Reaktivasi Husein Sastranegara Jadi Pengungkit Investasi Bandung

Rabu, 19 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) – Pemerintah Kota Bandung optimistis pertumbuhan investasi pada semester II 2026 semakin kuat seiring membaiknya konektivitas dan terus disederhanakannya layanan perizinan. Hingga semester I 2026, realisasi investasi di Kota Bandung telah mencapai sekitar Rp6,4 triliun.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandung, Eric Mohamad Atthauriq, mengatakan capaian tersebut menunjukkan tren positif dari triwulan I menuju triwulan II.

“Alhamdulillah, tren realisasi investasi Kota Bandung relatif meningkat dari triwulan I ke triwulan II atau semester I. Posisi sekarang sekitar Rp6,4 triliun,” ujar Eric di Balai Kota Bandung, Senin (17/8/2026).

Dari total investasi tersebut, PMDN masih mendominasi dengan kontribusi sekitar 82 persen, sementara Penanaman Modal Asing (PMA) berada di kisaran 15 persen. Kondisi itu dinilai menjadi sinyal bahwa kepercayaan pelaku usaha domestik terhadap iklim investasi Bandung masih terjaga.

Untuk sepanjang 2026, Pemkot Bandung menetapkan target investasi Rp11,9 triliun. Namun, pemerintah juga memasang target optimistis sebesar Rp12 triliun.

“Target resminya Rp11,9 triliun. Tapi kemarin Pak Wali meminta, bisa tidak di Rp12 triliun? Nah, itu hidden target-nya,” kata Eric.

Menurut Eric, salah satu kunci mengejar target tersebut adalah memperkuat akses menuju Bandung. Karena itu, kembali beroperasinya penerbangan di Bandara Internasional Husein Sastranegara dinilai dapat memberikan dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi.

“Transportasi dan sarana perhubungan menjadi salah satu trigger untuk peningkatan perekonomian di Kota Bandung,” ujarnya.

Konektivitas udara yang semakin baik diyakini tidak hanya memudahkan investor datang, tetapi juga mendorong pergerakan wisatawan dan pelaku UMKM. Sektor kuliner menjadi salah satu bidang yang diperkirakan ikut merasakan dampaknya.

“Sektor kuliner atau UMKM itu ikut menggeliat. Kedua, para investor juga akan lebih cepat, mudah datang, dan berkeliling ke Kota Bandung,” tutur Eric.

Di sisi lain, DPMPTSP terus membenahi layanan agar keputusan investor menanamkan modal tidak terhambat proses birokrasi. Salah satunya dilakukan melalui penyederhanaan penerbitan Surat Izin Praktik (SIP) tenaga kesehatan.

Eric menyebut tahapan pelayanan yang sebelumnya terdiri dari lima layer kini dipangkas menjadi dua layer melalui kolaborasi dengan Kementerian PANRB, Kementerian Kesehatan, dan Dinas Kesehatan Kota Bandung.

“Tadinya ada lima layer, sekarang kita persempit menjadi hanya dua layer saja. Ini salah satu upaya dalam rangka penyederhanaan perizinan,” katanya.

Penguatan promosi investasi juga dilakukan melalui trilogi investasi yang terdiri atas Bandung Investment Forum, Investor Day, dan Bandung Investment Summit. Salah satu agenda yang akan digelar adalah Investor Day pada 19 Agustus 2026.

Menariknya, sektor real estate mulai menunjukkan geliat kembali dalam investasi PMDN semester I.

“Hal yang cukup mengejutkan, ternyata di semester I ini salah satu sektor PMDN yang mulai trennya kembali menggeliat adalah real estate,” ungkap Eric.

Dengan kombinasi konektivitas, kemudahan perizinan, dan promosi investasi, Pemkot Bandung berharap momentum pertumbuhan tersebut terus terjaga hingga akhir tahun.

“Kita berikhtiar karena salah satu kunci dari pencapaian target adalah adanya harapan dan adanya optimisme. Mudah-mudahan Bandung semakin baik lagi,” pungkasnya.

 

Gambar: Ilustrasi AI

Berita Terkait

Bayar Pajak Kendaraan Kini Makin Mudah, Cukup Lewat Drive Thru
Kembali Terjadi Orang Tertemper KA di Jalur Cibatu–Pasirjengkol, Satu Orang Tewas
Kredit Jabar Tumbuh 8,58 Persen, OJK Soroti Kualitas Pembiayaan
Jogging di Gasibu Dihentikan Sementara, Kawasan Ditata Hingga Awal 2027
1.280 Lulusan Jabar Disiapkan Tembus Pasar Kerja Global
Industri Kedirgantaraan Butuh SDM Siap Pakai, PTDI Perkuat Pusat Pelatihan
GI Jampang Kulon Kembali Beroperasi, Ekonomi Selatan Sukabumi Didorong Makin Tumbuh
PTDI Rayakan 50 Tahun Hadirkan Wayang Golek dan Wayang Kulit

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 08:35 WIB

Bayar Pajak Kendaraan Kini Makin Mudah, Cukup Lewat Drive Thru

Jumat, 4 September 2026 - 08:34 WIB

Kembali Terjadi Orang Tertemper KA di Jalur Cibatu–Pasirjengkol, Satu Orang Tewas

Kamis, 3 September 2026 - 08:33 WIB

Kredit Jabar Tumbuh 8,58 Persen, OJK Soroti Kualitas Pembiayaan

Selasa, 1 September 2026 - 13:11 WIB

Jogging di Gasibu Dihentikan Sementara, Kawasan Ditata Hingga Awal 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:10 WIB

1.280 Lulusan Jabar Disiapkan Tembus Pasar Kerja Global

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Bayar Pajak Kendaraan Kini Makin Mudah, Cukup Lewat Drive Thru

Sabtu, 5 Sep 2026 - 08:35 WIB

BERITA UTAMA

Kredit Jabar Tumbuh 8,58 Persen, OJK Soroti Kualitas Pembiayaan

Kamis, 3 Sep 2026 - 08:33 WIB

BERITA UTAMA

1.280 Lulusan Jabar Disiapkan Tembus Pasar Kerja Global

Senin, 31 Agu 2026 - 13:10 WIB