Erupsi Gunung Anak Krakatau Terjadi, KAI Daop 2 Pastikan Perjalanan KA Tetap Aman

Senin, 7 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) – Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau menjadi perhatian PT Kereta Api Indonesia (Persero), termasuk Daerah Operasi 2 Bandung. Meski demikian, hingga Minggu (6/9/2026), aktivitas gunung api tersebut belum berdampak terhadap operasional perjalanan kereta api maupun pelayanan pengguna jasa di wilayah Daop 2 Bandung.

KAI Daop 2 Bandung memastikan seluruh perjalanan kereta api dan pelayanan di stasiun-stasiun wilayah kerjanya tetap berjalan normal. Di saat yang sama, pemantauan terhadap perkembangan kondisi Gunung Anak Krakatau terus dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan gangguan alam yang dapat memengaruhi keselamatan perjalanan.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan pihaknya juga berkoordinasi dengan BMKG dan pihak terkait untuk memperoleh perkembangan informasi kondisi terkini.

“Hingga saat ini, erupsi Gunung Anak Krakatau tidak berdampak terhadap operasional perjalanan KA maupun pelayanan pengguna jasa di wilayah Daop 2 Bandung. Kami terus melakukan monitoring dan berkoordinasi dengan pihak terkait,” ujar Kuswardojo dalam keterangannya, Minggu (6/9/2026).

Menurutnya, aspek keselamatan menjadi dasar utama dalam setiap keputusan operasional KAI. Karena itu, apabila suatu saat muncul kondisi alam yang berpotensi membahayakan perjalanan, KAI tidak akan mengambil risiko.

Kuswardojo mencontohkan, ketika terjadi gempa bumi atau gangguan alam lainnya yang berpotensi memengaruhi jalur kereta api, perjalanan dapat dihentikan sementara. Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan waktu kepada petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh.

Pemeriksaan meliputi jalur, sarana dan prasarana kereta api, fasilitas operasional, hingga bangunan stasiun serta infrastruktur seperti jembatan dan terowongan.

“Jika terdapat kondisi yang berpotensi membahayakan, KAI akan segera menghentikan sementara perjalanan untuk memastikan seluruh aspek operasional aman. Perjalanan dilanjutkan setelah pemeriksaan menyatakan jalur, sarana dan prasarana tidak terdampak,” jelasnya.

Kuswardojo menegaskan, mekanisme tersebut merupakan bagian dari mitigasi untuk mencegah risiko terhadap keselamatan penumpang maupun perjalanan kereta api.

Karena itu, masyarakat pengguna jasa KA di wilayah Daop 2 Bandung diimbau tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Informasi mengenai perjalanan kereta api hendaknya diperoleh melalui kanal resmi KAI.

KAI Daop 2 Bandung juga akan terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau serta kondisi lingkungan yang berpotensi memengaruhi operasional perjalanan KA. Jika terdapat perkembangan yang berdampak terhadap perjalanan, informasi resmi akan segera disampaikan kepada masyarakat.

“KAI selalu siap mengambil langkah terkoordinasi dengan mengutamakan keselamatan. Kami mengimbau masyarakat tetap tenang, mengikuti informasi resmi, dan mempercayakan aspek keselamatan perjalanan kepada KAI,” pungkas Kuswardojo.

Berita Terkait

Jababeka Gelar Pelatihan Pemanfaatan AI dan Drone untuk Pelaporan Keberlanjutan bersama President University dan University of Southern Queensland
Dari Loket ke Satu Aplikasi, Cara Masyarakat Naik Kereta Terus Berubah
GIIAS Bandung 2026 Padukan Otomotif, Diecast, dan Musik di Akhir Pekan
Warga Keluhkan Halte BRT di Tengah Jalan, Pemkot Bandung Desak Sosialisasi Diperkuat
PLN Kenalkan Gaya Hidup Serba Listrik Di GIIAS Bandung, Dari Home Charging Hingga Smart Home
Program Poe Ibu Sukses Renovasi 18 Rutilahu di Garut
Wagub Jabar Targetkan 27 Kabupaten/Kota Terakses Perlindungan Sosial Digital pada 2027
Besok GIIAS Bandung 2026 Dibuka, Hadirkan Merek Baru dan Sediakan Area Parkir Luas

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:59 WIB

Jababeka Gelar Pelatihan Pemanfaatan AI dan Drone untuk Pelaporan Keberlanjutan bersama President University dan University of Southern Queensland

Selasa, 15 September 2026 - 08:46 WIB

Dari Loket ke Satu Aplikasi, Cara Masyarakat Naik Kereta Terus Berubah

Senin, 14 September 2026 - 08:45 WIB

GIIAS Bandung 2026 Padukan Otomotif, Diecast, dan Musik di Akhir Pekan

Minggu, 13 September 2026 - 08:43 WIB

Warga Keluhkan Halte BRT di Tengah Jalan, Pemkot Bandung Desak Sosialisasi Diperkuat

Jumat, 11 September 2026 - 08:41 WIB

Program Poe Ibu Sukses Renovasi 18 Rutilahu di Garut

Berita Terbaru

BEKASI TERKINI

Pertamina dan Jababeka Lanjutkan Kolaborasi Menuju Net Zero Emission

Sabtu, 10 Okt 2026 - 05:48 WIB