Waspadai Jalan Rusak Dan Rawan Bencana Di Jalur Mudik Jabar

Rabu, 3 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) – Masuk musim mudik Lebaran tahun ini, masyarakat khususnya di Jawa Barat (Jabar), dapat mewaspadai titik-titik rawan bencana di lintasan jalur mudik yang dapat mengganggu kenyamanan dan keamanan perjalanan mudik, seperti jalan berlubang, longsor, dan banjir, hingga jalan ambles.

Hal ini dikemukakan oleh Ahli Muda Bidang Pemeliharaan dan Pembangunan (Harbang) Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Jabar Muhammad Jusak dalam acara Bewara Jabar (Jabar) di Aula Timur Gedung Sate Bandung, Selasa (2/4/2024).

Jusak mengatakan, DBMPR Jabar hingga saat ini terus mengebut penyelesaian perbaikan di beberapa ruas jalan termasuk yang kerap menjadi jalur lintasan mudik.

“Secara umum tercatat ada 380,3 kilometer jalan rusak (tidak mantap) dan ini tidak termasuk jalur mudik dan balik lebaran,” kata Jusak.

Lebih lanjut Jusak menerangkan, bahwa pihaknya terus mengebut proses perbaikan lubang-lubang di jalan. Tercatat ada 630 lubang yang tersebar di jalur alternatif 114 ruas (198 lubang), jalur wisata 119 ruas (117 lubang) dan jalur lainnya (315 lubang).

“Sampai kemarin (1/4/2024) perbaikan terus dilakukan, dan tinggal 218 lubang, kita pantau terus, dan kini tinggal beberapa lagi yang mudah-mudahan di akhir pekan ini sudah selesai atau tidak ada lagi lubang untuk jalur yang dilewati pemudik,” kata Jusak.

Jusak menjelaskan, jalan rusak tersebut terdiri dari dua kategori yakni rusat berat dan ringan. Untuk rusak berat, berada di tiga wilayah yakni Cianjur, Bogor dan Sukabumi. Sementara yang rusak ringan tersebar di berbagai titik di Jabar dari UPTD 1 hingga UPTD 6.

Selain itu Jusak juga mengungkapkan, secara umum penanganan jalan rusak berat sudah mulai dilakukan bertahap, khususnya untuk jalur Cikadu – Parung Panjang Bunar sepanjang 5 KM, dan Jampang Tengah – Kiara Dua sepanjang 11 KM. Sedangkan jalur Parung Panjang – Bunar mendapat bantuan langsung dari Kementerian PUPR.

Jusak juga mengatakan, Dia menyebutkan, ruas jalur mudik yang rawan bencana yakni di wilayah Kabupaten Majalengka. Lalu di Kabupaten Garut ada di Cikajang – Pameungpeuk – Cisewu – Rancabuaya.

Selain itu, jalur yang patut diwaspadai ada di wilayah Sukabumi di sepanjang Ciletuh – Pelabuhan Ratu arah ke perbatasan Jabar dan Banten (Cikotok).

“Jadi untuk pemudik yang melewati jalur-jalur tersebut diharapkan bisa lebih berhati-hati lagi,” kata Jusak.

Selain itu DBMPR Jabar, lanjut Jusak, selama musim mudik, menyiapkan 48 posko untuk perbaikan jalan di jalur mudik yang rawan bencana.

Fasilitas yang ada di posko itu yakni alat berat, material perbaikan jalan, dan fasilitas pendukung yang bisa dimanfaatkan para pengguna jalan.

“Ada 151 lokasi yang rawan longsor, 28 lokasi daerah banjir, dan 12 lokasi daerah rawan amblesan,” ungkapnya.

“Untuk itu kami dari Bina Marga telah menyiapkan posko-posko yang tersebar di Jabar yang dapat dimanfaatkan pemudik, terutama yang menggunakan kendaraan roda dua, bisa digunakan untuk beristirahat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Alternatif Saat Harga Elpiji Naik: KDM Sarankan Rumah Tangga Pergunakan Biogas hingga Kompor Listrik
Stok Minyak Bersubsidi Aman, Harga Pangan di Pasar Bandung Tetap Stabil Meski Cabai Berfluktuasi
Jalur KA Cibeber–Lampegan Amblas, KAI Batalkan Perjalanan Siliwangi Demi Keselamatan
Trotoar Diperbaiki, Parkir Liar Ditindak! Bandung Gaspol Benahi Wajah Kota
Pemkot Bandung Perketat Disiplin Petugas Kebersihan, Siapkan ATCS Berbasis AI
Bayi Alami KIPI, Dinkes Bandung Pastikan Kondisi Sudah Membaik
Naik Kelas! KA Bangunkarta dan Singasari Kini Gunakan Rangkaian Baru, Layanan KAI Makin Nyaman
Diplomasi Kesehatan, Bio Farma Group Dorong Ekspansi Global Industri Farmasi Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 10:50 WIB

Alternatif Saat Harga Elpiji Naik: KDM Sarankan Rumah Tangga Pergunakan Biogas hingga Kompor Listrik

Selasa, 21 April 2026 - 10:49 WIB

Stok Minyak Bersubsidi Aman, Harga Pangan di Pasar Bandung Tetap Stabil Meski Cabai Berfluktuasi

Senin, 20 April 2026 - 10:48 WIB

Jalur KA Cibeber–Lampegan Amblas, KAI Batalkan Perjalanan Siliwangi Demi Keselamatan

Minggu, 19 April 2026 - 10:47 WIB

Trotoar Diperbaiki, Parkir Liar Ditindak! Bandung Gaspol Benahi Wajah Kota

Sabtu, 18 April 2026 - 10:46 WIB

Pemkot Bandung Perketat Disiplin Petugas Kebersihan, Siapkan ATCS Berbasis AI

Berita Terbaru