Pasca Ditembaki Gas Air Mata, KDM Sambangi Unisba dan Unpas

Selasa, 9 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) – Pasca dihujani tembakan gas air mata pada Senin (1/9/2025) malam, Kampus Unisba dan Unpas kini kembali kondusif. Namun demikian masih ada sejumlah pertanyaan yang belum mendapatkan jawaban yang berimbang.

Untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendatangi Kampus Unisba dan Unpas di Jalan Taman Sari, Bandung, Selasa (2/9/2025).

KDM – sapaan akrab Dedi Mulyadi – datang seorang diri dan langsung bertemu Rektor Unisba Harits Nu’man serta jajaran Presiden Mahasiswa Unisba yang dipimpin Kamal Rahmatullah. Pertemuan pun berlangsung sekitar satu jam.

“Hari ini kita bertemu ya, kemudian bertanya apa yang terjadi dan tadi saya sudah mendapat penjelasan secara konprehensif dari teman-teman presiden mahasiswa dan kemudian dari Pak Rektor,” katanya

Menurut KDM, aksi demonstrasi belakangan ini berpotensi disusupi pihak luar yang tidak terkait dengan mahasiswa maupun kampus.

“Yang tidak ada kaitannya dengan tuntutan, sehingga sering terjadi chaos ketika pelaksanaan kegiatan,” tuturnya.

Ia menuturkan, rombongan mahasiswa yang berdemo di DPRD Jabar sudah kembali ke kampus sekitar pukul 17.00 WIB dan tidak membuat keributan. Namun, di luar kampus terjadi pengadangan oleh kelompok tak dikenal.

“Kita tidak bisa menjelaskan mana karena saya kan bukan penyidik yang bisa mengidentifikasi. Tetapi kemudian terjadilah konflik di jalan dan konflik di jalan itu segala kemungkinan akan terjadi karena waktunya malam hari, kemudian kedua belah pihak sama-sama sudah lelah sampai malam,” kata KDM.

Sebagai tindak lanjut, KDM akan memfasilitasi dialog antara mahasiswa, Pemdaprov Jabar, dan DPRD Jabar.

“Nanti pimpinan DPRD, para ketua fraksinya hadir dan saya minta seluruh mahasiswanya serentak untuk hadir menyampaikan pendapat dan murni kalangan mahasiswa,” ungkapnya.

Format dialog ini, menurut KDM, dapat meminimalisir penyusupan pihak luar.

“Sehingga pada waktu dialog tidak lagi ada orang yang ngelempar bom molotov, tidak ada lagi orang yang melempar petasan atau kembang api yang justru bertentangan dengan prinsip semangat dialog itu,” tegasnya.

KDM juga mengungkap hasil komunikasinya dengan Kapolda Jabar terkait insiden semalam. Menurut Kapolda, saat patroli gabungan TNI-Polri, ada pihak yang melempari petugas dengan bom molotov.

“Karena dilempari bom molotov, tentu ada tindakan pembubaran agar jalan kembali bisa digunakan,” jelasnya.

Gubernur KDM menegaskan, dirinya menyampaikan informasi dari kedua belah pihak, baik versi mahasiswa maupun polisi.

“Saya menyampaikan penjelasan kedua-duanya. Itu yang penting saya tetap beritikad yang baik agar ini segera selesai masalahnya, seluruh tuntutan bisa terakomodasi dengan baik. Saya membuka ruang dialog,” pungkasnya.

Berita Terkait

Libur Panjang Diprediksi Ramai, Daop 2 Siapkan Kereta Tambahan
Gaspol Hingga Tasyrik, Pemkot Bandung Kerahkan 184 Petugas Jamin Hewan Kurban Sehat dan Layak
Langkah Strategis Pemkot Bandung Tekan Angka Kemiskinan dan Jaga Stabilitas Pangan
Puluhan Motor Digusur, Parkir Sembarangan Jadi Sasaran Operasi Simdek
Hingga Medio 2026, Pemkot Bandung Sudah Rapikan 41 Titik Kabel Semrawut
KA Sangkuriang Melejit, Jalur Selatan Kembali Jadi Primadona
Sikat Penunggak Pajak, DJP Jabar I Blokir 275 Rekening Senilai Rp224,6 Miliar
Triwulan I 2026 Ekonomi Jabar Tumbuh dan Lampaui Nasional

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:11 WIB

Libur Panjang Diprediksi Ramai, Daop 2 Siapkan Kereta Tambahan

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:10 WIB

Gaspol Hingga Tasyrik, Pemkot Bandung Kerahkan 184 Petugas Jamin Hewan Kurban Sehat dan Layak

Senin, 11 Mei 2026 - 11:09 WIB

Langkah Strategis Pemkot Bandung Tekan Angka Kemiskinan dan Jaga Stabilitas Pangan

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:08 WIB

Puluhan Motor Digusur, Parkir Sembarangan Jadi Sasaran Operasi Simdek

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:07 WIB

Hingga Medio 2026, Pemkot Bandung Sudah Rapikan 41 Titik Kabel Semrawut

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Libur Panjang Diprediksi Ramai, Daop 2 Siapkan Kereta Tambahan

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:11 WIB

BERITA UTAMA

Puluhan Motor Digusur, Parkir Sembarangan Jadi Sasaran Operasi Simdek

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:08 WIB