Bandung (BRS) – KAI Commuter Wilayah II Bandung resmi menutup Posko Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) setelah beroperasi selama 18 hari, terhitung sejak 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Penutupan posko ini menandai keberhasilan KAI Commuter dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat Bandung Raya dan wilayah sekitarnya sepanjang periode libur panjang akhir tahun.
Selama masa operasional posko, KAI Commuter Wilayah II Bandung membukukan kinerja positif dengan melayani total 1.226.739 pengguna. Angka tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan Commuter Line sebagai moda transportasi andalan, khususnya di tengah lonjakan perjalanan selama musim liburan.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menyampaikan bahwa capaian tersebut melampaui ekspektasi yang telah ditetapkan sebelumnya. Jika dibandingkan dengan target angkutan Nataru, realisasi volume pengguna tercatat mencapai sekitar 108 persen dari proyeksi 1.136.856 pengguna, sehingga menunjukkan pertumbuhan yang signifikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Capaian ini sangat positif dan menjadi indikator keberhasilan penyelenggaraan angkutan Nataru. Selain melampaui target, volume pengguna juga menunjukkan tren kenaikan dibandingkan periode yang sama sebelumnya,” kata Karina dalam keterangannya, Selasa (6/1/2026).
Berdasarkan proyeksi angkutan Nataru 2025/2026, jumlah pengguna Commuter Line di Wilayah II Bandung tercatat meningkat sekitar 4 persen dibandingkan periode sebelumnya, yang berada di angka 1.176.094 orang. Peningkatan ini menegaskan peran strategis layanan commuter dalam mendukung pergerakan masyarakat selama libur akhir tahun.
Puncak mobilitas tertinggi selama masa posko terjadi pada 4 Januari 2026. Pada hari tersebut, KAI Commuter Wilayah II Bandung mencatat rekor volume harian dengan total 83.884 pengguna dalam satu hari, sekaligus menjadi angka tertinggi sepanjang periode Angkutan Nataru.
Dari seluruh layanan yang dioperasikan, Commuter Line Bandung Raya menjadi tulang punggung utama dengan total 700.977 pengguna. Lini ini diikuti oleh Commuter Line Walahar yang melayani 261.923 pengguna, Commuter Line Garut sebanyak 182.164 pengguna, serta Commuter Line Jatiluhur dengan 82.265 pengguna. Distribusi ini menunjukkan tingginya mobilitas lintas kawasan penyangga menuju pusat aktivitas dan destinasi wisata.
Untuk memastikan pelayanan tetap optimal, KAI Commuter Wilayah II Bandung mengoperasikan total 1.044 perjalanan kereta selama masa Nataru, dengan rata-rata 58 perjalanan per hari. Seluruh perjalanan tersebut berjalan aman, lancar, dan tepat waktu, seiring dengan pengawasan intensif selama masa posko.
Selama libur Nataru, pola pergerakan pengguna didominasi oleh wisatawan keluarga dan anak-anak. Sejumlah stasiun yang berdekatan dengan kawasan wisata, seperti Stasiun Bandung dengan akses ke kawasan Braga dan Asia Afrika, serta Stasiun Cikarang dan Stasiun Cicalengka, tercatat menjadi titik dengan volume penumpang tertinggi.
“Fenomena menarik yang kami temukan adalah meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menggunakan transportasi publik saat berwisata. Banyak keluarga menjadikan perjalanan dengan kereta sebagai bagian dari pengalaman edukatif bagi anak-anak, sehingga suasana stasiun tetap ramai namun tertib,” ungkap Karina.
Mengakhiri masa Posko Angkutan Nataru 2025/2026, KAI Commuter menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengguna yang telah mendukung kelancaran layanan selama periode liburan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengguna Commuter Line Lokal yang telah tertib, mematuhi aturan, dan menjaga kenyamanan bersama. Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan di tahun 2026. Selamat kembali beraktivitas,” tutup Karina.
















