Kolaborasi Penanganan Sampah, Pemkot Bandung Gandeng Unisba

Rabu, 9 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) – Pemerintah Kota Bandung dan Universitas Islam Bandung (Unisba) resmi menandatangani Kesepakatan Bersama dalam implementasi Tridarma Perguruan Tinggi yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Penandatanganan kerja sama ini digelar di Bandung, Rabu (9/7/2025), dengan penekanan khusus pada kolaborasi strategis di bidang pengelolaan sampah dan lingkungan hidup.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengungkapkan, kerja sama ini bukan hanya simbolik, melainkan langkah konkret untuk menjawab tantangan kompleks zaman, terutama krisis pengelolaan sampah di Kota Bandung.

Ia menjelaskan, saat ini Bandung memproduksi 1.500 ton sampah per hari, namun sekitar 40 persen di antaranya tidak terangkut ke tempat pembuangan akhir.

“Kita sudah tidak punya lagi tempat pembuangan sampah. Masalah sampah bukan cuma soal teknologi, tapi soal cara pikir dan rekayasa sosial. Karena itu kami butuh dukungan kampus, termasuk Unisba, untuk menciptakan solusi berkelanjutan,” ujar Farhan.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya pendekatan edukatif dan sosial kepada masyarakat. Menurutnya, program-program seperti Kang Pisman (Kurangi, Pisahkan, Manfaatkan) yang digagas di era kepemimpinan Wali Kota Oded M. Danial (Almarhum) harus diperkuat dan diperluas implementasinya ke seluruh RW di Kota Bandung.

Di sisi lain, Rektor Unisba, Prof. Edi Setiadi, menyambut baik kerja sama ini sebagai bentuk nyata pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi ini akan menjadi ruang bagi Unisba untuk menerapkan hasil-hasil risetnya dalam mendukung kebijakan pemerintah daerah, terutama di isu lingkungan.

“Insyaallah ini menjadi bagian dari bakti Unisba. Kita ingin agar hasil-hasil penelitian kampus bisa diterapkan dalam kebijakan pemerintah, termasuk untuk mengukur indeks keberlanjutan Kota Bandung,” tutur Edi.

Dalam dokumen kesepakatan yang ditandatangani, tercantum bahwa ruang lingkup kerja sama mencakup pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, dan bidang lain yang disepakati.

Kerja sama ini berlaku selama lima tahun ke depan dan akan dituangkan lebih lanjut dalam bentuk perjanjian teknis di tiap program atau kegiatan.

Pemkot Bandung berharap kemitraan ini bisa menjadi model sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam menjawab persoalan urban, terutama isu lingkungan yang kian mendesak.

Berita Terkait

PT KAI Daop 2 Bandung Apresiasi Dukungan Gubernur Jabar Untuk Keselamatan Perjalanan Kereta
1.147 Mahasiswa UPI Diterjunkan ke Sekolah, Bantu Atasi Kekurangan Guru di Jawa Barat
AAF 2026, Teguhkan Semangat Kolaborasi Global, Keberlanjutan, dan Inklusivitas
Dua Hari Menjadi “Jepang” di Cikarang: Saat Sakura Matsuri Menyatukan Budaya, Industri, dan Generasi Muda
Diplomasi Kopi Warnai Asia Africa Festival 2026, Bandung Perkuat Kerja Sama Antarbangsa
Len Kembangkan Advanced Materials, Dari Tambang ke Produk Teknologi Tinggi
3.500 Warga Bandung Ikuti Pelatihan Kerja Gratis, Siap Jadi Pencari Kerja dan Wirausahawan
6 Maskapai Siap Terbang Dari Bandara Husein, Rute ke Singapura Hingga Bali Dibuka

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:23 WIB

PT KAI Daop 2 Bandung Apresiasi Dukungan Gubernur Jabar Untuk Keselamatan Perjalanan Kereta

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:21 WIB

1.147 Mahasiswa UPI Diterjunkan ke Sekolah, Bantu Atasi Kekurangan Guru di Jawa Barat

Senin, 13 Juli 2026 - 12:20 WIB

AAF 2026, Teguhkan Semangat Kolaborasi Global, Keberlanjutan, dan Inklusivitas

Minggu, 12 Juli 2026 - 18:34 WIB

Dua Hari Menjadi “Jepang” di Cikarang: Saat Sakura Matsuri Menyatukan Budaya, Industri, dan Generasi Muda

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:19 WIB

Diplomasi Kopi Warnai Asia Africa Festival 2026, Bandung Perkuat Kerja Sama Antarbangsa

Berita Terbaru