Bapanas Kirim Bantuan Mobil Laboratorium Keliling Untuk Jabar

Senin, 20 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Diskominfo Jabar

Kota Bogor (BRS) – Saat di Bogor, secara simbolis, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat (Jabar) Bey Machmudin menerima bantuan satu unit mobil laboratorium keliling dari Badan Pangan Nasional (Bapanas).

“Terimakasih kepada Bapanas atas bantuan Mobil Laboratorium Keliling ini, dan akan sangat bermanfaat sekali. Bantuan ini menjadi bukti krusialnya hal keamanan pangan bagi masyarakat Indonesia,” kata Bey di IPB International Convention Center, Botani Square Building, Kota Bogor, Senin (20/11/2023).

Bey menyebut, bukan hanya ketersediaan pangan yang harus diperhatikan oleh pemerintah, tetapi juga keamanan dari pangan-pangan yang ada.

“Dengan adanya mobil ini kita tidak ada lagi alasan bahwa pangan yang dikonsumsi tidak aman, karena semuanya harus aman,” tegas Bey.

“Harus 100 persen aman dari bahan-bahan yang tidak diperbolehkan,” tambahnya.

Diketahui, bantuan mobil laboratorium keliling ini tidak hanya diberikan kepada Jabar saja, tapi juga kepada delapan provinsi lainnya, yaitu Lampung, DKI Jakarta, Banten, Jawa Tengah, dan Jawa Timur masing-masing satu unit, sedangkan Sulawesi Selatan dan Yogyakarta masing-masing dua unit.

“Guna mewujudkan keamanan pangan segar bagi seluruh masyarakat Indonesia, Bapanas memberikan mobil laboratorium keliling kepada sembilan provinsi di Indonesia, salah satunya Jawa Barat,” jelas Bey.

Sementara itu, dalam sambutannya, Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi menjelaskan bahwa provinsi-provinsi lainnya pun akan mendapatkan bantuan mobil laboratorium keliling, tinggal menunggu waktunya saja.

“Pertama ini sembilan dulu, nanti kita akan expand lagi ke-38 provinsi lainnya,” sebut Arief.

Arief memaparkan, mobil lab keliling ini dilengkapi alat-alat rapid test, mulai dari reagen, refrigerator, dispenser, dan yang lainnya. Dengan fasilitas tersebut, user dapat mendeteksi kandungan berbahaya pada bahan-bahan makanan yang dijual di pasar-pasar, seperti boraks, pestisida, dan formalin.

“Ini kita harapkan dengan punya rapid test seperti ini, hanya perlu waktu 15 menit kita sudah bisa tahu pangan-pangan mana yang memang tidak boleh (dipasarkan). Jadi sudah ada ambang residunya (standar aman),” papar Arief.

Ia pun meminta agar para kepala daerah dapat terus memonitor penggunaan mobil lab keliling ini, dengan cara membuat jadwal pemeriksaan ke pasar-pasar di daerah masing-masing secara mobile dan menyeluruh.

“Saya instruksikan agar mobil ini keliling pasar, jadi satu hari kalau perlu beberapa pasar (dikunjungi). Mobilitas ini nanti silakan dikontrol sama gubernur atau bupati wali kota di daerah masing-masing,” imbaunya.

Selain memberi bantuan mobil lab keliling, Bapanas juga memberikan sertifikat penghargaan atas penilaian sistem manajemen pengawasan keamanan pangan segar pada Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD) tingkat provinsi di seluruh Indonesia.

Hasilnya, Jabar mendapatkan predikat Sangat Baik bersama lima provinsi lainnya, yakni Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, Lampung dan Sumatera Barat.

Ada pula sembilan provinsi yang mendapatkan predikat baik, yaitu Bali, Bengkulu, Gorontalo, Jambi, Kalimantan Tengah, Maluku Utara, Maluku, Sulawesi Barat, dan Sumatera Selatan.

Berita Terkait

Libur Tahun Baru Islam, Perjalanan KA Dari Daop 2 Tembus 77 Ribu Penumpang
Job Fair Bandung 2026 Buka Ribuan Lowongan, Jadi Senjata Tekan Pengangguran
BPR dan BPRS Perkuat Akses Keuangan Masyarakat
Farhan : Walau Harga Kedelai Naik, Tahu Tempe Jangan Stop Produksi
Libur Panjang, Tiket KA Dari Bandung Diserbu
Dari Cirebon, OJK Siapkan Pasukan Literasi Keuangan
KA Cikuray Hadir Dengan Kereta Khusus Petani, Perjalanan Garut–Jakarta Makin Terjangkau
WIITEX 2026 Dorong Kopi, Teh dan Kakao Jabar Tembus Pasar Dunia

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:54 WIB

Libur Tahun Baru Islam, Perjalanan KA Dari Daop 2 Tembus 77 Ribu Penumpang

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:53 WIB

Job Fair Bandung 2026 Buka Ribuan Lowongan, Jadi Senjata Tekan Pengangguran

Senin, 15 Juni 2026 - 11:52 WIB

BPR dan BPRS Perkuat Akses Keuangan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:51 WIB

Farhan : Walau Harga Kedelai Naik, Tahu Tempe Jangan Stop Produksi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:50 WIB

Libur Panjang, Tiket KA Dari Bandung Diserbu

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

BPR dan BPRS Perkuat Akses Keuangan Masyarakat

Senin, 15 Jun 2026 - 11:52 WIB

BERITA UTAMA

Farhan : Walau Harga Kedelai Naik, Tahu Tempe Jangan Stop Produksi

Minggu, 14 Jun 2026 - 11:51 WIB

BERITA UTAMA

Libur Panjang, Tiket KA Dari Bandung Diserbu

Sabtu, 13 Jun 2026 - 11:50 WIB