KDM Tegaskan ASN Tak Produktif Akan Dipublikasikan dan Dicopot

Minggu, 5 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan komitmennya untuk membenahi birokrasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar).

Mulai November 2025, ASN dengan kinerja buruk akan diumumkan ke publik melalui media sosial, bahkan berujung pada pemberhentian jika terbukti tidak produktif.

“Setiap bulan nanti akan terlihat siapa pegawai dengan tingkat kehadiran rendah dan kinerja paling buruk. Nama-nama itu akan diumumkan terbuka,” kata Gubernur yang kerap disapa KDM usai acara Pembinaan Kepegawaian di Sabuga, Bandung, Kamis (2/10/2025).

Menurutnya, ASN dibayar negara untuk memberikan layanan nyata kepada masyarakat. “Orang digaji itu harus ada produk. Kalau digaji tidak menghasilkan, untuk apa?” ujarnya tegas.

Sebagai langkah konkret, Pemprov Jabar akan meredistribusi pegawai yang kinerjanya dinilai rendah. Sebagian dari mereka akan ditempatkan di sekolah-sekolah untuk membantu tugas administrasi.

“Tidak semua orang harus menumpuk di kantor. Jika tidak maksimal, lebih baik ditempatkan di sekolah,” lanjutnya.

Hingga saat ini, lebih dari 20 ASN di lingkungan Pemprov Jabar sudah diberhentikan. Meski tanpa publikasi, keputusan tersebut menjadi sinyal keras bahwa pemerintah serius menindak pegawai tidak disiplin.

Penilaian ASN akan didasarkan pada indikator kinerja yang jelas, termasuk kehadiran, produktivitas, dan kontribusi terhadap pelayanan publik. Menurut KDM, langkah ini bukan semata hukuman, tetapi juga cara untuk memperbaiki kualitas kerja aparatur.

“Kita ingin birokrasi benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat, terutama di sektor kesehatan dan pendidikan. Tidak hanya hadir di kantor, tapi juga hadir untuk masyarakat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pesta Juara Persib, KAI Minta Penumpang Datang Lebih Awal ke Stasiun
30 Kecamatan di Kota Bandung Siap Gelar Nobar Persib vs Persijap
Tingkatkan Pelayanan dan Distribusi Logistik, KAI Siapkan Armada Baru
Ribuan Meter Rel Diganti, Perjalanan KA di Daop 2 Makin Aman dan Nyaman
Bank Butuh SDM Yang Kuasai Bahasa Isyarat
Jabar Kebut Pembentukan Ribuan Koperasi Merah Putih
Silaturahmi Akbar PJT Perkuat Jejaring Perantau dan UMKM Jawa Tengah di Bandung Raya
Gegara Truk Parkir Dekat Rel, Perjalanan KA Papandayan Terganggu

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:29 WIB

Pesta Juara Persib, KAI Minta Penumpang Datang Lebih Awal ke Stasiun

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:29 WIB

30 Kecamatan di Kota Bandung Siap Gelar Nobar Persib vs Persijap

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:27 WIB

Tingkatkan Pelayanan dan Distribusi Logistik, KAI Siapkan Armada Baru

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:26 WIB

Ribuan Meter Rel Diganti, Perjalanan KA di Daop 2 Makin Aman dan Nyaman

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:25 WIB

Bank Butuh SDM Yang Kuasai Bahasa Isyarat

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Pesta Juara Persib, KAI Minta Penumpang Datang Lebih Awal ke Stasiun

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:29 WIB

BERITA UTAMA

30 Kecamatan di Kota Bandung Siap Gelar Nobar Persib vs Persijap

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:29 WIB

BERITA UTAMA

Bank Butuh SDM Yang Kuasai Bahasa Isyarat

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:25 WIB