KDM Resmi Terapkan E-Budgeting dan E-Voting di Desa, Era Digital Masuk Kampung!

Selasa, 3 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (yang akrab disapa KDM), kembali bikin gebrakan. Mulai Selasa, 3 Juni 2025, resmi diterapkan dua sistem digital baru untuk desa-desa di Jabar, yaitu e-budgeting dan e-voting. Total ada sekitar 5.000 desa yang bakal ikut sistem ini.

“Ada dua hal yang saya tandatangani hari ini dan berlaku di seluruh desa di Jawa Barat,” kata KDM di Bandung, Selasa (3/6/2025).

“Yang pertama, e-budgeting. Jadi mulai sekarang, pengelolaan uang desa bakal 100% digital. Masuk dan keluarnya uang semua lewat transfer, tanpa ada lagi transaksi tunai,” ungkapnya.

“Uang masuk secara digital, belanja juga digital. Jadi lebih gampang dikontrol, lebih transparan, dan kalau ada yang nakal, bisa langsung ketahuan,” jelas KDM.

Yang kedua, e-voting. Artinya, pemilihan kepala desa juga tidak lagi menggunakan cara lama. Warga bakal memilih secara digital, agar lebih cepat, murah, dan aman.

Menurut KDM, dua langkah ini bukan cuma soal teknologi, tapi juga soal membangun desa yang lebih bersih dan demokratis.

“Ini bagian penting buat mewujudkan pelayanan publik yang cepat dan pemilihan yang jujur di tingkat desa,” ujarnya.

Langkah ini sebenarnya sudah menjadi wacana KDM sejak beberapa waktu lalu. Waktu pelantikan pengurus APDESI Jawa Barat di Gedung Sate, 15 Mei lalu,

“Saya dulu di Purwakarta ubah sistem pemilihan dari satu TPS per desa jadi per RT. Nah sekarang, kita naik level: pilkades pakai e-voting,” kenangnya.

KDM juga sempat usul ke Kementerian Desa agar dana desa yang disalurkan ke bawah semuanya menggunaka e-budgeting.

“Biar semua jelas. Mau transfer ke RT, ke panitia, ke mana pun, semua pakai sistem,” tegasnya.

Dengan langkah ini, KDM berharap warga desa makin melek digital, dan pemerintahan desa makin efisien dan bebas dari praktik-praktik lama yang rawan disalahgunakan.

“Semoga ini jadi semangat baru buat warga desa di seluruh Jawa Barat,” tutupnya.

Berita Terkait

IPM Jabar 2025 Tembus 75,90 Poin, Kenaikan Tertinggi se-Indonesia Dorong Masuk 10 Besar Nasional
Batik Walk 2026 Dorong Batik Tetap Hidup di Era Digital
Razia Serentak di Jabar, 3,1 Juta Jiwa Terselamatkan Dari Barang Terlarang
Jelang Final Piala Presiden, KAI Daop 2 Minta Penumpang Antisipasi Kemacetan Menuju Stasiun
KAI Daop 2 Pastikan Jalur Aman, Perjalanan Kereta Kembali Normal Usai Gempa Pangandaran
Jelang 2027, OJK Kebut Pembentukan Bursa Mineral di Tengah Lonjakan Transaksi Kripto
Wisata Literasi Hadir di Bandung, BI Jabar dan Pemkot Padukan Buku, Kuliner, Hingga Edukasi Digital
Garut Mundur, Pemprov Jabar Ambil Alih MTQ Tingkat Provinsi, Digelar Januari 2027

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:46 WIB

IPM Jabar 2025 Tembus 75,90 Poin, Kenaikan Tertinggi se-Indonesia Dorong Masuk 10 Besar Nasional

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Batik Walk 2026 Dorong Batik Tetap Hidup di Era Digital

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Razia Serentak di Jabar, 3,1 Juta Jiwa Terselamatkan Dari Barang Terlarang

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Jelang Final Piala Presiden, KAI Daop 2 Minta Penumpang Antisipasi Kemacetan Menuju Stasiun

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:43 WIB

KAI Daop 2 Pastikan Jalur Aman, Perjalanan Kereta Kembali Normal Usai Gempa Pangandaran

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Batik Walk 2026 Dorong Batik Tetap Hidup di Era Digital

Minggu, 9 Agu 2026 - 12:45 WIB