Pembukaan Peparnas Ke-XVII, Pj. Bupati Harap Atlet Asal Kabupaten Bekasi Raih Prestasi Terbaik

Senin, 7 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SOLO – Pj. Bupati Bekasi, Dedy Supriyadi, menghadiri upacara pembukaan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVII, yang digelar di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, pada Minggu (6/10) malam. Mengusung tema “bedo nanging digdoyo” atau berbeda namun digjaya, acara ini secara resmi dibuka oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, dan dihadiri oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Ketua Umum National Paralympic Committee Indonesia (NPCI), serta para kepala daerah di 35 provinsi se-Indonesia.

Dalam wawancaranya, Pj. Bupati Bekasi mengatakan bahwa Peparnas XVII tahun ini menjadi ajang untuk mencari talenta-talenta muda disabilitas berprestasi. Di mana nantinya bisa menjadi andalan Indonesia di kompetisi olahraga regional maupun internasional.

Dedy berharap, atlet NPCI Kabupaten Bekasi dapat meraih prestasi yang terbaik, sehingga mampu mengantarkan kontingen Jawa Barat kembali menjadi juara umum.

“Saya berharap atlet Kabupaten Bekasi bisa menyumbangkan medali emas sebanyak-banyaknya, sehingga dapat membawa Jawa Barat menjadi juara umum,” ujarnya.

Sementara itu, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, mengajak masyarakat menjadikan Peparnas kali ini tidak hanya sebagai ajang untuk melahirkan atlet-atlet yang berpotensial dan mencetak rekor-rekor baru saja, tetapi juga sebagai panggung kesetaraan bagi para seluruh atlet penyandang disabilitas untuk menampilkan kemampuan terbaiknya.

“Tetaplah bertanding dengan semangat persaudaraan dan berjuang dengan sportivitas,” ucapnya.

Dirinya juga mengapresiasi semangat dan daya juang yang ditunjukkan oleh para atlet disabilitas yang mampu membawa harum nama Indonesia di kancah internasional, dengan merebut gelar juara umum tiga kali berturut-turut di ajang ASEAN Paragames.

“Kita semua patut berbangga karena para atlet penyandang disabilitas Indonesia daya juangnya luar biasa, prestasinya juga sangat membanggakan. Di ajang Asean Paragames misalnya, Indonesia meraih juara umum berturut-turut, yakni di Asean Paragames tahun 2017, 2022, dan 2023,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Peparnas ke-XVII 2024 yang digelar pada tanggal 6-13 Oktober 2024 ini, diikuti kurang lebih 4.600 atlet dari 35 provinsi, dengan memperebutkan medali pada 20 Cabang Olahraga (Cabor) yang dipertandingkan.

20 cabor tersebut antara lain panahan, atletik, bulu tangkis, boccia, catur, balap sepeda, sepak bola cerebral palsy, tenis meja, judo tunanetra, angkat berat, menembak, renang, taekwondo, voli duduk, tenpin bowling, anggar kursi roda, tenis kursi roda, para e-sport dan bola basket kursi roda.

Berita Terkait

Bio Farma Mulai Operasikan Fasilitas CNG, Pangkas Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi
PT KAI Daop 2 Bandung Apresiasi Dukungan Gubernur Jabar Untuk Keselamatan Perjalanan Kereta
1.147 Mahasiswa UPI Diterjunkan ke Sekolah, Bantu Atasi Kekurangan Guru di Jawa Barat
AAF 2026, Teguhkan Semangat Kolaborasi Global, Keberlanjutan, dan Inklusivitas
Dua Hari Menjadi “Jepang” di Cikarang: Saat Sakura Matsuri Menyatukan Budaya, Industri, dan Generasi Muda
Diplomasi Kopi Warnai Asia Africa Festival 2026, Bandung Perkuat Kerja Sama Antarbangsa
Len Kembangkan Advanced Materials, Dari Tambang ke Produk Teknologi Tinggi
3.500 Warga Bandung Ikuti Pelatihan Kerja Gratis, Siap Jadi Pencari Kerja dan Wirausahawan

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:24 WIB

Bio Farma Mulai Operasikan Fasilitas CNG, Pangkas Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:23 WIB

PT KAI Daop 2 Bandung Apresiasi Dukungan Gubernur Jabar Untuk Keselamatan Perjalanan Kereta

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:21 WIB

1.147 Mahasiswa UPI Diterjunkan ke Sekolah, Bantu Atasi Kekurangan Guru di Jawa Barat

Senin, 13 Juli 2026 - 12:20 WIB

AAF 2026, Teguhkan Semangat Kolaborasi Global, Keberlanjutan, dan Inklusivitas

Minggu, 12 Juli 2026 - 18:34 WIB

Dua Hari Menjadi “Jepang” di Cikarang: Saat Sakura Matsuri Menyatukan Budaya, Industri, dan Generasi Muda

Berita Terbaru