Dedi Mulyadi: Investasi Tak Datang Dari Langit

Kamis, 7 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menilai kehadiran APINDO Expo & UMKM Fair 2025 bukan sekadar ajang promosi bisnis, melainkan forum strategis untuk memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan.

“Tugas saya adalah mengorkestrasi seluruh pihak agar sejalan. Hasilnya? Jawa Barat jadi provinsi dengan investasi tertinggi, yaitu Rp72,5 triliun,” kata Dedi di hadapan pelaku usaha dan pejabat pusat.

Menurutnya, keberhasilan itu bukan terjadi begitu saja. Ada serangkaian langkah konkret yang dilakukan untuk memastikan iklim usaha di Jabar tetap kondusif. Dari penertiban premanisme di kawasan industri, penyederhanaan izin lokasi dan lingkungan hidup, hingga penanganan masalah lahan.

“Satu bidang tanah 5 hektare bisa menghambat pengembangan kawasan industri seluas 400 hektare. Tapi kami selesaikan lewat komunikasi, bukan konflik,” ucapnya.

Dedi juga menyinggung transformasi industri di wilayahnya. Ia mencatat pergeseran tren di mana industri padat karya kini lebih banyak berkembang di bagian timur seperti Indramayu, Majalengka, dan Kuningan, sementara industri padat modal tumbuh pesat di Subang dan Karawang.

Namun, tantangan tetap ada, terutama soal kesiapan tenaga kerja lokal. Ia mengungkap masih banyak warga yang belum memenuhi standar kompetensi industri, bahkan untuk kemampuan dasar.

“Masih ada warga Karawang yang ditolak kerja karena lemah matematika dasar. Ini bukan salah mereka. Makanya kami siapkan kursus kilat belajar tambah-kurang-kali-bagi supaya mereka siap kerja,” katanya.

Baginya, pertumbuhan investasi tidak cukup hanya dengan insentif dan infrastruktur. Ketersediaan sumber daya manusia (SDM) berkualitas lokal menjadi penentu apakah investasi bisa benar-benar menyejahterakan masyarakat.

Berita Terkait

IPM Jabar 2025 Tembus 75,90 Poin, Kenaikan Tertinggi se-Indonesia Dorong Masuk 10 Besar Nasional
Batik Walk 2026 Dorong Batik Tetap Hidup di Era Digital
Razia Serentak di Jabar, 3,1 Juta Jiwa Terselamatkan Dari Barang Terlarang
Jelang Final Piala Presiden, KAI Daop 2 Minta Penumpang Antisipasi Kemacetan Menuju Stasiun
KAI Daop 2 Pastikan Jalur Aman, Perjalanan Kereta Kembali Normal Usai Gempa Pangandaran
Jelang 2027, OJK Kebut Pembentukan Bursa Mineral di Tengah Lonjakan Transaksi Kripto
Wisata Literasi Hadir di Bandung, BI Jabar dan Pemkot Padukan Buku, Kuliner, Hingga Edukasi Digital
Garut Mundur, Pemprov Jabar Ambil Alih MTQ Tingkat Provinsi, Digelar Januari 2027

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:46 WIB

IPM Jabar 2025 Tembus 75,90 Poin, Kenaikan Tertinggi se-Indonesia Dorong Masuk 10 Besar Nasional

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Batik Walk 2026 Dorong Batik Tetap Hidup di Era Digital

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Razia Serentak di Jabar, 3,1 Juta Jiwa Terselamatkan Dari Barang Terlarang

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Jelang Final Piala Presiden, KAI Daop 2 Minta Penumpang Antisipasi Kemacetan Menuju Stasiun

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:43 WIB

KAI Daop 2 Pastikan Jalur Aman, Perjalanan Kereta Kembali Normal Usai Gempa Pangandaran

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Batik Walk 2026 Dorong Batik Tetap Hidup di Era Digital

Minggu, 9 Agu 2026 - 12:45 WIB