Pemkot Bandung Perkuat Satgas Anti Rentenir di Tiap Kecamatan

Rabu, 4 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) – Pemerintah Kota Bandung berencana memperkuat perlindungan masyarakat dari praktik rentenir dengan menghadirkan Satgas Anti Rentenir di setiap kecamatan.

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, mengatakan rencana ini segera dibahas bersama Wali Kota Muhammad Farhan. “Kita ingin masyarakat merasa aman. Satgas akan hadir di tiap kecamatan, mengawasi praktik pinjaman ilegal, dan memberi solusi keuangan yang lebih aman,” ujarnya, Rabu (4/6/2025).

Erwin menegaskan, Satgas tak hanya mengedukasi, tapi juga aktif turun ke RW, serta bekerja sama dengan program pemberdayaan seperti UMKM Center dan inkubasi bisnis di 30 kecamatan.

Ketua Harian Satgas Anti Rentenir, Saji Sonjaya, menyebut sudah ada 14 kecamatan yang menjalankan program Kampung Bersih Rentenir.

“Kami terima sekitar 500 laporan per tahun dari warga yang terjerat. Dengan satgas di tiap kecamatan, penanganan bisa lebih efektif,” jelasnya.

Plt. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bandung, Tatang Muhtar, menyebut program ini jadi pionir di Indonesia dan telah mendapat apresiasi dari Gubernur Jawa Barat.

Sementara itu, Dinas Koperasi juga tengah memantau koperasi dari luar daerah yang menyamar dan beroperasi di Bandung.

Masyarakat juga didorong mendirikan koperasi warga sebagai solusi. Satgas bekerja sama dengan OJK untuk memberi edukasi dan bantuan legalitas usaha.

Warga yang butuh bantuan bisa menghubungi Satgas di 0811-2131-020 atau datang langsung ke Gedung Dekopin, Jalan Buahbatu No. 26, Bandung.

Berita Terkait

Bio Farma Mulai Operasikan Fasilitas CNG, Pangkas Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi
PT KAI Daop 2 Bandung Apresiasi Dukungan Gubernur Jabar Untuk Keselamatan Perjalanan Kereta
1.147 Mahasiswa UPI Diterjunkan ke Sekolah, Bantu Atasi Kekurangan Guru di Jawa Barat
AAF 2026, Teguhkan Semangat Kolaborasi Global, Keberlanjutan, dan Inklusivitas
Dua Hari Menjadi “Jepang” di Cikarang: Saat Sakura Matsuri Menyatukan Budaya, Industri, dan Generasi Muda
Diplomasi Kopi Warnai Asia Africa Festival 2026, Bandung Perkuat Kerja Sama Antarbangsa
Len Kembangkan Advanced Materials, Dari Tambang ke Produk Teknologi Tinggi
3.500 Warga Bandung Ikuti Pelatihan Kerja Gratis, Siap Jadi Pencari Kerja dan Wirausahawan

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:24 WIB

Bio Farma Mulai Operasikan Fasilitas CNG, Pangkas Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:23 WIB

PT KAI Daop 2 Bandung Apresiasi Dukungan Gubernur Jabar Untuk Keselamatan Perjalanan Kereta

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:21 WIB

1.147 Mahasiswa UPI Diterjunkan ke Sekolah, Bantu Atasi Kekurangan Guru di Jawa Barat

Senin, 13 Juli 2026 - 12:20 WIB

AAF 2026, Teguhkan Semangat Kolaborasi Global, Keberlanjutan, dan Inklusivitas

Minggu, 12 Juli 2026 - 18:34 WIB

Dua Hari Menjadi “Jepang” di Cikarang: Saat Sakura Matsuri Menyatukan Budaya, Industri, dan Generasi Muda

Berita Terbaru