Pemkot Bandung Perketat Disiplin Petugas Kebersihan, Siapkan ATCS Berbasis AI

Sabtu, 18 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) – Pemerintah Kota Bandung terus melakukan pembenahan di sektor kebersihan dan transportasi. Wali Kota Muhammad Farhan menegaskan, peningkatan disiplin petugas kebersihan menjadi fokus utama dalam waktu dekat.

Farhan mengakui, masih terdapat sejumlah petugas penyapu jalan yang belum bekerja secara optimal. Hal ini dinilai berdampak pada kondisi kebersihan kota secara keseluruhan.

“Kita harus jujur, masih ada yang belum disiplin. Ini akan kita benahi secara serius,” kata Farhan di Balai Kota Bandung, Jumat (17/4/2026).

Sebagai langkah konkret, Pemkot akan menggelar pengawasan langsung ke lapangan mulai 19 April 2026. Seluruh jajaran pemerintah, mulai dari wali kota, camat, hingga lurah, dijadwalkan turun sejak pukul 04.00 WIB untuk memastikan kebersihan kota terjaga sejak dini hari.

Tak hanya itu, sistem pengawasan terhadap petugas kebersihan juga akan diperkuat dengan teknologi digital. Melalui sistem ini, kinerja petugas dapat dipantau secara lebih akurat dan transparan. Farhan menegaskan, pelanggaran disiplin akan dikenakan sanksi tegas.

“Pengawasan akan kita lakukan secara digital. Jika terbukti melanggar, tentu ada sanksi, bahkan sampai pemberhentian,” tegasnya.

Di sisi lain, Pemkot Bandung juga tengah menyiapkan inovasi di sektor transportasi melalui pengembangan Automatic Traffic Control System (ATCS) berbasis kecerdasan buatan (AI). Sistem ini dirancang untuk meningkatkan efektivitas pengaturan lalu lintas di berbagai titik.

Dengan teknologi AI, lampu lalu lintas nantinya mampu menyesuaikan durasi lampu merah dan hijau berdasarkan kondisi kepadatan kendaraan secara real-time.

“Lampu lalu lintas akan menyesuaikan kondisi kepadatan kendaraan secara langsung,” ucapnya.

“Ya, ke depan, lampu lalu lintas akan diatur berbasis AI yang bisa membaca kepadatan kendaraan secara real-time,” imbuhnya.

Penerapan sistem ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan, terutama di kawasan perbatasan kota yang selama ini menjadi titik rawan kepadatan. Selain itu, pengaturan lalu lintas yang lebih adaptif juga diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan dan mobilitas masyarakat.

Langkah terpadu ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Bandung dalam menciptakan kota yang lebih bersih, tertib, dan modern melalui kombinasi peningkatan disiplin aparatur serta pemanfaatan teknologi.

Berita Terkait

Libur Panjang Diprediksi Ramai, Daop 2 Siapkan Kereta Tambahan
Gaspol Hingga Tasyrik, Pemkot Bandung Kerahkan 184 Petugas Jamin Hewan Kurban Sehat dan Layak
Langkah Strategis Pemkot Bandung Tekan Angka Kemiskinan dan Jaga Stabilitas Pangan
Puluhan Motor Digusur, Parkir Sembarangan Jadi Sasaran Operasi Simdek
Hingga Medio 2026, Pemkot Bandung Sudah Rapikan 41 Titik Kabel Semrawut
KA Sangkuriang Melejit, Jalur Selatan Kembali Jadi Primadona
Sikat Penunggak Pajak, DJP Jabar I Blokir 275 Rekening Senilai Rp224,6 Miliar
Triwulan I 2026 Ekonomi Jabar Tumbuh dan Lampaui Nasional

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:11 WIB

Libur Panjang Diprediksi Ramai, Daop 2 Siapkan Kereta Tambahan

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:10 WIB

Gaspol Hingga Tasyrik, Pemkot Bandung Kerahkan 184 Petugas Jamin Hewan Kurban Sehat dan Layak

Senin, 11 Mei 2026 - 11:09 WIB

Langkah Strategis Pemkot Bandung Tekan Angka Kemiskinan dan Jaga Stabilitas Pangan

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:08 WIB

Puluhan Motor Digusur, Parkir Sembarangan Jadi Sasaran Operasi Simdek

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:07 WIB

Hingga Medio 2026, Pemkot Bandung Sudah Rapikan 41 Titik Kabel Semrawut

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Libur Panjang Diprediksi Ramai, Daop 2 Siapkan Kereta Tambahan

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:11 WIB

BERITA UTAMA

Puluhan Motor Digusur, Parkir Sembarangan Jadi Sasaran Operasi Simdek

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:08 WIB