Commuter Line Bandung Raya Jadi Primadona Liburan, Ribuan Penumpang Padati Stasiun

Selasa, 2 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) – Kereta Commuter Line Bandung Raya semakin menjadi andalan masyarakat selama musim libur panjang. Lonjakan penumpang terjadi di berbagai stasiun di wilayah Bandung Raya seiring meningkatnya mobilitas warga yang memanfaatkan kereta komuter untuk bepergian maupun berwisata.

Suasana padat terlihat di Stasiun Bandung, Kiaracondong, Padalarang dan Cimahi pada Senin (1/6/2026). Banyak penumpang memilih Commuter Line Bandung Raya karena dianggap lebih cepat, nyaman dan bebas dari kemacetan yang kerap terjadi saat libur panjang.

KAI Commuter mencatat tren kenaikan pengguna kereta komuter selama periode long weekend kali ini. Bahkan, peningkatan jumlah penumpang lebih tinggi dibanding hari libur biasa.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda mengungkapkan, rata-rata pengguna Commuter Line Bandung Raya sepanjang Mei 2026 mencapai 37.285 orang per hari.

“Jumlah tersebut meningkat sebesar 3,2 persen dibandingkan volume pengguna pada hari libur biasa,” kata Karina di Bandung, Senin (1/6/2026).

Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa kereta komuter kini menjadi pilihan utama transportasi perkotaan di Bandung Raya, khususnya saat musim liburan.

Selain tarif yang relatif murah, masyarakat juga dimudahkan dengan akses transportasi yang terintegrasi dengan layanan kereta api lainnya. Integrasi dengan KA Jarak Jauh dan Kereta Cepat Whoosh menjadi salah satu faktor yang mendorong peningkatan jumlah pengguna.

Tidak hanya perjalanan dalam kota, lonjakan penumpang juga terjadi pada layanan Commuter Line Garut. Selama masa libur panjang, rata-rata pengguna mencapai 10.427 orang per hari atau naik 5,8 persen dibanding hari libur biasa.

Karina menyebut, peningkatan mobilitas masyarakat selama liburan berdampak langsung terhadap tingginya okupansi kereta komuter di wilayah Daop 2 Bandung.

Sementara itu, Commuter Line Walahar yang terkoneksi dengan layanan Jabodetabek dan kereta api jarak jauh turut mengalami kenaikan penumpang. Rata-rata pengguna mencapai 15.261 orang per hari atau meningkat 4,4 persen dibanding akhir pekan normal.

Peningkatan signifikan terutama terjadi di stasiun-stasiun transit dan integrasi. Arus keluar masuk penumpang tampak ramai sejak pagi hari, terutama pada jam keberangkatan menuju kawasan wisata dan pusat aktivitas masyarakat.

Menghadapi lonjakan tersebut, KAI Commuter memperkuat pelayanan di stasiun maupun di dalam perjalanan kereta. Petugas tambahan diterjunkan untuk membantu pengaturan arus penumpang dan memastikan pelayanan tetap berjalan lancar.

Selain itu, sebanyak 58 perjalanan Commuter Line tetap dioperasikan untuk mendukung kebutuhan mobilitas masyarakat selama musim liburan. KAI Commuter juga memastikan fasilitas penunjang seperti toilet, ruang laktasi, serta layanan bagi pengguna prioritas tetap optimal.

“KAI Commuter mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah mempercayakan perjalanan mereka bersama Commuter Line selama libur panjang ini,” sebut Karina.

Tingginya minat masyarakat menggunakan Commuter Line Bandung Raya menunjukkan transportasi berbasis rel semakin dipercaya sebagai solusi mobilitas modern di tengah meningkatnya aktivitas liburan di kawasan Bandung dan sekitarnya.

Berita Terkait

Selain Bandara, BIJB Kertajati Akan Dijadikan Kawasan Industri Dirgantara
Bio Farma Mulai Operasikan Fasilitas CNG, Pangkas Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi
PT KAI Daop 2 Bandung Apresiasi Dukungan Gubernur Jabar Untuk Keselamatan Perjalanan Kereta
1.147 Mahasiswa UPI Diterjunkan ke Sekolah, Bantu Atasi Kekurangan Guru di Jawa Barat
AAF 2026, Teguhkan Semangat Kolaborasi Global, Keberlanjutan, dan Inklusivitas
Dua Hari Menjadi “Jepang” di Cikarang: Saat Sakura Matsuri Menyatukan Budaya, Industri, dan Generasi Muda
Diplomasi Kopi Warnai Asia Africa Festival 2026, Bandung Perkuat Kerja Sama Antarbangsa
Len Kembangkan Advanced Materials, Dari Tambang ke Produk Teknologi Tinggi

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:25 WIB

Selain Bandara, BIJB Kertajati Akan Dijadikan Kawasan Industri Dirgantara

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:24 WIB

Bio Farma Mulai Operasikan Fasilitas CNG, Pangkas Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:23 WIB

PT KAI Daop 2 Bandung Apresiasi Dukungan Gubernur Jabar Untuk Keselamatan Perjalanan Kereta

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:21 WIB

1.147 Mahasiswa UPI Diterjunkan ke Sekolah, Bantu Atasi Kekurangan Guru di Jawa Barat

Senin, 13 Juli 2026 - 12:20 WIB

AAF 2026, Teguhkan Semangat Kolaborasi Global, Keberlanjutan, dan Inklusivitas

Berita Terbaru