KDM Pastikan Tak Ada Dana Pemprov Jabar Mengendap di Deposito

Sabtu, 1 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta (BRS) – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan, tidak ada dana Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang disimpan dalam bentuk deposito untuk diambil bunganya.

Pernyataan itu disampaikan usai Dedi mendatangi kantor Bank Indonesia di Jakarta, Rabu (22/10/2025). Ia memastikan, berdasarkan data Bank Indonesia per tiga puluh September dua ribu dua puluh lima, dana kas daerah Pemprov Jabar sebesar Rp3,8 triliun tersimpan dalam rekening giro, bukan deposito.

“Jadi tidak ada dana Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang disimpan di bank, baik di BJB maupun bank lain, dalam bentuk deposito. Angka Rp4,1 triliun itu tidak benar,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dedi menyebut, posisi kas daerah per 22 Oktober 2025 sebesar Rp2,4 triliun, dan seluruhnya akan digunakan untuk membiayai kebutuhan rutin serta proyek pembangunan.

“Dana itu akan dibelanjakan untuk gaji pegawai, kontrak pembangunan jalan, irigasi, sekolah, rumah sakit, hingga pegawai non-ASN,” ungkapnya.

Ia menegaskan, tidak ada dana yang sengaja diendapkan. Aktivitas keuangan Pemprov Jabar berlangsung setiap hari seiring pembayaran berbagai kewajiban.

Menurut Dedi, dana yang berada dalam bentuk deposito merupakan milik Badan Layanan Umum Daerah, atau BLUD, seperti rumah sakit dan sekolah, yang memiliki mekanisme keuangan sendiri di luar kas daerah.

Saat ini, posisi kas daerah Pemprov Jabar sekitar dua koma empat triliun rupiah. Dana itu digunakan untuk membayar gaji pegawai, proyek infrastruktur, layanan publik, serta kebutuhan rutin lainnya.

Dedi menegaskan, tidak ada dana yang mengendap. Aktivitas keuangan Pemprov Jabar berlangsung setiap hari sesuai kebutuhan dan tagihan. Hingga akhir tahun dua ribu dua puluh lima, kebutuhan belanja daerah mencapai Rp.10,5 triliun yang akan ditutup dari dana transfer pusat, pendapatan asli daerah, dan sumber sah lainnya.

Ia berharap klarifikasi ini mengakhiri isu bahwa Pemprov Jabar sengaja menahan dana di deposito. Dedi menutup dengan menegaskan, seluruh dana publik dikelola secara transparan untuk kepentingan masyarakat.

Berita Terkait

Kemenekraf–PRSSNI Jabar Satukan Langkah, Radio Didorong Bertransformasi di Era Digital
KAI Sediakan 649.780 Kursi, Arus Libur Panjang Isra Mi’raj Terlayani Optimal
Peringkat Tiga, Bandung Tancap Gas di Peta Wisata Asia
Gol Cepat Beckham Putra Bawa Persib Tekuk Persija
Libur Nataru Arus Penumpang KA Banyuwangi–Malang–Purwokerto Tumbuh Dua Digit
PTDI Rampungkan Restorasi CN235-100M Milik TNI AU
Jelang Laga Persib vs Persija. Wagub Imbau Gelar Nobar
Utamakan Keselamatan, Baksil dan Alun-alun Bandung Ditutup Sementara

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:41 WIB

Kemenekraf–PRSSNI Jabar Satukan Langkah, Radio Didorong Bertransformasi di Era Digital

Selasa, 13 Januari 2026 - 22:39 WIB

KAI Sediakan 649.780 Kursi, Arus Libur Panjang Isra Mi’raj Terlayani Optimal

Senin, 12 Januari 2026 - 22:39 WIB

Peringkat Tiga, Bandung Tancap Gas di Peta Wisata Asia

Minggu, 11 Januari 2026 - 22:38 WIB

Gol Cepat Beckham Putra Bawa Persib Tekuk Persija

Sabtu, 10 Januari 2026 - 22:36 WIB

Libur Nataru Arus Penumpang KA Banyuwangi–Malang–Purwokerto Tumbuh Dua Digit

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Peringkat Tiga, Bandung Tancap Gas di Peta Wisata Asia

Senin, 12 Jan 2026 - 22:39 WIB

BERITA UTAMA

Gol Cepat Beckham Putra Bawa Persib Tekuk Persija

Minggu, 11 Jan 2026 - 22:38 WIB