Aplikasi Sapawarga Mudahkan Warga Jabar Daftar PPDB

Jumat, 10 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggunakan aplikasi Sapawarga Jabar Super App sebagai salah satu platform Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024. Tujuannya guna meningkatkan value dalam kemudahan, keterbukaan, akuntabilitas, simplifikasi, akurasi, dan akses layanan aduan, pada PPDB 2024.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jabar Ika Mardiah menuturkan, penggunaan aplikasi Sapawarga Jabar Super App dalam PPDB 2024 sejalan dengan komitmen Pemda Provinsi Jabar untuk mengedepankan inovasi pelayanan publik melalui pengembangan teknologi informasi.

“Tahun ini, setelah melakukan evaluasi bersama PPDB 2023 secara komprehensif, kami berupaya meningkatkan sistem terintegrasi melalui pengembangan-pengembangan yang diperlukan, khususnya untuk aplikasi Sapawarga yang terintegrasi dengan website PPDB,” ucap Ika.

Menurut Ika, ada banyak fitur dan teknologi yang dapat memberikan kemudahan, keterbukaan, dan layanan aduan, kepada masyarakat terkait PPDB 2024. Pertama, Sapawarga memiliki fitur Pengingat Otomatis dengan push notification realtime pada perangkat mobile yang dapat support di iOS dan android.

“Fitur ini akan memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk mendapatkan informasi mengenai kegiatan, perbaikan berkas pendaftaran dan pengumuman hasil PPDB 2024,” ucap Ika.

Kemudian, Sapawarga memiliki fitur Informasi Sekolah (Kuota dan Jarak dari Domisili), Tracking Status Pendaftaran, Perhitungan Skor dan Ranking, dan pengumuman peringkat hasil seleksi secara realtime. Ika juga mengatakan, aplikasi Sapawarga menggunakan teknologi Geocoding untuk mendeteksi domisili secara otomatis.

“Sapawarga juga memberikan kemudahan pengaduan PPDB satu pintu melalui teknologi omnichannel, yang mana sistem berinteraksi dengan 12 kanal digital seperti media sosial, website, aduan offline dan online yang terintegrasi ke satu dashboard admin agent disertai chatbot berbasis artificial intelligence untuk interaksi pelanggan yang cepat dengan SOP response jawaban dari agent 1 x 24 jam,” ucapnya.

“Penggunaan Articial Intelligence bagi admin agent hotline aduan PPDB  dalam membantu memberikan jawaban dari pertanyaan masyarakat. Untuk masyarakat sendiri, kami  siapkan fitur untuk mencari informasi PPDB melalui teknologi artificial intelligence ini pada fitur hotline dan FAQ,” imbuhnya.

Ika menambahkan, pihaknya melakukan pembaharuan pendeteksian jarak domisili ke sekolah tujuan, terutama untuk jalur zonasi lebih akurat, dengan menggunakan teknologi Direction Maps based on garis lurus.

“Tahun ini, kami menambahkan juga teknologi verifikasi dan validasi otomatis koordinat lokasi domisili pendaftar dengan batas kelurahan/desa di wilayah domisilinya,” tuturnya.

Selain itu, kata Ika, Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jabar akan merilis sebuah alat bantu rekomendasi sekolah bagi para orang tua/wali atau calon peserta didik yang masih bingung memilih sekolah tujuan. Sistem ini bernama informasi dashboard rekomendasi sekolah.

“Di dalamnya ada fitur informasi sebaran sekolah SMA/K sederajat untuk semua wilayah di Jawa Barat, profil sekolah dan komparasi layanan di sekolah. Dashboard hanyalah alat bantu untuk memberikan referensi serta informasi, bukan hasil akhir penerimaan calon peserta didik. Dashboard ini dapat diakses melalui website PPDB dan aplikasi Sapawarga,” ucapnya.

Ika menegaskan, data di Sapawarga 100 persen akan sama dengan website PPDB sehingga masyarakat tidak perlu khawatir karena setiap pembaharuan data di website maupun Sapawarga akan secara realtime terintegrasi.

“Masyarakat bisa mengunduh Sapawarga Jabar Super App melalui Google Play untuk Android atau App Store untuk pengguna iOS. Per hari ini masyarakat dapat mengunduh Sapawarga untuk mendapatkan fitur-fitur informasi serta sesuai dengan jadwal PPDB,” ucapnya.

“Semoga dengan hadirnya aplikasi Sapawarga dapat lebih memudahkan masyarakat dalam proses pendaftaran penerimaan siswa baru hanya dalam satu genggaman saja dan semoga PPDB tahun ini berjalan dengan lancar, bersih, objektif, transparan dan akuntabel,” imbuhnya.

Berita Terkait

Kota Bandung Pertahankan Status Bebas Rabies Dengan Vaksinasi dan Observasi Ketat
Tepat Waktu 99,84 Persen, 4.370 KA Berangkat dari Daop 2 Bandung Selama Januari 2026
BI Jabar Siapkan Rp16,7 Triliun Untuk Penukaran Uang Ramadan-Idul Fitri 2026
Investasi Baru Karawang, Serapan Tenaga Kerja Menguat
Hingga Rabu Sore, Total Korban Longsor KBB 53 Orang Ditemukan Meninggal Dunia
NBA Launchpad Umumkan Perusahaan Pengembang Teknologi Angkatan Kelima
Ada Rute Baru Dari Yogyakarta Ke Bandung Dengan Wings Air
Siasat KDM Pacu Pembangunan Desa

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 09:40 WIB

Kota Bandung Pertahankan Status Bebas Rabies Dengan Vaksinasi dan Observasi Ketat

Minggu, 15 Februari 2026 - 09:39 WIB

Tepat Waktu 99,84 Persen, 4.370 KA Berangkat dari Daop 2 Bandung Selama Januari 2026

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:38 WIB

BI Jabar Siapkan Rp16,7 Triliun Untuk Penukaran Uang Ramadan-Idul Fitri 2026

Kamis, 29 Januari 2026 - 04:16 WIB

Hingga Rabu Sore, Total Korban Longsor KBB 53 Orang Ditemukan Meninggal Dunia

Rabu, 28 Januari 2026 - 04:15 WIB

NBA Launchpad Umumkan Perusahaan Pengembang Teknologi Angkatan Kelima

Berita Terbaru