The Greater Hub SBM ITB Kembali Gelar Coaching Clinic UMKM Jabar Batch 12

Kamis, 3 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) – Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) melalui The Greater Hub kembali menggelar program Coaching Clinic UMKM Jawa Barat (Jabar) di Auditorium Nemangkawi Gedung Labtek XIX SBM ITB Bandung, Rabu (2/10/2024).

Coaching Clinic batch ke-12 ini diselenggarakan bersama Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) serta Akseleraksi.id, dengan tema “Strategi Inovasi dan Pengembangan Bisnis UMKM Agar Menjadi Skala Dunia”.

Dalam sambutannya saat pembukaan acara, Dekan SBM ITB Prof. Ignatius Pulung Nurprasetio menyebut, betapa pentingnya UMKM sebagai penopang perekonomian Indonesia.

“SBM ITB berkomitmen membangun ekosistem kewirausahaan yang berkelanjutan di Indonesia. Melalui coaching clinic ini, kami ingin mendorong kemajuan UMKM, karena para UMKM ini adalah penyumbang terbesar PDB Indonesia,” sebut Prof. Pulung, dikutip dari siaran persnya.

Sementara itu, Ketua The Greater Hub SBM ITB, Dr. Dina Dellyana mengatakan, dari 726 UMKM yang mendaftar, hanya 104 UMKM yang dipilih untuk mengikuti coaching clinic kali ini.

“Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan program ini agar dapat menjangkau lebih banyak UMKM di masa depan,” kata Dr. Dina.

Menurutnya, program ini merupakan langkah awal bagi UMKM untuk berpartisipasi dalam program-program Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia selanjutnya.

“Para peserta menerima pendampingan dari hampir 30 coach profesional, gabungan dari civitas akademika SBM ITB dan para pengusaha yang berpengalaman,” ucap Dr. Dina.

“Karena memang pendampingan ini bertujuan untuk membantu UMKM dalam meningkatkan kapasitas bisnis mereka,” imbuhnya.

Hal senada disampaikan Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM, Dr. Yulius M.A yang lebih menekankan pada pentingnya inovasi bagi UMKM dalam menghadapi persaingan global.

“Kami berharap Coaching Clinic ini menjadi stimulus bagi UMKM untuk meningkatkan daya saing, berinovasi, dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar dapat menembus pasar internasional,” tuturnya.

Saat paparan materi coaching clinic, pemateri dari Innovation Professional & Entrepreneur, TB Ari Wibawa Mukti menjelaskan mengenai strategi inovasi dan pengembangan bisnis UMKM agar menjadi skala dunia.

Dalam paparannya, Ari menegaskan bahwa inovasi adalah kunci keberlanjutan bisnis UMKM.

“Tanpa inovasi, usaha cenderung stagnan dan kalah bersaing,” tegasnya.

Ari juga menyebut mengenai proses inovasi yang mencakup niat inovasi, analisis peluang, dan pengembangan konsep bisnis.

Selain itu, dipaparkan juga mengenai analisis kompetitif, tren pasar, strategi bisnis komprehensif, serta pemanfaatan teknologi dan transformasi digital.

Dalam coaching clinic batch 12 ini, para peserta diajak memahami berbagai langkah yang akan diambil dalam memperluas pasar UMKM, mulai dari riset pasar, strategi ekspor, hingga pertimbangan hukum dan budaya di pasar global.

Program Coaching Clinic UMKM Jawa Barat sejak awal pelaksanaannya telah menjadi wadah bagi ratusan UMKM untuk mendapatkan pendampingan dan pelatihan langsung dari para ahli.

Coaching Clinic UMKM Jawa Barat 2024 ini diharapkan mampu mendorong UMKM di Indonesia untuk naik kelas, menghadapi tantangan global, dan memperkuat posisinya di pasar internasional.

Berita Terkait

IPM Jabar 2025 Tembus 75,90 Poin, Kenaikan Tertinggi se-Indonesia Dorong Masuk 10 Besar Nasional
Batik Walk 2026 Dorong Batik Tetap Hidup di Era Digital
Razia Serentak di Jabar, 3,1 Juta Jiwa Terselamatkan Dari Barang Terlarang
Jelang Final Piala Presiden, KAI Daop 2 Minta Penumpang Antisipasi Kemacetan Menuju Stasiun
KAI Daop 2 Pastikan Jalur Aman, Perjalanan Kereta Kembali Normal Usai Gempa Pangandaran
Jelang 2027, OJK Kebut Pembentukan Bursa Mineral di Tengah Lonjakan Transaksi Kripto
Wisata Literasi Hadir di Bandung, BI Jabar dan Pemkot Padukan Buku, Kuliner, Hingga Edukasi Digital
Garut Mundur, Pemprov Jabar Ambil Alih MTQ Tingkat Provinsi, Digelar Januari 2027

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:46 WIB

IPM Jabar 2025 Tembus 75,90 Poin, Kenaikan Tertinggi se-Indonesia Dorong Masuk 10 Besar Nasional

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Batik Walk 2026 Dorong Batik Tetap Hidup di Era Digital

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Razia Serentak di Jabar, 3,1 Juta Jiwa Terselamatkan Dari Barang Terlarang

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Jelang Final Piala Presiden, KAI Daop 2 Minta Penumpang Antisipasi Kemacetan Menuju Stasiun

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:43 WIB

KAI Daop 2 Pastikan Jalur Aman, Perjalanan Kereta Kembali Normal Usai Gempa Pangandaran

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Batik Walk 2026 Dorong Batik Tetap Hidup di Era Digital

Minggu, 9 Agu 2026 - 12:45 WIB