Stok Minyak Bersubsidi Aman, Harga Pangan di Pasar Bandung Tetap Stabil Meski Cabai Berfluktuasi

Selasa, 21 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) – Ketersediaan minyak goreng bersubsidi MinyakKita di Kota Bandung dipastikan aman dengan harga sesuai ketentuan pemerintah. Kondisi ini terungkap setelah Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung melakukan pemantauan langsung di Pasar Sederhana, Senin (20/4/2026). Selain stok minyak goreng, harga sejumlah kebutuhan pokok juga dilaporkan relatif stabil, meski ada fluktuasi pada beberapa komoditas sayuran.

Kepala Disdagin Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin, menyampaikan bahwa distribusi MinyakKita berjalan lancar berkat dukungan BULOG yang rutin memasok ke pasar tradisional.

“Dropping dari BULOG itu setiap minggu. Satu pedagang mendapat sekitar 50 dus, dengan satu dus berisi 12 kemasan, dan harga yang dijual sesuai HET,” kata Ronny usai pantauan.

Wali Kota Bandung M. Farhan saat meninjau keberadaan stok pangan di salah satu Pasar Tradisional di Kota Bandung beberapa waktu lalu (Dok. Diskominfo Bdg)

Ronny menjelaskan, sistem distribusi minyak goreng subsidi kini dilakukan lebih terstruktur melalui aplikasi Simira. Para pedagang, khususnya pelaku usaha kelontongan, dapat mengakses pasokan tersebut selama memenuhi persyaratan administrasi yang telah ditetapkan pemerintah.

Menurut Ronny, pemerintah juga tidak tinggal diam dalam membantu pedagang memenuhi syarat tersebut.

“Semua sebenarnya sudah disasar. Tinggal apakah pedagang mau memenuhi persyaratan atau tidak. Pemerintah juga membantu, termasuk dalam pengurusan perizinan seperti NIB,” jelasnya.

Selain memastikan pasokan MinyakKita, Disdagin juga memantau harga berbagai komoditas pangan lainnya di Pasar Sederhana. Hasil pemantauan menunjukkan bahwa harga kebutuhan pokok seperti beras, telur, daging ayam, dan daging sapi masih berada dalam kondisi normal dan stabil.

Namun demikian, dinamika harga terjadi pada komoditas sayuran, khususnya cabai. Beberapa jenis cabai mengalami penurunan harga, seperti cabai rawit merah yang kini berada di kisaran Rp73.000 per kilogram. Penurunan juga terjadi pada cabai hijau keriting dan bawang putih, masing-masing sekitar Rp4.000 dan Rp2.000 per kilogram.

Di sisi lain, kenaikan harga tercatat pada cabai rawit hijau yang naik dari Rp51.000 menjadi Rp53.000 per kilogram. Cabai merah keriting juga mengalami kenaikan hingga menyentuh Rp48.000 per kilogram.

Meski terjadi fluktuasi, Ronny menegaskan bahwa kondisi tersebut masih tergolong wajar dan tidak mengganggu stabilitas pasar secara keseluruhan.

“Secara keseluruhan masih aman dan terkendali. Kami akan terus melakukan monitoring untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga tetap terjaga,” pungkasnya.

Berita Terkait

PT KAI Daop 2 Bandung Apresiasi Dukungan Gubernur Jabar Untuk Keselamatan Perjalanan Kereta
1.147 Mahasiswa UPI Diterjunkan ke Sekolah, Bantu Atasi Kekurangan Guru di Jawa Barat
AAF 2026, Teguhkan Semangat Kolaborasi Global, Keberlanjutan, dan Inklusivitas
Dua Hari Menjadi “Jepang” di Cikarang: Saat Sakura Matsuri Menyatukan Budaya, Industri, dan Generasi Muda
Diplomasi Kopi Warnai Asia Africa Festival 2026, Bandung Perkuat Kerja Sama Antarbangsa
Len Kembangkan Advanced Materials, Dari Tambang ke Produk Teknologi Tinggi
3.500 Warga Bandung Ikuti Pelatihan Kerja Gratis, Siap Jadi Pencari Kerja dan Wirausahawan
6 Maskapai Siap Terbang Dari Bandara Husein, Rute ke Singapura Hingga Bali Dibuka

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:23 WIB

PT KAI Daop 2 Bandung Apresiasi Dukungan Gubernur Jabar Untuk Keselamatan Perjalanan Kereta

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:21 WIB

1.147 Mahasiswa UPI Diterjunkan ke Sekolah, Bantu Atasi Kekurangan Guru di Jawa Barat

Senin, 13 Juli 2026 - 12:20 WIB

AAF 2026, Teguhkan Semangat Kolaborasi Global, Keberlanjutan, dan Inklusivitas

Minggu, 12 Juli 2026 - 18:34 WIB

Dua Hari Menjadi “Jepang” di Cikarang: Saat Sakura Matsuri Menyatukan Budaya, Industri, dan Generasi Muda

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:19 WIB

Diplomasi Kopi Warnai Asia Africa Festival 2026, Bandung Perkuat Kerja Sama Antarbangsa

Berita Terbaru