Siasat KDM Pacu Pembangunan Desa

Senin, 26 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), menegaskan bahwa keterbatasan anggaran bukan penghalang bagi kemajuan desa.

Dalam pertemuan bersama DPD dan DPC Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) di Bale Pakuan, Jumat malam (23/1/2026) kemarin, Gubernur menginstruksikan aparat desa untuk mengedepankan kreativitas dan skala prioritas dalam tata kelola anggaran.

​Meskipun Jawa Barat mengalami pengurangan Dana Bagi Hasil (DBH) dari pusat, Pemerintah Provinsi tetap berkomitmen mengawal pembangunan di tingkat akar rumput.

​”Keterbatasan anggaran harus menjadi pemicu munculnya kreativitas, terutama dalam menetapkan skala prioritas yang cermat,” jelas KDM.

Beberapa poin utama komitmen Pemprov Jabar meliputi:​

1. Akselerasi Infrastruktur: Pembangunan fisik desa tetap menjadi prioritas mulai tahun anggaran ini.

2. ​Stabilitas Kualitas: Menjawab kecemasan kepala desa terkait potensi penurunan kualitas pembangunan akibat pemotongan anggaran.

​3. Insentif Prestasi: Pemberian dana bantuan khusus bagi desa-desa yang menunjukkan performa dan inovasi unggul.

​Sebagai bentuk apresiasi, Pemprov Jabar melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) mengucurkan dana stimulan melalui ajang Anugerah Gapura Sri Baduga (AGSB).

Program ini tidak hanya dilakukan di level provinsi, namun juga akan diduplikasi hingga tingkat kabupaten/kota dengan insentif tambahan sebesar Rp200 juta per kecamatan.

Sementara itu, Kepala DPMD Jabar, Ade Afriandi, menjelaskan bahwa penilaian penghargaan ini didasarkan pada tiga pilar utama, yaitu​ Administrasi Digital: Inovasi dalam efisiensi birokrasi desa.

​Kemandirian Ekonomi: Keberhasilan pengelolaan BUMDes yang produktif, dan Kelestarian Lingkungan: Tata kelola lingkungan hidup yang berkelanjutan.

​Langkah ini diharapkan dapat memicu kompetisi positif antar desa untuk tetap memberikan pelayanan publik yang optimal meski dalam kondisi fiskal yang menantang.

Berita Terkait

Waspada Campak Saat Arus Mudik Lebaran, Dinkes Jabar Ingatkan Pentingnya Imunisasi Anak
PLN Jabar Siagakan Ribuan Personel dan Cadangan Daya Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik Lebaran
Mudik Lebaran 2026, Berikut Jalur Utama Di Jabar Yang Diprediksi Padat
DPR Minta Program Makan Bergizi Gratis Dikawal Ketat
Bandung Bidik Modest Fashion Jadi Motor Ekonomi Baru
Bandung Bersiap Sambut BRT, 232 Halte Mulai Dibangun di 22 Kecamatan
321 Sambungan Listrik Gratis Terangi Ramadan, PLN UID Jabar Gandeng Pemda dan TNI
Angkot hingga Andong di Jalur Mudik Jabar Diliburkan, Sopir Dapat Uang Saku

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 10:06 WIB

Waspada Campak Saat Arus Mudik Lebaran, Dinkes Jabar Ingatkan Pentingnya Imunisasi Anak

Rabu, 11 Maret 2026 - 10:04 WIB

PLN Jabar Siagakan Ribuan Personel dan Cadangan Daya Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik Lebaran

Selasa, 10 Maret 2026 - 10:03 WIB

Mudik Lebaran 2026, Berikut Jalur Utama Di Jabar Yang Diprediksi Padat

Senin, 9 Maret 2026 - 10:03 WIB

DPR Minta Program Makan Bergizi Gratis Dikawal Ketat

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:00 WIB

Bandung Bersiap Sambut BRT, 232 Halte Mulai Dibangun di 22 Kecamatan

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

DPR Minta Program Makan Bergizi Gratis Dikawal Ketat

Senin, 9 Mar 2026 - 10:03 WIB