah pihak untuk akselerasi pencapaian visi misi perusahaan dan akademisi.

“Kami sudah lama bekerjasama dengan ITB, dan ini menjadi perwujudan dari kerjasama triple helix antara pemerintah, universitas, dan swasta,” ungkap Fajar.

Hal senada dikemukakan Prof Brian Yuliarto Ph.D, bahwa pihaknya membuka luas peluang kerjasama dengan SEI dan senantiasa mendukung penuh kiprah perusahaan.

“Kami membuka luas kerjasama ini, mengingat bisnis renewable energy saat ini menjadi kebutuhuan dengan urgensi tinggi, yang selain dapat berdampak pada kesejahteraan masyarakat juga memiliki dampak positif untuk menciptakan bumi hijau,” pungkas Prof. Brian.

Berita Terkait

IPM Jabar 2025 Tembus 75,90 Poin, Kenaikan Tertinggi se-Indonesia Dorong Masuk 10 Besar Nasional
Batik Walk 2026 Dorong Batik Tetap Hidup di Era Digital
Razia Serentak di Jabar, 3,1 Juta Jiwa Terselamatkan Dari Barang Terlarang
Jelang Final Piala Presiden, KAI Daop 2 Minta Penumpang Antisipasi Kemacetan Menuju Stasiun
KAI Daop 2 Pastikan Jalur Aman, Perjalanan Kereta Kembali Normal Usai Gempa Pangandaran
Jelang 2027, OJK Kebut Pembentukan Bursa Mineral di Tengah Lonjakan Transaksi Kripto
Wisata Literasi Hadir di Bandung, BI Jabar dan Pemkot Padukan Buku, Kuliner, Hingga Edukasi Digital
Garut Mundur, Pemprov Jabar Ambil Alih MTQ Tingkat Provinsi, Digelar Januari 2027

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:46 WIB

IPM Jabar 2025 Tembus 75,90 Poin, Kenaikan Tertinggi se-Indonesia Dorong Masuk 10 Besar Nasional

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Batik Walk 2026 Dorong Batik Tetap Hidup di Era Digital

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Razia Serentak di Jabar, 3,1 Juta Jiwa Terselamatkan Dari Barang Terlarang

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Jelang Final Piala Presiden, KAI Daop 2 Minta Penumpang Antisipasi Kemacetan Menuju Stasiun

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:43 WIB

KAI Daop 2 Pastikan Jalur Aman, Perjalanan Kereta Kembali Normal Usai Gempa Pangandaran

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Batik Walk 2026 Dorong Batik Tetap Hidup di Era Digital

Minggu, 9 Agu 2026 - 12:45 WIB