Bey : Jangan Sungkan! Tanya Ke Penjual Mengenai Sertifikat Sehat Hewan Kurban

Senin, 10 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kompas.com

Bandung (BRS) – Jelang Idul Adha 2024, Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) senantiasa mengedepankan kesehatan bagi warganya.

Terkait hal ini, Penjabat Gubernur Jabar Bey Machmudin meminta kepada warga Jabar untuk tidak sungkan atau malu menanyakan perihal sertifikat sehat dari hewan kurban ke penjual.

“Adanya sertifikat sehat ini menjadi penting untuk memastikan kualitas hewan kurban dan jadi jaminan bahwa hewan kurban bebas yang dijual itu dari penyakit dan aman untuk dikonsumsi,” kata Bey usai melepas 1300 orang yang menjadi Tim Pemeriksa Kesehatan hewan kurban Jabar di Bogor, Senin (3/6/2024).

“Ini tidak hanya demi kepentingan kesehatan warga saja, tapi juga sebagai bentuk tanggung jawab moral dalam menjalankan ibadah kurban sesuai dengan prinsip-prinsip Islam yang mengedepankan kebersihan dan kesehatan,” kata Bey.

Bey mengatakan, tiap pembeli wajib mengetahui hewan kurban yang dibelinya sehat atau tidak, dan para penjual pun harus jujur serta dapat melengkapi status sehat hewan tersebut dengan sertifikat sehat.

“Gratis kok. Untuk dapat sertifikat itu tidak ada biaya. Penjual bisa berkoordinasi dengan tim pemeriksa kesehatan hewan atau melalui kewilayahan. Jadi harus diusahakan ada sertifikat sehat,” kata Bey.

Menurutnya, pedagang dan pembeli harus mengetahui dan memastikan detail-detail hewan yang layak dan sehat untuk dikurbankan dalam Hari Raya Idul Adha nanti.

Untuk itu, Bey juga meminta tim pemeriksa kesehatan hewan kurban agar memberikan pelayanan maksimal kepada pedagang untuk mendapatkan sertifikat sehat secara gratis.

Berita Terkait

Jababeka Gelar Pelatihan Pemanfaatan AI dan Drone untuk Pelaporan Keberlanjutan bersama President University dan University of Southern Queensland
Dari Loket ke Satu Aplikasi, Cara Masyarakat Naik Kereta Terus Berubah
GIIAS Bandung 2026 Padukan Otomotif, Diecast, dan Musik di Akhir Pekan
Warga Keluhkan Halte BRT di Tengah Jalan, Pemkot Bandung Desak Sosialisasi Diperkuat
PLN Kenalkan Gaya Hidup Serba Listrik Di GIIAS Bandung, Dari Home Charging Hingga Smart Home
Program Poe Ibu Sukses Renovasi 18 Rutilahu di Garut
Wagub Jabar Targetkan 27 Kabupaten/Kota Terakses Perlindungan Sosial Digital pada 2027
Besok GIIAS Bandung 2026 Dibuka, Hadirkan Merek Baru dan Sediakan Area Parkir Luas

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:59 WIB

Jababeka Gelar Pelatihan Pemanfaatan AI dan Drone untuk Pelaporan Keberlanjutan bersama President University dan University of Southern Queensland

Selasa, 15 September 2026 - 08:46 WIB

Dari Loket ke Satu Aplikasi, Cara Masyarakat Naik Kereta Terus Berubah

Senin, 14 September 2026 - 08:45 WIB

GIIAS Bandung 2026 Padukan Otomotif, Diecast, dan Musik di Akhir Pekan

Minggu, 13 September 2026 - 08:43 WIB

Warga Keluhkan Halte BRT di Tengah Jalan, Pemkot Bandung Desak Sosialisasi Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 - 08:42 WIB

PLN Kenalkan Gaya Hidup Serba Listrik Di GIIAS Bandung, Dari Home Charging Hingga Smart Home

Berita Terbaru