Bandung (BRS) – Mahasiswa Program Studi D3 Manajemen Pelayanan Rumah Sakit (MPRS), Institut Kesehatan Immanuel, menggelar webinar perdana bertajuk “PROTEKSI MPRS 2025” dengan topik utama: “Peran Kecerdasan Buatan dalam Implementasi Sistem Informasi Kesehatan: Inovasi, Peluang, dan Tantangan.”
Kegiatan ini merupakan bagian dari proyek akhir Mata Kuliah Teknologi Bisnis, yang dirancang sebagai ajang penerapan langsung teori ke dalam praktik, sekaligus wadah diskusi lintas disiplin seputar teknologi dan pelayanan kesehatan.
Platform Mahasiswa Menyuarakan Inovasi Digital Kesehatan
Ketua panitia, Inggit, menjelaskan bahwa “PROTEKSI MPRS” merupakan singkatan dari Proyek Inovasi Teknologi & Bisnis Manajemen Pelayanan Rumah Sakit. Webinar ini hadir sebagai forum awal untuk membangun kesadaran digital di kalangan mahasiswa dan publik terhadap pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam sistem informasi kesehatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Webinar ini bukan sekadar tugas akhir, tetapi juga cara kami mahasiswa menyuarakan pentingnya inovasi yang bertanggung jawab dalam sektor kesehatan digital,” ujarnya.
Hadirkan Narasumber Berkompeten
Tiga pembicara ahli di bidang teknologi dan kesehatan digital turut hadir membagikan perspektif strategis:
- Umar Alhabsyi, ST., MT., CISA, CRISC (CEO PT Millenia Solusi Informatika), yang membahas tata kelola IT dan keamanan data di organisasi kesehatan.
- Jimmy Yogaswara (CEO & Founder Soca AI), membawakan materi seputar tren dan implementasi AI di sistem informasi kesehatan.
- Yohanes Adi Bangun Wiratmo, ST., MT. (Dosen Institut Kesehatan Immanuel), yang mengulas peran mahasiswa dalam ekosistem digitalisasi layanan kesehatan.
Para narasumber menghadirkan sudut pandang praktis sekaligus reflektif terkait transformasi digital sektor kesehatan, mulai dari pengelolaan big data hingga potensi AI dalam mendukung pengambilan keputusan klinis dan manajerial.
Menjangkau Audiens Luas, Dorong Kesadaran Data & Teknologi
Yabes Harefa, penanggung jawab kegiatan, menambahkan bahwa webinar ini menyasar peserta dari berbagai latar belakang, termasuk mahasiswa jenjang D3 hingga S3, dosen, peneliti, serta pelaku inovasi kampus.
“Kami ingin membuka ruang dialog antara mahasiswa dan para praktisi, agar lebih banyak generasi muda memahami potensi sekaligus risiko penggunaan AI dalam layanan kesehatan,” ucap Yabes.
Webinar ini juga menekankan pentingnya perlindungan data pasien, sekaligus memperkuat budaya berpikir kritis terhadap integrasi teknologi dalam sistem pelayanan publik.
Tentang Webinar PROTEKSI MPRS
Webinar PROTEKSI MPRS 2025 merupakan edisi perdana dari rangkaian kuliah pakar dalam mata kuliah Teknologi Bisnis. Kegiatan ini bertujuan:
- Meningkatkan pemahaman tentang penerapan AI dalam pengelolaan data dan sistem informasi kesehatan.
- Menumbuhkan kesadaran terhadap keamanan data dalam digitalisasi layanan medis.
- Mendorong keterlibatan mahasiswa dalam inovasi teknologi sektor kesehatan.
Dengan memadukan pendekatan akademik dan praktis, webinar ini diharapkan menjadi langkah awal mahasiswa MPRS dalam turut membentuk wajah baru layanan kesehatan berbasis teknologi di Indonesia.






