2.478.800 Liter Air Telah Disalurkan Untuk Warga Terdampak Kekeringan di Kabupaten Bekasi

Senin, 18 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIKARANG PUSAT – Memasuki pekan ketiga tanggap darurat bencana kekeringan akibat kemarau panjang, Pemkab Bekasi melakukan berbagai upaya untuk mencukupi ketersediaan air bersih warga dan mengatasi kekeringan lahan pertanian.

Pusdalops Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Bekasi menyampaikan, hingga Sabtu (16/09/2023), pukul 21.00 WIB, sebanyak 2.478.800 liter air telah didistribusikan untuk warga yang mengalami krisis air bersih.

Bantuan juga diberikan dalam bentuk penampungan air (toren), jerigen air dan ribuan galon air mineral.

Untuk mengatasi kekeringan lahan pertanian, Pemkab Bekasi berkoordinasi dengan Perum Jasa Tirta menambah debit air saluran irigasi, membangun long storage, membersihkan sungai, pipanisasi PDAM dan membuat sumur satelit

BPBD mencatat, sedikitnya ada 119.959 jiwa atau 37.697 KK terdampak kekeringan yang tersebar di 42 desa di 9 kecamatan dari 23 kecamatan di Kabupaten Bekasi.

Selain itu, ada 21.250 hektar lahan pertanian yang terdampak, dimana 3.615 hektar di antaranya masuk kategori lahan pertanian terancam.

Daerah terdampak kekeringan berada di empat kecamatan di wilayah selatan Kabupaten Bekasi, yakni Cibarusah, Bojongmangu, Serang Baru dan Cikarang Pusat.

Sedangkan lima kecamatan lain berada di wilayah utara, yakni Sukawangi, Babelan, Tarumajaya, Muaragembong dan Pebayuran.

Upaya masif dilakukan BPBD Kabupaten Bekasi untuk mengatasi dampak kekeringan. Berkolaborasi dengan Polres Metro Bekasi, Kodim 0509/Kabupaten Bekasi, PDAM Tirta Bhagasasi, PMI, Baznas, FPRB, Destana/Katana dan relawan kebencanaan.

Selain itu, Pemkab Bekasi juga mengerahkan seluruh perangkat daerah sebagai Liaison Officer (LO) di wilayah terdampak kekeringan, menyalurkan dan mengkoordinir bantuan dari pihak swasta.

Berita Terkait

IPM Jabar 2025 Tembus 75,90 Poin, Kenaikan Tertinggi se-Indonesia Dorong Masuk 10 Besar Nasional
Batik Walk 2026 Dorong Batik Tetap Hidup di Era Digital
Razia Serentak di Jabar, 3,1 Juta Jiwa Terselamatkan Dari Barang Terlarang
Jelang Final Piala Presiden, KAI Daop 2 Minta Penumpang Antisipasi Kemacetan Menuju Stasiun
KAI Daop 2 Pastikan Jalur Aman, Perjalanan Kereta Kembali Normal Usai Gempa Pangandaran
Jelang 2027, OJK Kebut Pembentukan Bursa Mineral di Tengah Lonjakan Transaksi Kripto
Wisata Literasi Hadir di Bandung, BI Jabar dan Pemkot Padukan Buku, Kuliner, Hingga Edukasi Digital
Garut Mundur, Pemprov Jabar Ambil Alih MTQ Tingkat Provinsi, Digelar Januari 2027

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:46 WIB

IPM Jabar 2025 Tembus 75,90 Poin, Kenaikan Tertinggi se-Indonesia Dorong Masuk 10 Besar Nasional

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Batik Walk 2026 Dorong Batik Tetap Hidup di Era Digital

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Razia Serentak di Jabar, 3,1 Juta Jiwa Terselamatkan Dari Barang Terlarang

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Jelang Final Piala Presiden, KAI Daop 2 Minta Penumpang Antisipasi Kemacetan Menuju Stasiun

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:43 WIB

KAI Daop 2 Pastikan Jalur Aman, Perjalanan Kereta Kembali Normal Usai Gempa Pangandaran

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Batik Walk 2026 Dorong Batik Tetap Hidup di Era Digital

Minggu, 9 Agu 2026 - 12:45 WIB