227 Calon Taruna Asal Jabar Ikut Akmil Di Magelang

Senin, 7 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) – Di halaman Makodam III/Siliwangi, Jumat (4/7/2025) sore itu, langit tampak cerah meski udara agak berat oleh suasana haru dan semangat.

Sebanyak 227 calon taruna bersiap menempuh perjalanan panjang menuju Akademi Militer (Akmil) di Magelang, membawa serta harapan, tekad, dan doa dari keluarga yang mereka tinggalkan sementara.

Mereka berdiri tegak dalam barisan, mengenakan pakaian seragam, rapi dan penuh kebanggaan. Di antara mereka, ada anak petani dari Subang, anak guru dari Garut, juga anak pedagang kecil dari Cilegon. Masing-masing dengan cerita dan alasan berbeda, tapi dengan satu tujuan yang sama: menjadi perwira Tentara Nasional Indonesia.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, hadir dalam upacara pelepasan. Ia tak sekadar memberikan sambutan, tapi juga berinteraksi langsung dan menanyakan asal, latar belakang keluarga, hingga sekadar menyapa satu per satu. Ada nada haru dalam suaranya saat menyebut mereka sebagai “anak-anak yang beruntung.”

“Tidak semua anak muda punya kesempatan sampai di titik ini,” kata Gubernur yang kerap disapa KDM.

“Kalian adalah perwakilan terbaik dari Jawa Barat dan Banten. Tapi ini baru awal,” tegasnya.

Diketahui sebanyak 161 dari mereka lolos seleksi Panitia Daerah Bandung, dan 66 lainnya berasal dari SMAT Krida Nusantara. Perjalanan mereka belum selesai. Di Akmil nanti, akan ada seleksi lanjutan tingkat nasional yang lebih ketat dan ebih berat.

Menurut KDM, generasi saat ini punya banyak keunggulan. Mereka cerdas, fisiknya pun lebih siap karena gizi dan informasi yang lebih baik. Namun, ia menekankan pentingnya satu hal, daya tahan mental.

“Yang sering jadi tantangan hari ini bukan soal otak atau otot. Tapi soal hati, dan ketangguhan menghadapi tekanan, disiplin, serta tanggung jawab,” ucapnya.

Sedangkan Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Dadang Arif Abdurachman, juga turut menegaskan bahwa proses di Akmil bukan sekadar formalitas.

Seleksi nasional akan mempertemukan para calon taruna dari seluruh penjuru negeri. Kompetisi akan berlangsung ketat, tapi di situlah nilai sejatinya terbentuk.

“Saya ingin mereka berangkat dengan penuh keyakinan. Karena ketika mental siap, langkah pun menjadi ringan,” ucap tegas.

Ia pun mengapresiasi kehadiran Gubernur yang menurutnya dapat menyuntikkan semangat tambahan. Sebab, dalam dunia militer, kekuatan tidak hanya berasal dari fisik, tapi juga dari keyakinan dan dukungan moral.

 

Berita Terkait

Bio Farma Mulai Operasikan Fasilitas CNG, Pangkas Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi
PT KAI Daop 2 Bandung Apresiasi Dukungan Gubernur Jabar Untuk Keselamatan Perjalanan Kereta
1.147 Mahasiswa UPI Diterjunkan ke Sekolah, Bantu Atasi Kekurangan Guru di Jawa Barat
AAF 2026, Teguhkan Semangat Kolaborasi Global, Keberlanjutan, dan Inklusivitas
Dua Hari Menjadi “Jepang” di Cikarang: Saat Sakura Matsuri Menyatukan Budaya, Industri, dan Generasi Muda
Diplomasi Kopi Warnai Asia Africa Festival 2026, Bandung Perkuat Kerja Sama Antarbangsa
Len Kembangkan Advanced Materials, Dari Tambang ke Produk Teknologi Tinggi
3.500 Warga Bandung Ikuti Pelatihan Kerja Gratis, Siap Jadi Pencari Kerja dan Wirausahawan

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:24 WIB

Bio Farma Mulai Operasikan Fasilitas CNG, Pangkas Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:23 WIB

PT KAI Daop 2 Bandung Apresiasi Dukungan Gubernur Jabar Untuk Keselamatan Perjalanan Kereta

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:21 WIB

1.147 Mahasiswa UPI Diterjunkan ke Sekolah, Bantu Atasi Kekurangan Guru di Jawa Barat

Senin, 13 Juli 2026 - 12:20 WIB

AAF 2026, Teguhkan Semangat Kolaborasi Global, Keberlanjutan, dan Inklusivitas

Minggu, 12 Juli 2026 - 18:34 WIB

Dua Hari Menjadi “Jepang” di Cikarang: Saat Sakura Matsuri Menyatukan Budaya, Industri, dan Generasi Muda

Berita Terbaru