KA Cikuray Paling Diminati Pelanggan KA Daop 2 Bandung Selama Enam Bulan Pertama 2026

Kamis, 23 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) – KA Cikuray kembali membuktikan diri sebagai salah satu kereta api favorit masyarakat. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, kereta relasi Garut–Pasar Senen itu menjadi layanan dengan jumlah pelanggan terbanyak di wilayah PT KAI Daop 2 Bandung.

Berdasarkan data KAI Daop 2 Bandung, KA Cikuray melayani 152.708 pelanggan selama Semester I 2026. Jumlah tersebut menempatkannya di posisi teratas, mengungguli sejumlah kereta jarak jauh lainnya yang berangkat dari wilayah Daop 2 Bandung.

Di bawah KA Cikuray, terdapat KA Kahuripan dengan 132.310 penumpang dan KA Kutojaya Selatan yang melayani 124.051 pelanggan. Sementara itu, KA Papandayan berada di urutan berikutnya dengan 115.503 pelangan disusul KA Pangandaran sebanyak 95.213 pelanggan.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan tingginya minat masyarakat terhadap KA Cikuray dan sejumlah layanan lainnya menunjukkan bahwa kereta api semakin dipercaya sebagai moda transportasi pilihan.

“KA Cikuray, Kahuripan, Kutojaya Selatan hingga Papandayan menjadi pilihan utama masyarakat karena mampu menjawab kebutuhan mobilitas dengan tarif yang kompetitif, jadwal perjalanan yang sesuai, serta layanan yang terus kami tingkatkan. Peningkatan jumlah pelanggan ini menjadi motivasi bagi KAI untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik kepada seluruh pengguna jasa,” ucapnya di Bandung, Rabu (22/7).

Selain lima besar tersebut, daftar kereta dengan jumlah penumpang tertinggi juga diisi KA Malabar relasi 70 sebanyak 77.719 pelanggan, KA Mutiara Selatan 74.205 pelanggan, KA Lodaya 63.992 pelanggan, KA Malabar relasi 68 sebanyak 57.124 pelanggan, dan KA Serayu dengan 55.539 pelanggan.

Secara keseluruhan, jumlah penumpang yang berangkat dari wilayah Daop 2 Bandung selama Semester I 2026 mencapai 2.775.198 orang. Angka itu meningkat sekitar 11,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencatat 2.495.704 pelanggan.

Data KAI juga menunjukkan sebagian besar penumpang dari Daop 2 Bandung masih memilih kota-kota besar sebagai tujuan perjalanan. Stasiun Gambir menjadi destinasi paling ramai dengan 268.008 penumpang, disusul Stasiun Yogyakarta sebanyak 187.471 pelanggan dan Stasiun Pasarsenen dengan 123.034 pelanggan.

Tujuan favorit lainnya meliputi Bekasi, Jatinegara, Kutoarjo, Lempuyangan, Surabaya Gubeng, Solo Balapan, hingga Purwokerto.

Menurut Kuswardojo, tingginya mobilitas menuju Jakarta, Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur mencerminkan beragam kebutuhan masyarakat, mulai dari perjalanan bisnis, pendidikan, wisata hingga bersilaturahmi.

“Destinasi seperti Gambir, Yogyakarta, Pasarsenen hingga Surabaya Gubeng terus menjadi tujuan favorit karena memiliki aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pariwisata yang tinggi. KAI Daop 2 Bandung berkomitmen memastikan seluruh perjalanan berlangsung aman, nyaman, tepat waktu, serta didukung pelayanan yang semakin modern dan mudah diakses,” katanya.

Untuk menjaga kualitas layanan, KAI Daop 2 Bandung terus menghadirkan berbagai kemudahan bagi pelanggan. Pemesanan tiket kini semakin praktis melalui aplikasi Access by KAI. Selain itu, sejumlah stasiun telah dilengkapi teknologi Face Recognition Boarding Gate guna mempercepat proses boarding. Perawatan sarana, prasarana, serta aspek keselamatan operasional juga terus ditingkatkan agar perjalanan kereta api tetap menjadi pilihan yang nyaman bagi masyarakat.

Berita Terkait

Jababeka Gelar Pelatihan Pemanfaatan AI dan Drone untuk Pelaporan Keberlanjutan bersama President University dan University of Southern Queensland
Dari Loket ke Satu Aplikasi, Cara Masyarakat Naik Kereta Terus Berubah
GIIAS Bandung 2026 Padukan Otomotif, Diecast, dan Musik di Akhir Pekan
Warga Keluhkan Halte BRT di Tengah Jalan, Pemkot Bandung Desak Sosialisasi Diperkuat
PLN Kenalkan Gaya Hidup Serba Listrik Di GIIAS Bandung, Dari Home Charging Hingga Smart Home
Program Poe Ibu Sukses Renovasi 18 Rutilahu di Garut
Wagub Jabar Targetkan 27 Kabupaten/Kota Terakses Perlindungan Sosial Digital pada 2027
Besok GIIAS Bandung 2026 Dibuka, Hadirkan Merek Baru dan Sediakan Area Parkir Luas

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:59 WIB

Jababeka Gelar Pelatihan Pemanfaatan AI dan Drone untuk Pelaporan Keberlanjutan bersama President University dan University of Southern Queensland

Selasa, 15 September 2026 - 08:46 WIB

Dari Loket ke Satu Aplikasi, Cara Masyarakat Naik Kereta Terus Berubah

Senin, 14 September 2026 - 08:45 WIB

GIIAS Bandung 2026 Padukan Otomotif, Diecast, dan Musik di Akhir Pekan

Minggu, 13 September 2026 - 08:43 WIB

Warga Keluhkan Halte BRT di Tengah Jalan, Pemkot Bandung Desak Sosialisasi Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 - 08:42 WIB

PLN Kenalkan Gaya Hidup Serba Listrik Di GIIAS Bandung, Dari Home Charging Hingga Smart Home

Berita Terbaru