Bio Farma Sediakan Vaksin Tetanus Bagi Personel TNI Yang Berangkat Ke Myanmar

Kamis, 17 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) -Bio Farma menunjukkan komitmennya dalam mendukung misi kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan 200 dosis vaksin tetanus kepada personil Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Badan Nasional Pencarian dan
Pertolongan (Basarnas) yang akan bertugas membantu korban bencana gempa di Myanmar.

Direktur Medis dan Hubungan Kelembagaan Bio Farma, Sri Harsi Teteki menyampaikan bahwa sebagai bagian dari kepedulian dalam bidang kesehatan global, Bio Farma menyediakan vaksin tetanus-difteri guna melindungi para
personil TNI dan Basarnas selama menjalankan misi kemanusiaan di daerah terdampak bencana.

“Bio Farma turut berduka cita atas bencana yang menimpa Myanmar, sebagai bagian dari kepedulian, kami memberikan bantuan berupa 200 dosis vaksin Td yang diberikan kepada personel bantuan kemanusiaan yang akan diberangkatkan ke Myanmar untuk mewakili Indonesia dalam misi bantuan penanggulangan bencana gempa yang terjadi pada 28 Maret 2025 lalu,” ungkap Sri Harsi.

“Kami memahami pentingnya perlindungan kesehatan bagi para relawan yang akan terjun langsung ke wilayah bencana. Melalui bantuan penyediaan vaksin tetanus ini, kami berharap dapat memastikan keselamatan dan kesehatan mereka dalam menjalankan tugas kemanusiaan” tambahnya.

Sementara itu, dalan sebuah pernyataan bersama Menteri Luar Negeri Negara – Negara ASEAN, menyampaikan apresiasi
kepada negara-negara sahabat di lingkup ASEAN, Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), serta berbagai instansi dan pemangku kepentingan lainnya untuk penanggulangan bencana di Myanmar dan Thailand.

“ASEAN menjunjung tinggi solidaritas dan bekerja sama untuk mengkoordinasikan bantuan, dan dukungan kemanusiaan di daerah terdampak. Kami juga memastikan
untuk bantuan yang diberikan dapat tersalur tepat waktu dan secara efektif, di bawah pengawasan dan bantuan ASEAN Coordinating Centre for Humanitarian Assistance (AHA
Centre).” tulis pernyataan ASEAN Foreign Ministers’ akhir Maret lalu.

Diketahui bencana gempa terjadi di Myanmar dengan magnitudo 7,7 skala richter mengguncang beberapa daerah di Myanmar dan Thailand pada Jumat, 28 Maret 2025.

Menurut laporan pemerintah setempat pada Minggu (30/08), bencana inim enyebabkan sekitar 1.700 korban jiwa, 3.400 orang mengalami luka-luka, dan lebih dari 300 orang masih dinyatakan hilang.

Bio Farma terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung misi kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan vaksin tetanus-difteri bagi personil yang akan bertugas membantu korban bencana gempa di Myanmar.

Bantuan ini sejalan dengan misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam upaya memperkuat ketahanan kesehatan nasional dan kontribusi Indonesia di kancah global.

Vaksinasi Td (Tetanus-Difteri) adalah vaksin yang diberikan untuk memperkuat kekebalan tubuh terhadap dua penyakit berbahaya, yaitu tetanus dan difteri.

Vaksin Td berfungsi memperpanjang perlindungan yang sudah dibangun oleh
vaksin DT yang telah diberikan pada usia dini. Efektivitas vaksin ini sangat tinggi, dengan perlindungan 100% terhadap tetanus dan 97% terhadap difteri.

Vaksinasi Td adalah langkah penting untuk memastikan anak dan orang dewasa tetap terlindungi dari ancaman kedua penyakit tersebut sepanjang hidup.

Berita Terkait

KPID Jabar Luncurkan Anugerah Penyiaran 2026, 28 Kategori Siap Angkat Kualitas Siaran
Duka Bekasi Timur: 14 Korban Jiwa, Perjalanan KA Parahyangan Terdampak
Parkir Liar Disikat! Dishub Bandung Tilang 31 Kendaraan di 8 Titik Rawan
Ratusan Petugas Siaga Periksa Hewan Kurban di Bandung Jelang Idul Adha 2026
Susun Road Map Pengelolaan Sampah, Bandung Targetkan Tidak Lagi Buang Sampah Ke TPA
Perempuan Dominasi Pendaki, WAC 2026 Dorong Petualang Mandiri
Petak Cibeber – Lampegan Kembali Tergerus Air, KA Siliwangi Batal Berangkat
Alternatif Saat Harga Elpiji Naik: KDM Sarankan Rumah Tangga Pergunakan Biogas hingga Kompor Listrik

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 10:57 WIB

KPID Jabar Luncurkan Anugerah Penyiaran 2026, 28 Kategori Siap Angkat Kualitas Siaran

Selasa, 28 April 2026 - 10:56 WIB

Duka Bekasi Timur: 14 Korban Jiwa, Perjalanan KA Parahyangan Terdampak

Senin, 27 April 2026 - 10:56 WIB

Parkir Liar Disikat! Dishub Bandung Tilang 31 Kendaraan di 8 Titik Rawan

Minggu, 26 April 2026 - 10:55 WIB

Ratusan Petugas Siaga Periksa Hewan Kurban di Bandung Jelang Idul Adha 2026

Sabtu, 25 April 2026 - 10:53 WIB

Susun Road Map Pengelolaan Sampah, Bandung Targetkan Tidak Lagi Buang Sampah Ke TPA

Berita Terbaru