Okupansi Lampaui Target, Penumpang KA Daop 2 Bandung Naik 5 Persen

Sabtu, 4 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) – Kinerja Angkutan Lebaran 2026 di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menunjukkan tren positif. Penjualan tiket melampaui target, tingkat okupansi tinggi, serta relasi favorit didominasi tujuan Jakarta dan Jawa Tengah.

Selama periode 22 hari Angkutan Lebaran, KAI Daop 2 Bandung mengoperasikan 29 perjalanan kereta api jarak jauh setiap harinya. Rinciannya terdiri dari 24 KA reguler, 1 KA fakultatif, dan 4 KA tambahan untuk mengakomodasi lonjakan penumpang.

Dari total kapasitas 345.840 tempat duduk, KAI menetapkan program angkutan sebanyak 439.061 pelanggan. Realisasinya, tiket yang terjual mencapai 441.610, atau melampaui target lebih dari 1 persen.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyebut capaian ini tak lepas dari peningkatan layanan dan penyesuaian kapasitas.

“Tingginya tingkat okupansi yang bahkan melampaui program menunjukkan kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk mudik dan balik Lebaran,” ucap Kuswardojo dalam keterangannya, Jumat (3/4/2026).

Secara tahunan, jumlah penumpang juga mengalami kenaikan. Pada 2026 tercatat 441.610 pelanggan, meningkat 5 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebanyak 420.468 pelanggan.

Puncak penjualan tiket terjadi pada 23 Maret 2026 dengan 26.517 pelanggan. Sementara puncak arus mudik berlangsung pada 18 Maret dengan 20.619 penumpang diberangkatkan dari berbagai stasiun di wilayah Daop 2 Bandung.

KAI memastikan lonjakan tersebut telah diantisipasi melalui penambahan perjalanan dan pengaturan pola operasional.

“Kami terus memantau dinamika penjualan tiket dan melakukan langkah antisipatif agar layanan tetap aman, nyaman, dan tepat waktu,” kata Kuswardojo.

Adapun relasi favorit selama Angkutan Lebaran didominasi rute menuju Jakarta serta kota-kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Di antaranya Bandung–Gambir, Bandung–Yogyakarta, Kiaracondong–Kutoarjo, Kiaracondong–Gombong, Bandung–Solo Balapan, hingga Bandung–Surabaya Gubeng.

Tingginya minat tersebut mencerminkan kuatnya mobilitas masyarakat dari dan menuju Bandung, baik untuk keperluan mudik, silaturahmi, maupun liburan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan mereka kepada kereta api. Kepercayaan ini akan terus kami jaga dengan menghadirkan layanan yang semakin baik,” tutup Kuswardojo.

Berita Terkait

PT KAI Daop 2 Bandung Apresiasi Dukungan Gubernur Jabar Untuk Keselamatan Perjalanan Kereta
1.147 Mahasiswa UPI Diterjunkan ke Sekolah, Bantu Atasi Kekurangan Guru di Jawa Barat
AAF 2026, Teguhkan Semangat Kolaborasi Global, Keberlanjutan, dan Inklusivitas
Dua Hari Menjadi “Jepang” di Cikarang: Saat Sakura Matsuri Menyatukan Budaya, Industri, dan Generasi Muda
Diplomasi Kopi Warnai Asia Africa Festival 2026, Bandung Perkuat Kerja Sama Antarbangsa
Len Kembangkan Advanced Materials, Dari Tambang ke Produk Teknologi Tinggi
3.500 Warga Bandung Ikuti Pelatihan Kerja Gratis, Siap Jadi Pencari Kerja dan Wirausahawan
6 Maskapai Siap Terbang Dari Bandara Husein, Rute ke Singapura Hingga Bali Dibuka

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:23 WIB

PT KAI Daop 2 Bandung Apresiasi Dukungan Gubernur Jabar Untuk Keselamatan Perjalanan Kereta

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:21 WIB

1.147 Mahasiswa UPI Diterjunkan ke Sekolah, Bantu Atasi Kekurangan Guru di Jawa Barat

Senin, 13 Juli 2026 - 12:20 WIB

AAF 2026, Teguhkan Semangat Kolaborasi Global, Keberlanjutan, dan Inklusivitas

Minggu, 12 Juli 2026 - 18:34 WIB

Dua Hari Menjadi “Jepang” di Cikarang: Saat Sakura Matsuri Menyatukan Budaya, Industri, dan Generasi Muda

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:19 WIB

Diplomasi Kopi Warnai Asia Africa Festival 2026, Bandung Perkuat Kerja Sama Antarbangsa

Berita Terbaru