KDM Harap Kepala BPKP Jabar Baru Perkuat Sinergi Pengelolaan Keuangan Daerah

Rabu, 27 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, resmi mengukuhkan Ikhwan Mulyawan sebagai Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Barat di Bale Pakuan, Kota Bandung, Rabu (20/8/2025).

Dalam kesempatan itu, KDM, sapaan akrabnya, menyampaikan harapan agar BPKP Jabar dapat semakin memperkuat peran strategis dalam perencanaan dan evaluasi keuangan daerah.

KDM menegaskan, evaluasi anggaran pra-APBD sebelum diserahkan ke DPRD menjadi kunci agar belanja daerah benar-benar memberi manfaat nyata bagi publik.

“Harapannya kita cermat di perencanaan. Evaluasi pra-anggaran harus dilakukan sebelum APBD masuk ke DPRD, supaya belanja daerah bisa mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ucap KDM.

Ia juga menyoroti potensi penyimpangan dalam pengelolaan keuangan daerah yang kerap muncul bukan pada regulasi proyek, melainkan pada belanja yang tidak esensial.

“Selama ini yang rawan justru belanja yang tidak penting. Itu yang harus dicegah,” tegasnya.

Menurut KDM, BPKP Jabar memiliki posisi vital sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam memastikan tata kelola fiskal berjalan tepat sasaran. Peran itu mencakup perencanaan anggaran, pelaksanaan program, hingga evaluasi kebijakan agar sejalan dengan kebutuhan masyarakat dan arah pembangunan nasional.

Dalam acara yang turut dihadiri sejumlah bupati dan wali kota se-Jabar, KDM juga meminta agar pada penyusunan anggaran 2026, seluruh 27 pemerintah daerah di Jawa Barat menyerahkan draf anggaran terlebih dahulu kepada Gubernur.

Dengan begitu, Pemprov Jabar bersama BPKP bisa melakukan audit perencanaan lebih awal, sehingga anggaran selaras dengan visi misi kepala daerah sekaligus mendukung kebijakan nasional.

“Orientasi utama Pemprov Jabar dalam pengelolaan fiskal adalah memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar memberi dampak bagi masyarakat,” jelas KDM.

Ia berharap, dengan penguatan sinergi bersama BPKP, pengelolaan keuangan daerah ke depan akan lebih efektif, efisien, dan berfokus pada peningkatan kesejahteraan warga Jawa Barat.

Berita Terkait

Bayi Alami KIPI, Dinkes Bandung Pastikan Kondisi Sudah Membaik
Naik Kelas! KA Bangunkarta dan Singasari Kini Gunakan Rangkaian Baru, Layanan KAI Makin Nyaman
Diplomasi Kesehatan, Bio Farma Group Dorong Ekspansi Global Industri Farmasi Indonesia
PLN Jabar Perkuat Kompetensi Kendaraan Listrik Inovasi SMKN 8 Bandung
Akan Ada Wayang Purbalingga, Menghidupkan Rindu Budaya Di Bandung
Bandung Cetak Pelatih dan Talenta Sepak Bola Putri Berkelas Dunia
Bandung Panaskan Panggung IBL All Star
Laci RW Jadi Andalan, Bandung Perkuat Perencanaan Berbasis Data Untuk 2027

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 10:45 WIB

Bayi Alami KIPI, Dinkes Bandung Pastikan Kondisi Sudah Membaik

Kamis, 16 April 2026 - 10:45 WIB

Naik Kelas! KA Bangunkarta dan Singasari Kini Gunakan Rangkaian Baru, Layanan KAI Makin Nyaman

Rabu, 15 April 2026 - 10:44 WIB

Diplomasi Kesehatan, Bio Farma Group Dorong Ekspansi Global Industri Farmasi Indonesia

Selasa, 14 April 2026 - 10:42 WIB

PLN Jabar Perkuat Kompetensi Kendaraan Listrik Inovasi SMKN 8 Bandung

Minggu, 12 April 2026 - 10:40 WIB

Bandung Cetak Pelatih dan Talenta Sepak Bola Putri Berkelas Dunia

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Bayi Alami KIPI, Dinkes Bandung Pastikan Kondisi Sudah Membaik

Jumat, 17 Apr 2026 - 10:45 WIB

BERITA UTAMA

PLN Jabar Perkuat Kompetensi Kendaraan Listrik Inovasi SMKN 8 Bandung

Selasa, 14 Apr 2026 - 10:42 WIB

BEKASI TERKINI

Ekosistem Matang Jadi Kunci, Malibu Walk Raih Respon Pasar Positif

Senin, 13 Apr 2026 - 15:24 WIB