Kecamatan Ujung Berung Kota Bandung Jadi Kampung Siaga Bencana

Kamis, 5 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) – Kecamatan Ujungberung resmi dikukuhkan sebagai Kampung Siaga Bencana (KSB) dalam sebuah acara yang digelar di Lapang Agrowisata, Jalan Ciporeat, Kota Bandung. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan dan ketangguhan masyarakat Ujungberung dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

Dalam sambutannya, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bandung, Dharmawan menyampaikan, pembentukan KSB ini merupakan langkah strategis, mengingat Kecamatan Ujungberung merupakan wilayah yang rentan terhadap berbagai jenis bencana, seperti banjir, longsor, serta gempa bumi akibat patahan Lembang.

“Acara ini merupakan langkah penting untuk meningkatkan resiliensi masyarakat Kecamatan Ujungberung dalam menghadapi berbagai potensi bencana,” ujar Dharmawan, Kamis (5/12/2024).

Selain itu, Dharmawan juga mengingatkan pentingnya tiga hal utama yang menjadi fokus KSB, yaitu:

1. Peningkatan pengetahuan kebencanaan, agar masyarakat memahami bahaya, risiko, dan mitigasi bencana.
2. Pendekatan berbasis budaya, yang memanfaatkan kekayaan budaya lokal untuk menyampaikan pesan mitigasi secara efektif.
3. Pengorganisasian masyarakat, melalui jejaring yang melibatkan berbagai pihak, termasuk lembaga kebencanaan dan komunitas lokal.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Kota Bandung, Soni Bakhtiyar menambahkan, 60 warga Ujungberung telah dipilih untuk menjadi pionir dalam menghadapi bencana. Nantinya, para warga ini akan bertugas di berbagai bagian, seperti evakuasi, dapur umum, logistik, dan hunian sementara.

Soni juga menjelaskan, Kampung Siaga Bencana Ujungberung telah dilengkapi dengan fasilitas penting, seperti gardu sosial dan lumbung sosial.

Gardu sosial berfungsi sebagai pusat informasi dan direktori penanggulangan bencana, sedangkan lumbung sosial menjadi tempat penyimpanan barang-barang kesiapsiagaan di setiap kelurahan.

“Selain itu, kami juga meluncurkan armada dapur umum lapangan pertama milik Pemerintah Daerah guna memperkuat kesiapsiagaan Kota Bandung dalam menghadapi bencana,” tambahnya.

Dengan terbentuknya KSB di Ujungberung, Pemerintah Kota Bandung berharap masyarakat dapat lebih siap dan tanggap menghadapi bencana. Program ini diharapkan menjadi model bagi wilayah lain di Kota Bandung untuk membangun sistem mitigasi yang kuat berbasis masyarakat.

Berita Terkait

IPM Jabar 2025 Tembus 75,90 Poin, Kenaikan Tertinggi se-Indonesia Dorong Masuk 10 Besar Nasional
Batik Walk 2026 Dorong Batik Tetap Hidup di Era Digital
Razia Serentak di Jabar, 3,1 Juta Jiwa Terselamatkan Dari Barang Terlarang
Jelang Final Piala Presiden, KAI Daop 2 Minta Penumpang Antisipasi Kemacetan Menuju Stasiun
KAI Daop 2 Pastikan Jalur Aman, Perjalanan Kereta Kembali Normal Usai Gempa Pangandaran
Jelang 2027, OJK Kebut Pembentukan Bursa Mineral di Tengah Lonjakan Transaksi Kripto
Wisata Literasi Hadir di Bandung, BI Jabar dan Pemkot Padukan Buku, Kuliner, Hingga Edukasi Digital
Garut Mundur, Pemprov Jabar Ambil Alih MTQ Tingkat Provinsi, Digelar Januari 2027

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:46 WIB

IPM Jabar 2025 Tembus 75,90 Poin, Kenaikan Tertinggi se-Indonesia Dorong Masuk 10 Besar Nasional

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Batik Walk 2026 Dorong Batik Tetap Hidup di Era Digital

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Razia Serentak di Jabar, 3,1 Juta Jiwa Terselamatkan Dari Barang Terlarang

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Jelang Final Piala Presiden, KAI Daop 2 Minta Penumpang Antisipasi Kemacetan Menuju Stasiun

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:43 WIB

KAI Daop 2 Pastikan Jalur Aman, Perjalanan Kereta Kembali Normal Usai Gempa Pangandaran

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Batik Walk 2026 Dorong Batik Tetap Hidup di Era Digital

Minggu, 9 Agu 2026 - 12:45 WIB