Jabar Terus Cari Solusi Penanganan Sampah

Rabu, 15 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) – Solusi penanganan sampah terus dicari oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar). Hal ini ditegaskan oleh Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin usai menerima Tim Jabar Beberes Sampah di ruang rapat Manglayang, Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (13/11/2023).

Bey mengemukakan, pihaknya membutuhkan masukan-masukan terkait penyelesaian permasalahan sampah di kawasan Bandung Raya, lebih khusus lagi soal pengelolaannya.

“Di Jabar ada talenta-talenta muda, mereka itu saya minta ada nggak pemikiran-pemikiran tentang pengelolaan sampah, khususnya di Bandung Raya,” ucap Bey.

“Ada beberapa ide, termasuk dari yang kecil. Mereka bukan membuat kebijakan, tapi persepsi lain tentang pengelolaan sampah,” imbuhnya.

Bey pun lebih menekankan pengelolaan sampah di hulu, misalnya di tingkat rumah tangga, restoran atau hotel, khususnya untuk sampah organik. Kesadaran masyarakat juga harus terus ditingkatkan.

Di samping itu, Bey menyebut, pihaknya konsisten terus mendorong percepatan proyek strategis terkait pengelolaan sampah modern, seperti Tempat Pengolahan dan Pemprosesan Akhir Sampah (TPPAS) Legok Nangka di Kabupaten Bandung dan TPPAS Lulut Nambo di Kabupaten Bogor.

Ini seiring TPA Sarimukti yang sudah semakin penuh, dan selayaknya segera berhenti beroperasi.

“Maka sampah organik mulai dipikirkan jangan sampai kita perintahkan tak lagi (membuang sampah) ke Sarimukti, tapi seperti apa solusinya,” ujar Bey.

Terkait progres TTPAS Legok Nangka, Bey mengungkapkan masih terdapat beberapa _pending item_. Namun pihaknya tetap bertekad November 2024 Legok Nangka dapat groundbreaking.

Berita Terkait

Jababeka Gelar Pelatihan Pemanfaatan AI dan Drone untuk Pelaporan Keberlanjutan bersama President University dan University of Southern Queensland
Dari Loket ke Satu Aplikasi, Cara Masyarakat Naik Kereta Terus Berubah
GIIAS Bandung 2026 Padukan Otomotif, Diecast, dan Musik di Akhir Pekan
Warga Keluhkan Halte BRT di Tengah Jalan, Pemkot Bandung Desak Sosialisasi Diperkuat
PLN Kenalkan Gaya Hidup Serba Listrik Di GIIAS Bandung, Dari Home Charging Hingga Smart Home
Program Poe Ibu Sukses Renovasi 18 Rutilahu di Garut
Wagub Jabar Targetkan 27 Kabupaten/Kota Terakses Perlindungan Sosial Digital pada 2027
Besok GIIAS Bandung 2026 Dibuka, Hadirkan Merek Baru dan Sediakan Area Parkir Luas

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:59 WIB

Jababeka Gelar Pelatihan Pemanfaatan AI dan Drone untuk Pelaporan Keberlanjutan bersama President University dan University of Southern Queensland

Selasa, 15 September 2026 - 08:46 WIB

Dari Loket ke Satu Aplikasi, Cara Masyarakat Naik Kereta Terus Berubah

Senin, 14 September 2026 - 08:45 WIB

GIIAS Bandung 2026 Padukan Otomotif, Diecast, dan Musik di Akhir Pekan

Minggu, 13 September 2026 - 08:43 WIB

Warga Keluhkan Halte BRT di Tengah Jalan, Pemkot Bandung Desak Sosialisasi Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 - 08:42 WIB

PLN Kenalkan Gaya Hidup Serba Listrik Di GIIAS Bandung, Dari Home Charging Hingga Smart Home

Berita Terbaru