421 Juta Warga Naik KA Subsidi 2025: Negara Hadir Lewat Rel yang Terjangkau dan Berkelanjutan

Jumat, 23 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang (BRS) – Pemerintah melalui PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan terus memperluas akses transportasi massal berbasis rel lewat skema subsidi tarif atau Public Service Obligation (PSO).

Tahun ini, PSO diproyeksikan melayani lebih dari 421 juta penumpang di seluruh jaringan operasional KAI—sebuah angka yang mencerminkan keseriusan negara dalam menjamin hak mobilitas rakyat secara adil dan merata.

“PSO bukan sekadar subsidi. Ini adalah solusi konkret untuk mewujudkan keadilan transportasi bagi seluruh lapisan masyarakat,” kata Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab dalam keterangannya, Jumat (23/5)/2025).

Selama lima tahun terakhir, jumlah penumpang kereta api yang menikmati layanan subsidi PSO menunjukkan tren peningkatan signifikan:

  • 2021: 145 juta penumpang
  • 2022: 255 juta penumpang
  • 2023: 347 juta penumpang
  • 2024: 427 juta penumpang
  • 2025 (proyeksi): 421 juta penumpang
  • Total kumulatif 2021–2025: 1,59 miliar penumpang

Di wilayah Divre II Sumbar, angka penumpang PSO juga menunjukkan lonjakan pesat:

  • 2021: 506.906 penumpang
  • 2022: 1.022.739 penumpang
  • 2023: 1.609.286 penumpang
  • 2024: 1.697.958 penumpang

Hingga April 2025 saja, tercatat 623.303 penumpang telah dilayani, naik 13,27% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Reza menyebut keberhasilan ini tak lepas dari sinergi berbagai pihak, termasuk peran DJKA sebagai regulator dan penyusun kebijakan yang konsisten mendukung keberlanjutan layanan publik.

“Angka ini memperlihatkan bahwa masyarakat makin percaya pada kereta api—karena terjangkau, tepat waktu, dan jadi bagian dari transisi menuju transportasi rendah emisi,” tambah Reza.

Ia menegaskan, PSO bukan hanya solusi jangka pendek, melainkan investasi jangka panjang yang berdampak pada keberlanjutan lingkungan, ekonomi, dan keadilan sosial.

“KAI Divre II Sumbar berkomitmen untuk terus memperkuat peran kereta api sebagai moda transportasi masa depan yang aman, efisien, inklusif, dan ramah lingkungan,” tutupnya.

Berita Terkait

Bio Farma Mulai Operasikan Fasilitas CNG, Pangkas Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi
PT KAI Daop 2 Bandung Apresiasi Dukungan Gubernur Jabar Untuk Keselamatan Perjalanan Kereta
1.147 Mahasiswa UPI Diterjunkan ke Sekolah, Bantu Atasi Kekurangan Guru di Jawa Barat
AAF 2026, Teguhkan Semangat Kolaborasi Global, Keberlanjutan, dan Inklusivitas
Dua Hari Menjadi “Jepang” di Cikarang: Saat Sakura Matsuri Menyatukan Budaya, Industri, dan Generasi Muda
Diplomasi Kopi Warnai Asia Africa Festival 2026, Bandung Perkuat Kerja Sama Antarbangsa
Len Kembangkan Advanced Materials, Dari Tambang ke Produk Teknologi Tinggi
3.500 Warga Bandung Ikuti Pelatihan Kerja Gratis, Siap Jadi Pencari Kerja dan Wirausahawan

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:24 WIB

Bio Farma Mulai Operasikan Fasilitas CNG, Pangkas Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:23 WIB

PT KAI Daop 2 Bandung Apresiasi Dukungan Gubernur Jabar Untuk Keselamatan Perjalanan Kereta

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:21 WIB

1.147 Mahasiswa UPI Diterjunkan ke Sekolah, Bantu Atasi Kekurangan Guru di Jawa Barat

Senin, 13 Juli 2026 - 12:20 WIB

AAF 2026, Teguhkan Semangat Kolaborasi Global, Keberlanjutan, dan Inklusivitas

Minggu, 12 Juli 2026 - 18:34 WIB

Dua Hari Menjadi “Jepang” di Cikarang: Saat Sakura Matsuri Menyatukan Budaya, Industri, dan Generasi Muda

Berita Terbaru