Pemkot Bandung Raih Penghargaan Terbaik SPBE Kategori Kota

Kamis, 30 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung meraih penghargaan pada Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Terbaik Kategori Kota pada Digital Goverment Award SPBE Summit 2024, di Jakarta, Senin (27/5/2024).

Penghargaan diberikan oleh Menpan RB, Abdullah Azwar Anas kepada Penjabat Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono.

Atas penghargaan tersebut, Pj Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono mengucapkan syukur dan terima kasih kepada seluruh perangkat daerah yang telah membantu penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di lingkungan Pemkot Bandung.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu peningkatan nilai SPBE. Karena SPBE ini berkoordinasi dengn semua pihak, jadi harus efisien,” kata Bambang.

Ia mengatakan, saat ini indeks SPBE Pemkot Bandung 3,98 atau kategori sangat baik. Kendati demikian, ia terus mendorong agar terus memberikan penerapan SPBE yang signifikan sehingga hasilnya memuaskan.

“Kami perlu tingkatkan dari yang baik menjadi memuaskan. Alhamdulillah nilainya 3,98 dengan indeks sangat baik. Kita harap bisa mencapai di atas 4,” tuturnya.

Atas arahan Presiden RI Joko Widodo soal aplikasi, ia pun meminta kepada seluruh OPD untuk memanfaatkan aplikasi yang sudah ada untuk dikembangkan lebih maksimal.

“Sesuai arahan presiden, tidak menambah aplikasi lagi. Jadi buat simpel, sederhana dan bermanfaat,” kata Bambang.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kota Bandung, Yayan A. Brilyana menyampaikan, penghargaan tersebut berkat kerja sama seluruh jajaran perangkat daerah.

“Ini berkat kerja sama semua pihak, tidak mungkin Diskominfo saja yang bergerak. Karena SPBE ini tersebar di semua perangkat daerah,” ucapnya.

Ia mengungkapkan, nilai SPBE Kota Bandun meningkat menjadi 3,98 dengan mengacu pada 47 indikator. Kendati demikian, indikator yang perlu ditingkatkan agar lebih prima.

“Nilai SPBE meningkat sekarang, sebelumnya 3,6 sekarang menjadi 3,98. Dari 47 indikator SPBE itu kita evaluasi dari aspek mana saja yang kurang. Misalnya dari perencanaan TIK dan aspek audit, kita tingkatkan sehingga menjadi nilai yang paripurna,” bebernya.

Sebagai upaya digitalisasi lebih efisien dengan perampingan aplikasi, Pemkot Bandung terus berbenah. Dari sebelumnya berjumlah 350 aplikasi, kini menjadi 150 aplikasi.

“Dari awal kita sudah membuat SPBE digitalisasi lebih efisien, merampingkan aplikasi dari 350 aplikasi menjadi 150 aplikasi. Kita sederhanakan dan integrasikan,” kata Yayan.

Berita Terkait

Sunda Karsa Fest, Ratusan Produk UMKM Jawa Barat Dipamerkan, Siap Tembus Pasar Dunia
Siaga Kemarau, DKPP Bandung Siapkan Puluhan Pompa
Rokok Ilegal Kian Marak, Negara Berpotensi Rugi Puluhan Miliar Rupiah
Listrik Di Jawa Barat Kembali Normal, PLN Perkuat Keandalan Sistem
PRSSNI Jabar: Transformasi Digital Bukan Pilihan, Tapi Kebutuhan Radio
Harga Pangan di Kota Bandung Berangsur Stabil
KDM Dorong Sekolah Swasta Tampung Siswa Tak Mampu
UMKM Naik Kelas Dimulai dari Sistem, Bukan Sekadar Tambah Cabang

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:04 WIB

Sunda Karsa Fest, Ratusan Produk UMKM Jawa Barat Dipamerkan, Siap Tembus Pasar Dunia

Jumat, 26 Juni 2026 - 12:03 WIB

Siaga Kemarau, DKPP Bandung Siapkan Puluhan Pompa

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:02 WIB

Rokok Ilegal Kian Marak, Negara Berpotensi Rugi Puluhan Miliar Rupiah

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:01 WIB

Listrik Di Jawa Barat Kembali Normal, PLN Perkuat Keandalan Sistem

Senin, 22 Juni 2026 - 11:59 WIB

PRSSNI Jabar: Transformasi Digital Bukan Pilihan, Tapi Kebutuhan Radio

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Siaga Kemarau, DKPP Bandung Siapkan Puluhan Pompa

Jumat, 26 Jun 2026 - 12:03 WIB

BERITA UTAMA

Listrik Di Jawa Barat Kembali Normal, PLN Perkuat Keandalan Sistem

Rabu, 24 Jun 2026 - 12:01 WIB