Kereta Petani dan Pedagang Layani 11 Ribu Lebih Pelanggan di Lintas Merak

Kamis, 19 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta (BRS) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat Kereta Petani dan Pedagang telah melayani 11.428 pelanggan di lintas Commuter Line Merak sejak beroperasi pada 1 Desember 2025 hingga 17 Februari 2026.

Capaian tersebut menunjukkan layanan khusus distribusi komoditas lokal tersebut dimanfaatkan secara konsisten oleh masyarakat selama lebih dari dua bulan operasional.

Dalam keterangan resminya, Rabu(18/2/2026), Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengungkapkan, Stasiun Cikeusal menjadi titik aktivitas tertinggi dengan 3.730 pelanggan naik dan 3.511 pelanggan turun, menegaskan perannya sebagai simpul distribusi hasil pertanian, olahan makanan, dan produk kerajinan menuju Serang, Cilegon, serta Merak.

Anne mengatakan, kereta Petani dan Pedagang merupakan karya modifikasi Balai Yasa Surabaya Gubeng yang meliputi penataan interior, penyediaan ruang bagasi terpisah, peningkatan keselamatan, serta penyesuaian akses naik turun di sejumlah stasiun.

“Pengerjaan dilakukan tenaga teknis internal dengan fokus pada kebutuhan pelanggan yang membawa barang dagangan,” kata Anne.

Secara operasional, kereta berkapasitas 73 tempat duduk ini menjalani 14 perjalanan harian dengan rincian 7 perjalanan Merak–Rangkasbitung dan 7 perjalanan Rangkasbitung–Merak, dan melayani 11 stasiun.

“Setiap pelanggan diperkenankan membawa maksimal dua koli berukuran 100 cm x 40 cm x 30 cm untuk menjaga ketertiban perjalanan,” ungkapnya.

Layanan ini merupakan kolaborasi KAI Group bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian melalui skema Public Service Obligation (PSO) dengan tarif Rp3.000, sehingga tetap terjangkau bagi petani dan pedagang kecil dalam mendistribusikan hasil usaha.

Anne menyampaikan modifikasi Balai Yasa Surabaya Gubeng menunjukkan kesiapan fasilitas perawatan sarana dalam menghadirkan layanan berbasis kebutuhan masyarakat.

“KAI akan terus melakukan evaluasi dan koordinasi operasional berdasarkan data perjalanan serta respons pelanggan guna menjaga kualitas layanan di lintas Merak,” tutup Anne.

Berita Terkait

Trotoar Diperbaiki, Parkir Liar Ditindak! Bandung Gaspol Benahi Wajah Kota
Pemkot Bandung Perketat Disiplin Petugas Kebersihan, Siapkan ATCS Berbasis AI
Bayi Alami KIPI, Dinkes Bandung Pastikan Kondisi Sudah Membaik
Naik Kelas! KA Bangunkarta dan Singasari Kini Gunakan Rangkaian Baru, Layanan KAI Makin Nyaman
Diplomasi Kesehatan, Bio Farma Group Dorong Ekspansi Global Industri Farmasi Indonesia
PLN Jabar Perkuat Kompetensi Kendaraan Listrik Inovasi SMKN 8 Bandung
Akan Ada Wayang Purbalingga, Menghidupkan Rindu Budaya Di Bandung
Bandung Cetak Pelatih dan Talenta Sepak Bola Putri Berkelas Dunia

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 10:47 WIB

Trotoar Diperbaiki, Parkir Liar Ditindak! Bandung Gaspol Benahi Wajah Kota

Sabtu, 18 April 2026 - 10:46 WIB

Pemkot Bandung Perketat Disiplin Petugas Kebersihan, Siapkan ATCS Berbasis AI

Jumat, 17 April 2026 - 10:45 WIB

Bayi Alami KIPI, Dinkes Bandung Pastikan Kondisi Sudah Membaik

Kamis, 16 April 2026 - 10:45 WIB

Naik Kelas! KA Bangunkarta dan Singasari Kini Gunakan Rangkaian Baru, Layanan KAI Makin Nyaman

Rabu, 15 April 2026 - 10:44 WIB

Diplomasi Kesehatan, Bio Farma Group Dorong Ekspansi Global Industri Farmasi Indonesia

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Bayi Alami KIPI, Dinkes Bandung Pastikan Kondisi Sudah Membaik

Jumat, 17 Apr 2026 - 10:45 WIB