Jelang Musim Hujan, Pemprov dan Polda Jabar Siagakan 2.500 Personel Hadapi Potensi Bencana

Jumat, 7 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) – Menjelang puncak musim penghujan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Polda Jabar menggelar apel kesiapsiagaan bencana di Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (5/11/2025).

Sebanyak 2.500 personel gabungan dari Polri, TNI, BPBD, dan relawan disiagakan untuk menghadapi potensi bencana di seluruh wilayah Jawa Barat.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan apel tersebut bukan hanya kegiatan seremonial, melainkan langkah nyata dalam mengukur kesiapan seluruh unsur pemerintah dan masyarakat menghadapi situasi darurat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Apel ini menjadi evaluasi bagi kita semua. Kita bisa memahami kekurangan di lapangan, misalnya akses jalan yang hancur ketika bencana terjadi. Itu selalu menjadi kendala utama dalam penanganan darurat,” kata Dedi.

Ia mencontohkan pengalaman saat meninjau banjir di Kabupaten Sukabumi. Kala itu, medan sulit membuat akses logistik dan evakuasi terkendala. Untuk mengatasinya, Dedi melibatkan komunitas offroader agar bisa menembus wilayah terdampak.

“Saya berinisiatif ngumpulin offroader untuk segera menuju lokasi. Bahkan saya sudah minta Dinas Kesehatan siapkan ambulans yang mampu menjangkau daerah curam,” tuturnya.

Pemprov Jabar, lanjut Dedi, juga tengah menyiapkan rumah sakit terapung untuk memperkuat pelayanan di kawasan pesisir utara dan selatan Jawa Barat.

“Kita belum memiliki rumah sakit terapung, dan itu sangat dibutuhkan. Saya sudah minta disiapkan empat unit lengkap dengan ambulans dan perahu,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Setiawan menyebut seluruh jajaran kepolisian dan instansi terkait telah meningkatkan kesiapan menghadapi bencana hidrometeorologi yang berpotensi terjadi di berbagai daerah.

“Kami terus melatih personel, termasuk memastikan kesiapan peralatan. Relawan, Pramuka, dan seluruh unsur masyarakat kita libatkan,” kata Rudi.

Menurut data, sejak awal tahun hingga November 2025, telah terjadi sekitar 1.500 kejadian bencana di Jawa Barat, termasuk 25 kejadian yang tercatat hanya dalam sepekan terakhir.

Kapolda menambahkan, selain fokus pada evakuasi, Polda Jabar juga menyiapkan tim trauma healing untuk membantu pemulihan psikologis korban bencana.

Dengan kesiapan lintas sektor ini, Pemprov dan Polda Jabar berharap penanganan bencana di daerah dapat berjalan cepat, tanggap, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Berita Terkait

Kemenekraf–PRSSNI Jabar Satukan Langkah, Radio Didorong Bertransformasi di Era Digital
KAI Sediakan 649.780 Kursi, Arus Libur Panjang Isra Mi’raj Terlayani Optimal
Peringkat Tiga, Bandung Tancap Gas di Peta Wisata Asia
Gol Cepat Beckham Putra Bawa Persib Tekuk Persija
Libur Nataru Arus Penumpang KA Banyuwangi–Malang–Purwokerto Tumbuh Dua Digit
PTDI Rampungkan Restorasi CN235-100M Milik TNI AU
Jelang Laga Persib vs Persija. Wagub Imbau Gelar Nobar
Utamakan Keselamatan, Baksil dan Alun-alun Bandung Ditutup Sementara

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:41 WIB

Kemenekraf–PRSSNI Jabar Satukan Langkah, Radio Didorong Bertransformasi di Era Digital

Selasa, 13 Januari 2026 - 22:39 WIB

KAI Sediakan 649.780 Kursi, Arus Libur Panjang Isra Mi’raj Terlayani Optimal

Senin, 12 Januari 2026 - 22:39 WIB

Peringkat Tiga, Bandung Tancap Gas di Peta Wisata Asia

Minggu, 11 Januari 2026 - 22:38 WIB

Gol Cepat Beckham Putra Bawa Persib Tekuk Persija

Sabtu, 10 Januari 2026 - 22:36 WIB

Libur Nataru Arus Penumpang KA Banyuwangi–Malang–Purwokerto Tumbuh Dua Digit

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Peringkat Tiga, Bandung Tancap Gas di Peta Wisata Asia

Senin, 12 Jan 2026 - 22:39 WIB

BERITA UTAMA

Gol Cepat Beckham Putra Bawa Persib Tekuk Persija

Minggu, 11 Jan 2026 - 22:38 WIB