Bantu Cegah DBD, Warga Harus Proaktif Terapkan 3M Plus

Jumat, 8 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) – Salah satu penyakit yang kini menjadi fokus pemerintah untuk diatasi adalah Demam Berdarah Dengue (DBD). Cepatnya penyebaran penyakit ini di sebuah wilayah seringkali disebut sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).

“Untuk DBD di Jawa Barat ada di tiga wilayah yang kasusnya terbilang cukup tinggi, yaitu Kabupaten Bandung Barat (KBB) Kabupaten Subang dan Kota Bogor,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat (Jabar) Vini Andiani Dewi usai acara Bewara Jabar di Gedung Sate Bandung, Jumat (8/3/2024).

“Hingga sekarang ini, secara total di Jabar itu ada sekitar 7654 kasus, dan diantara tiga wilayah tadi, Kota Bogor yang paling tinggi, sekitar 800an kasus,” kata Vini.

“Di KBB juga 800an tapi masih tinggi Bogor, di Kabupaten Subang itu sekitar 700an,” ungkapnya lagi.

Disinggung mengenai angka kematian akibat DBD di Jabar, Vini menyebut sudah ada 71 kasus kematian akibat DBD.

“Kita memang harus waspada, karena DBD ini pasti meningkat saat peralihan musiim. Umumnya terjadi di bulan Agustus, September, dan Oktober. Lalu berlanjut di bulan Februari, Maret, April, ya di setiap pergantian musim, antara musim hujan dan musim kemarau,” ungkap Vini.

Lebih lanjut Vini meminta kepada masyarakat Jabar untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari DBD.

“Kembali kepasa kita juga. Sangat penting untuk kita tingkatkan kewaspadaan terhadap DBD ini, apalagi begitu masuk transisi pergantian musim,” imbuh Vini.

Pencegahan DBD, lanjut Vini, sebenarnya harus dilakukan setiap hari karena DBD masuk dalam kategori penyakit sepanjang tahun.

“Tidak bisa kita bersih-bersih lingkungannya sesekali. Kalau mau cegah DBD ya harus setiap hari. DBD ini kan penyakit yang ada dan mengintai sepanjang tahun,” tegas Vini.

“Kita harus selalu tergerak untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk dengan 3M Plus, menguras dan menutup tempat-tempat penampungan air, mengubur barang-barang yang bisa menjadi tempat penampungan air, dan mendaur ulang barang bekas,” ungkap Vini.

Selain itu, lanjut Vini, warga juga bisa menaburkan bubuk larvasida (abate) ke tempat penampungan air yang sulit dibersihkan atau memelihara ikan pemakan jentik nyamuk seperti ikan guppy, dan ikan cupang, bisa juga penggunaan obat nyamuk, penggunaan kelambu, dan penanaman tanaman pengusir nyamuk.

Diakhir, Vini menyebut keberhasilan dari pencegahan penyebaran DBD harus dimulai dari adanya peningkatan kesadaran serta partisipasi aktif masyarakat dalam upaya pengendalian penyakit yang ditularkan oleh nyamuk ini.

Berita Terkait

Bio Farma Mulai Operasikan Fasilitas CNG, Pangkas Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi
PT KAI Daop 2 Bandung Apresiasi Dukungan Gubernur Jabar Untuk Keselamatan Perjalanan Kereta
1.147 Mahasiswa UPI Diterjunkan ke Sekolah, Bantu Atasi Kekurangan Guru di Jawa Barat
AAF 2026, Teguhkan Semangat Kolaborasi Global, Keberlanjutan, dan Inklusivitas
Dua Hari Menjadi “Jepang” di Cikarang: Saat Sakura Matsuri Menyatukan Budaya, Industri, dan Generasi Muda
Diplomasi Kopi Warnai Asia Africa Festival 2026, Bandung Perkuat Kerja Sama Antarbangsa
Len Kembangkan Advanced Materials, Dari Tambang ke Produk Teknologi Tinggi
3.500 Warga Bandung Ikuti Pelatihan Kerja Gratis, Siap Jadi Pencari Kerja dan Wirausahawan

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:24 WIB

Bio Farma Mulai Operasikan Fasilitas CNG, Pangkas Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:23 WIB

PT KAI Daop 2 Bandung Apresiasi Dukungan Gubernur Jabar Untuk Keselamatan Perjalanan Kereta

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:21 WIB

1.147 Mahasiswa UPI Diterjunkan ke Sekolah, Bantu Atasi Kekurangan Guru di Jawa Barat

Senin, 13 Juli 2026 - 12:20 WIB

AAF 2026, Teguhkan Semangat Kolaborasi Global, Keberlanjutan, dan Inklusivitas

Minggu, 12 Juli 2026 - 18:34 WIB

Dua Hari Menjadi “Jepang” di Cikarang: Saat Sakura Matsuri Menyatukan Budaya, Industri, dan Generasi Muda

Berita Terbaru