Pegadaian Salurkan Bantuan Bagi Korban Gempa Bumi Kabupaten Garut

Rabu, 1 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Garut (BRS) – PT Pegadaian Kanwil X Jawa Barat menyerahkan bantuan senilai Rp50 juta bagi korban gempa bumi tektonik magnitudo 6,2 di Kabupaten Garut, Selasa (30/4/2024).

Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian BUMN Pegadaian kepada masyarakat.

Bantuan diserahkan langsung oleh Kepala Departemen Business Support Pegadaian Jabar Hani Susantini dan Kepala Bagian CSR Pegadaian Jabar Inge Rosela kepada Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut Bpk Abud di Kantor BPBD Kabupaten Garut.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Maryono mengatakan, bantuan senilai Rp50 juta diberikan berupa kebutuhan pokok seperti beras, minyak, pakaian untuk anak dan dewasa, alat sholat, selimut, dan handuk, hingga obat-obatan.

“Bantuan ini nantinya akan disalurkan kepada 28 warga terdampak di 28 kecamatan di Kabupaten Garut,” ungkap Maryono.

Maryono berharap, bantuan Pegadaian dapat meringankan beban warga terdampak gempa bumi. Di mana, tercatat ada 116 desa di 5 kelurahan dan 28 kecamatan yang terdampak bencana gempa bumi.

Maryono mengatakan, bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian Pegadaian kepada korban bencana. Pegadaian sebagai salah satu BUMN, memiliki tanggung jawab membantu lingkungan sekitar. Bantuan dialokasikan dari dana corporate social responsibility (CSR) program tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL).

Bantuan ini merupakan komitmen Pegadaian sebagai perusahaan yang cepat tanggap terhadap bencana. Termasuk konsistensi Pegadaian memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat, salah satunya pada tanggal 29 April 2024 juga menggelar donor darah yang diikuti 123 peserta.

Diketahui, Garut mengalami gempa bumi dengan magnitudo M6,2 pada Sabtu 27 April 2024. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8,39° LS ; 107,11° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 156 Km arah Barat Daya Kabupaten Garut, Jawa Barat pada kedalaman 70 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah. Gempa terjadi akibat adanya aktivitas adanya deformasi batuan dalam lempeng Indo-Australia yang tersubduksi di bawah lempeng Eurasia di selatan Jawa barat atau populer disebut sebagai gempa dalam lempeng (intraslab earthquake).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat mendata, sekitar 11 orang warga mengalami luka-luka dan sekitar 255 bangunan mengalami rusak ringan hingga berat.

Data per Minggu 28 April 2024 pukul 23.00 WIB, korban akibat gempa bumi tersebut sebanyak 11 orang. Tiga orang warga Kabupaten Bandung, enam orang warga Kabupaten Garut, dan dua orang warga Ciamis. Gempa bumi tersebut menyebabkan 536 jiwa terdampak.

Sementara dari bangunan, delapan rumah warga mengalami rusak berat, 56 rusak ringan, dan 191 rumah rusak ringan. Kerusakan bangunan paling banyak berada di Garut, Kabupaten Bandung, dan Ciamis. Total ada 14 rumah di kabupaten/kota yang terdampak gempa tersebut. Namun, dampak secara umum, gempa bumi tersebut menyebabkan 17 kabupaten dan kota terdampak.

Berita Terkait

IPM Jabar 2025 Tembus 75,90 Poin, Kenaikan Tertinggi se-Indonesia Dorong Masuk 10 Besar Nasional
Batik Walk 2026 Dorong Batik Tetap Hidup di Era Digital
Razia Serentak di Jabar, 3,1 Juta Jiwa Terselamatkan Dari Barang Terlarang
Jelang Final Piala Presiden, KAI Daop 2 Minta Penumpang Antisipasi Kemacetan Menuju Stasiun
KAI Daop 2 Pastikan Jalur Aman, Perjalanan Kereta Kembali Normal Usai Gempa Pangandaran
Jelang 2027, OJK Kebut Pembentukan Bursa Mineral di Tengah Lonjakan Transaksi Kripto
Wisata Literasi Hadir di Bandung, BI Jabar dan Pemkot Padukan Buku, Kuliner, Hingga Edukasi Digital
Garut Mundur, Pemprov Jabar Ambil Alih MTQ Tingkat Provinsi, Digelar Januari 2027

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:46 WIB

IPM Jabar 2025 Tembus 75,90 Poin, Kenaikan Tertinggi se-Indonesia Dorong Masuk 10 Besar Nasional

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Batik Walk 2026 Dorong Batik Tetap Hidup di Era Digital

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Razia Serentak di Jabar, 3,1 Juta Jiwa Terselamatkan Dari Barang Terlarang

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Jelang Final Piala Presiden, KAI Daop 2 Minta Penumpang Antisipasi Kemacetan Menuju Stasiun

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:43 WIB

KAI Daop 2 Pastikan Jalur Aman, Perjalanan Kereta Kembali Normal Usai Gempa Pangandaran

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Batik Walk 2026 Dorong Batik Tetap Hidup di Era Digital

Minggu, 9 Agu 2026 - 12:45 WIB