Sambangi Lokasi Bencana Di Pamijahan Bogor, Bey Harap Warga Terus Waspada

Selasa, 3 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor (BRS) – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat (Jabar) Bey Machmudin bersama Sekda Bogor Suryanto Putro, meninjau 2 lokasi bencana alam di Kabupaten Bogor yang menewaskan 2 orang warga dan 4 orang luka-luka, Selasa (3/9/2024).

Saat menyambangi lokasi pertama di Desa Cimayang, Pamijahan, Kabupaten Bogor, Bey mengatakan,  di lokasi tersebut ada bangunan dan gudang yang rusak berat karena hujan ekstrem yang disertai angin topan.

“Kami sampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban, ada 2 yang meninggal dunia dan 4 orang luka-luka, mereka berasal dari Blitar,” kata Bey.

Bey mengatakan, korban yang meninggal dunia dan luka-luka sudah diberangkatkan ke kediaman mereka di Blitar.

Bey kemudian mengunjungi lokasi kedua di Desa Situ Ilir, Kecamatan Cibungbulan, Bogor yang berjarak sekitar 2,5 kilometer dari lokasi kejadian pertama.

Di lokasi kedua, Bey mengatakan, ada 2 rumah yang kondisinya sudah rata dengan tanah, namun tidak ada korban jiwa. Ada seorang ibu dan anak yang luka-luka dan sudah ditangan.

“Di sana ada 2 rumah rusak, ibu dan anak tersebut sudah dipulangkan ke rumah saudara mereka,” kata Bey.

Peristiwa yang terjadi pada Senin (2/9/2024) sore tersebut, Bey meminta warga Jawa Barat yang ada di lokasi rawan bencana tetap waspada.

“Intinya walaupun kita memasuki musim kemarau, bukan berarti tidak ada hujan, seperti di Bogor ini bisa terjadi hujan ekstrem, kami minta warga tetap waspada. Kalau hujan besar turun tidak di alam terbuka, cari tempat yang aman,” ucap Bey.

Bey juga menghimbau masyarakat membangun rumah dengan pondasi yang kokoh.

Belajar dari kejadian di dua lokasi tersebut, dan hujan serta angin yang kencang terjadi tidak berlangsung lama, hanya 10-15 menit, tapi membuat puluhan bangunan terdampak.

Pihak Pemkab Bogor sendiri memastikan akan melakukan upaya tanggap darurat dan assesment pada rumah-rumah warga yang terdampak bencana alam.

Hasil assement nanti akan menentukan biaya bantuan senilai Rp 60 juta untuk rumah rusak berat, Rp 30 juta untuk rumah rusak sedang, dan Rp 15 juta untuk rumah rusak ringan.

Sementara itu, Kepala BMKG Kelas I Bandung Teguh Rahayu meminta masyarakat di wilayah Bogor tetap waspada. Menurutnya secara klimatologis, Kota Bogor dan sebagian wilayah Kab Bogor merupakan zona 1 musim (tidak ada perbedaan yang signifikan antara musim kemarau dan musim hujan) sehingga potensi hujan tetap ada meskipun di musim kemarau.

“Hujan masih berpotensi di sebagian wilayah Jawa Barat, mohon tetap waspada akan potensi terjadinya cuaca ekstrem dan selalu mengupdate informasi prakiraan cuaca, karna pada periode saat ini perubahan cuaca bisa terjadi sangat cepat,” kata Teguh.

Menurutnya kejadian cuaca ekstrem 2 September 2024, dipengaruhi oleh dinamika atmosfer yakni MJO yang berada pada kwadran 4 dan faktor lokal yakni labilitas atmosfer yang sangat berpengaruh terhadap pembentukan awan konvektif.

“Kondisi seperti ini masih berpotensi terjadi di beberapa hari kedepan,” katanya.

Masyarakat dihimbau waspada terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan yang disertai angin kencang dan kilat/petir.

“Segera berlindung ditempat aman, seperti di dalam rumah/Gedung, segera berteduh Ketika berkendara dan menjauhi pohon yang tinggi/besar dan tua,” pungkasnya.

Berita Terkait

Bayar Pajak Kendaraan Kini Makin Mudah, Cukup Lewat Drive Thru
Kembali Terjadi Orang Tertemper KA di Jalur Cibatu–Pasirjengkol, Satu Orang Tewas
Kredit Jabar Tumbuh 8,58 Persen, OJK Soroti Kualitas Pembiayaan
Jogging di Gasibu Dihentikan Sementara, Kawasan Ditata Hingga Awal 2027
1.280 Lulusan Jabar Disiapkan Tembus Pasar Kerja Global
Industri Kedirgantaraan Butuh SDM Siap Pakai, PTDI Perkuat Pusat Pelatihan
GI Jampang Kulon Kembali Beroperasi, Ekonomi Selatan Sukabumi Didorong Makin Tumbuh
PTDI Rayakan 50 Tahun Hadirkan Wayang Golek dan Wayang Kulit

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 08:35 WIB

Bayar Pajak Kendaraan Kini Makin Mudah, Cukup Lewat Drive Thru

Jumat, 4 September 2026 - 08:34 WIB

Kembali Terjadi Orang Tertemper KA di Jalur Cibatu–Pasirjengkol, Satu Orang Tewas

Kamis, 3 September 2026 - 08:33 WIB

Kredit Jabar Tumbuh 8,58 Persen, OJK Soroti Kualitas Pembiayaan

Selasa, 1 September 2026 - 13:11 WIB

Jogging di Gasibu Dihentikan Sementara, Kawasan Ditata Hingga Awal 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:10 WIB

1.280 Lulusan Jabar Disiapkan Tembus Pasar Kerja Global

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Bayar Pajak Kendaraan Kini Makin Mudah, Cukup Lewat Drive Thru

Sabtu, 5 Sep 2026 - 08:35 WIB

BERITA UTAMA

Kredit Jabar Tumbuh 8,58 Persen, OJK Soroti Kualitas Pembiayaan

Kamis, 3 Sep 2026 - 08:33 WIB

BERITA UTAMA

1.280 Lulusan Jabar Disiapkan Tembus Pasar Kerja Global

Senin, 31 Agu 2026 - 13:10 WIB