Kepala Daerah Diminta Fokus Kendalikan Inflasi

Rabu, 25 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengikuti rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah secara virtual dari Gedung Pakuan Bandung, Selasa (24/1/2023).

Rakor yang dihadiri para kepala daerah seluruh Indonesia tersebut dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian.

Rakor sebagai tindak lanjut dari arahan Presiden RI Joko Widodo agar para kepala daerah dari mulai gubernur, bupati/wali kota fokus mengendalikan inflasi.

Dalam rakor tersebut, Tito menyoroti sejumlah daerah yang tingkat inflasinya cukup tinggi bahkan ada yang mencapai 7,4 persen.

Ia meminta daerah yang inflasinya tinggi untuk mencari faktor penyebab dan mengkaji kembali kebijakan yang membuat inflasi tinggi.

“Evaluasi mengenai produk apa saja dan penyebab yang membuat inflasi tinggi itu sangat penting,” ujar Tito.

Kepala daerah juga diminta untuk langsung turun tangan mengecek komoditas yang dianggap penyumbang inflasi.

“Kepala daerah harap turun cek langsung sehingga tahu persis angkanya berapa, terutama komoditas-komoditas yang dianggap penyumbang inflasi,” pintanya.

Untuk wilayah Jabar sendiri, Kota Bandung menjadi yang tertinggi tingkat inflasinya. Namun secara umum inflasi Jabar hingga saat ini masih terkendali.

Secara nasional, Tito juga menyebut inflasi masih relatif terkendali 5,5 persen pada periode Desember 2022. Untuk angka inflasi Januari 2023 saat ini Badan Pusat Statistik masih melakukan survei.

“Inflasi kita juga masih relatif terkendali 5,5 persen di akhir tahun 2022. Kita belum tahu berapa Januari ini sedang disurvei oleh BPS,” sebut Tito.

Tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan terakhir 2022 dinilai masih cukup baik di angka 5,72 persen.

“Itu sangat bagus dibanding pertumbuhan negara-negara lain yang jauh di bawah 5 persen, tidak banyak negara yang di atas 5 persen,” ujar Tito.

Pemdaprov Jabar berupaya mengendalikan inflasi dengan beberapa skema, di antaranya bantuan langsung baik dari dana pemerintah pusat, provinsi hingga kabupaten/kota.

Kemudian, berupaya mengatur distribusi bahan pangan agar ongkos transportasinya sehingga harga komoditas tetap terjangkau.

Awal 2023 rencananya akan hadir Pusat Distribusi Provinsi (PDP) yang dikelola PT Agro Jabar, BUMD milik Pemdaprov Jabar. PDP akan berfungsi sebagai penyangga (buffer) yang akan menstabilkan harga bahan pokok.

Berita Terkait

SARLING JABAR Antisipasi Inflasi, Gubernur Ridwan Kamil Tinjau Pasar Pasalaran Cirebon
Jaga Kebersihan dan Ketertiban Masjid Al Jabbar Bersama-sama
Sekda Setiawan Resmikan Graha Yerry Yanuar
PPKM Dicabut, Gubernur Ridwan Kamil Imbau Masyarakat Jabar Tetap Waspada
Gubernur Ridwan Kamil Ajak Warga Jaga Kebersihan Masjid Raya Al Jabbar
Pecah Rekor, Serapan APBD Jabar 96 Persen
Masjid Raya Al Jabbar, Kado Penghujung Tahun bagi Warga Jabar
Masyarakat Dan Pelajar Bandung Hadiri Pembukaan Open House 2022 BBPVP Bandung

Berita Terkait

Rabu, 25 Januari 2023 - 19:15 WIB

SARLING JABAR Antisipasi Inflasi, Gubernur Ridwan Kamil Tinjau Pasar Pasalaran Cirebon

Rabu, 25 Januari 2023 - 07:25 WIB

Kepala Daerah Diminta Fokus Kendalikan Inflasi

Selasa, 10 Januari 2023 - 07:38 WIB

Jaga Kebersihan dan Ketertiban Masjid Al Jabbar Bersama-sama

Rabu, 4 Januari 2023 - 13:37 WIB

Sekda Setiawan Resmikan Graha Yerry Yanuar

Selasa, 3 Januari 2023 - 13:20 WIB

PPKM Dicabut, Gubernur Ridwan Kamil Imbau Masyarakat Jabar Tetap Waspada

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Idul Adha 2026, Pegadaian Jabar Tebar Ratusan Paket Daging Kurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:36 WIB

BERITA UTAMA

Pakan Satwa Bandung Zoo Tembus Rp15 Juta per Hari

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:35 WIB

BERITA UTAMA

KDM: Sanksi Tegas Bagi Siapapun Yang “Merusak” SPMB di Jawa Barat

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:31 WIB