Bandung (BRS) – Kinerja operasional PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung sepanjang Januari 2026 menunjukkan tren positif.
Dalam satu bulan, sebanyak 4.370 perjalanan kereta api (KA) diberangkatkan dari wilayah Daop 2 Bandung, dengan tingkat ketepatan waktu keberangkatan mencapai 99,84 persen.
Selain keberangkatan, arus kedatangan juga tercatat tinggi. Selama Januari 2026, terdapat 4.368 perjalanan KA yang tiba di wilayah Daop 2 Bandung. Angka ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat yang dilayani, baik untuk perjalanan jarak jauh maupun aktivitas komuter harian.
Dari total 4.370 KA yang berangkat, terdiri atas 711 perjalanan KA penumpang antarkota, 3.634 perjalanan KA penumpang perkotaan, serta 25 perjalanan KA barang. Sementara itu, untuk perjalanan yang datang, tercatat 709 KA penumpang antarkota, 3.634 KA penumpang perkotaan, dan 25 KA barang.
Dominasi perjalanan KA perkotaan menunjukkan peran strategis Daop 2 Bandung dalam menopang mobilitas harian masyarakat, khususnya pekerja dan pelajar. Di sisi lain, operasional KA antarkota tetap menjadi tulang punggung konektivitas antarwilayah, sedangkan angkutan barang berkontribusi menjaga kelancaran distribusi logistik.
Dari aspek ketepatan waktu, performa Daop 2 Bandung terbilang impresif. Tingkat ketepatan waktu kedatangan KA penumpang mencapai 99,10 persen. Capaian ini menegaskan konsistensi perusahaan dalam menjaga reliabilitas perjalanan di tengah padatnya lalu lintas kereta.
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyebut capaian tersebut sebagai hasil kerja kolektif seluruh jajaran.
“Ketepatan waktu menjadi indikator utama kepercayaan pelanggan. Kami berkomitmen menjaga standar pelayanan agar masyarakat merasa aman dan nyaman menggunakan kereta api,” ucapnya.
Ia menambahkan, keberhasilan ini ditopang kesiapan sarana dan prasarana, pengaturan perjalanan yang disiplin, serta koordinasi solid antarpetugas di lapangan. Dukungan pelanggan yang tertib dan mematuhi aturan perjalanan juga dinilai berperan dalam menjaga kelancaran operasional.
Menurutnya, konsistensi kinerja pada Januari menjadi fondasi penting menghadapi periode-periode dengan lonjakan penumpang, termasuk musim libur dan agenda besar lainnya. Evaluasi rutin terus dilakukan untuk memastikan setiap potensi gangguan dapat diantisipasi lebih awal.
KAI Daop 2 Bandung menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kinerja, tidak hanya pada aspek ketepatan waktu, tetapi juga keselamatan dan keamanan perjalanan. Dengan performa yang stabil di awal tahun, perusahaan optimistis kereta api tetap menjadi moda transportasi andalan masyarakat untuk berbagai kebutuhan mobilitas.






