PMI Bandung Luncurkan Lab Darah Digital Pertama di Indonesia

Selasa, 5 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) – Pemerintah Kota Bandung memperkuat layanan kesehatan dengan meresmikan laboratorium canggih berbasis digital milik PMI Kota Bandung pada 4 Mei 2026. Fasilitas Good Laboratory Practice (GLP) dan Whole Blood Automation System (WBA) ini menjadi yang pertama di Indonesia, sekaligus menandai lompatan besar PMI Kota Bandung dalam modernisasi layanan donor darah yang lebih cepat, akurat, dan efisien.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menegaskan, kehadiran teknologi ini bukan sekadar inovasi, tetapi solusi konkret untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat.

“Ini adalah langkah nyata digitalisasi pengelolaan donor darah agar lebih efisien dan optimal dengan teknologi terbaru,” ucap Farhan di Bandung, Senin (4/5/2026).

Ia menekankan, sistem GLP dan WBA merupakan tonggak penting karena mampu mengubah proses pengolahan darah yang sebelumnya manual menjadi otomatis dan terintegrasi. Keberhasilan ini, menurutnya, tidak lepas dari kolaborasi PMI Kota Bandung dengan PMI Jawa Barat, PMI Pusat, serta dukungan sektor swasta.

“Ini yang pertama di Indonesia. Kolaborasi ini membuktikan bahwa pelayanan kesehatan bisa ditingkatkan secara signifikan jika semua pihak bergerak bersama,” tambah Farhan.

Dengan sistem otomatisasi tersebut, darah donor dapat diproses menjadi berbagai komponen seperti Packed Red Cells (PRC), plasma, trombosit, hingga leukosit dalam waktu lebih singkat. Tak hanya itu, digitalisasi juga meminimalkan risiko kesalahan pencatatan yang selama ini kerap terjadi dalam sistem manual.

“Pencatatan sudah terdigitalisasi, sehingga potensi tertukar data atau sampel bisa ditekan. Ini membuat layanan jauh lebih akurat,” jelasnya.

Dari sisi kapasitas, laboratorium ini mampu menangani lebih dari 1.000 sampel donor darah setiap hari. Angka tersebut diyakini akan meningkatkan ketersediaan stok darah sekaligus mempercepat distribusi kepada pasien yang membutuhkan.

Farhan juga mendorong masyarakat untuk lebih aktif mendonorkan darah. Ia menyebut, teknologi baru ini memberi nilai tambah berupa skrining kesehatan bagi para pendonor.

“Donor darah sekarang bukan hanya membantu sesama, tapi juga memberikan manfaat kesehatan bagi diri sendiri,” katanya.

Sementara itu, Ketua PMI Kota Bandung, Ade Koesjanto menegaskan bahwa peningkatan layanan ini merupakan bagian dari mandat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. PMI, kata dia, memiliki tanggung jawab memastikan ketersediaan darah yang aman dan berkualitas.

“Peresmian GLP dan WBA ini adalah komitmen kami untuk menghadirkan pelayanan darah yang lebih modern dan terpercaya,” ujarnya.

Ade menambahkan, sistem ini diharapkan menjadi standar baru nasional. Ia mengungkapkan, sejumlah kota besar seperti Jakarta dan Surabaya akan segera mengadopsi teknologi serupa.

Tak lupa, ia mengapresiasi dukungan mitra swasta dalam mewujudkan fasilitas tersebut. Kolaborasi ini dinilai menjadi kunci percepatan transformasi layanan darah di Indonesia menuju sistem yang lebih digital dan terintegrasi.

Berita Terkait

Jababeka Gelar Pelatihan Pemanfaatan AI dan Drone untuk Pelaporan Keberlanjutan bersama President University dan University of Southern Queensland
Dari Loket ke Satu Aplikasi, Cara Masyarakat Naik Kereta Terus Berubah
GIIAS Bandung 2026 Padukan Otomotif, Diecast, dan Musik di Akhir Pekan
Warga Keluhkan Halte BRT di Tengah Jalan, Pemkot Bandung Desak Sosialisasi Diperkuat
PLN Kenalkan Gaya Hidup Serba Listrik Di GIIAS Bandung, Dari Home Charging Hingga Smart Home
Program Poe Ibu Sukses Renovasi 18 Rutilahu di Garut
Wagub Jabar Targetkan 27 Kabupaten/Kota Terakses Perlindungan Sosial Digital pada 2027
Besok GIIAS Bandung 2026 Dibuka, Hadirkan Merek Baru dan Sediakan Area Parkir Luas

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:59 WIB

Jababeka Gelar Pelatihan Pemanfaatan AI dan Drone untuk Pelaporan Keberlanjutan bersama President University dan University of Southern Queensland

Selasa, 15 September 2026 - 08:46 WIB

Dari Loket ke Satu Aplikasi, Cara Masyarakat Naik Kereta Terus Berubah

Senin, 14 September 2026 - 08:45 WIB

GIIAS Bandung 2026 Padukan Otomotif, Diecast, dan Musik di Akhir Pekan

Minggu, 13 September 2026 - 08:43 WIB

Warga Keluhkan Halte BRT di Tengah Jalan, Pemkot Bandung Desak Sosialisasi Diperkuat

Jumat, 11 September 2026 - 08:41 WIB

Program Poe Ibu Sukses Renovasi 18 Rutilahu di Garut

Berita Terbaru

BEKASI TERKINI

Pertamina dan Jababeka Lanjutkan Kolaborasi Menuju Net Zero Emission

Sabtu, 10 Okt 2026 - 05:48 WIB