Klaster Nasional Bantu Percepatan Penanganan Darurat Bencana di Sumatra

Sabtu, 13 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Pendistribusian air bersih bagi korban bencana banjir Sumatera/Dok. BNPB

 

Jakarta (BRS) – Pemerintah tidak sendiri dalam penanganan darurat bencana banjir dan longsor di tiga provinsi, Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh. Hal tersebut terwujud melalui kolaborasi pentaheliks yang tergabung di dalam klaster nasional.

Klaster nasional merupakan wadah multipihak untuk melakukan koordinasi dan mobilisasi sumber daya di sejumlah sektor yang dibutuhkan dalam fase penanggulangan bencana. Pada bencana di tiga provinsi, lima klaster telah beroperasi di tengah masyarakat yang terdampak banjir dan longsor.

BNPB melalui Pos Pendamping Nasional (Pospenas) mengaktifkan klaster untuk membantu percepatan penanganan darurat. Sejumlah lembaga, baik pemerintah dan non-pemerintah, aktif dalam beberapa klaster sesuai dengan keahlian dan sumber daya yang dimiliki.

“Lima klaster yang aktif dan bekerja di lapangan yaitu klaster pencarian dan pertolongan, klaster logistik, klaster kesehatan, klaster pengungsian dan perlindungan, serta klaster pendidikan. Klaster logistik bekerja untuk memastikan manajemen logistik berjalan baik,” ucap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi BNPB, Abdul Muhari, dalam siaran persnya, Sabtu (13/12/2025).

Salah satu contohnya, pengaktifan gudang di Pos Gudang Nasional Klaster Logistik di Halim Perdanakusuma, Jakarta, yang melibatkan PMI dan Lembaga usaha.

Sedangkan di Sumatra Utara, klaster ini melibatkan Centre for Diaster Risk Management and Community Development Studies Universitas HKBP untuk mendistribusikan bantuan bagi 200 warga terdampak.

Kolaborasi konkret pada klaster kesehatan telah bekerja di tengah masyarakat. Sub-klaster layanan kesehatan dari MDMC memberikan manfaat kepada 421 orang yang dilayani di wilayah Aceh Tamiang, Aceh Utara, Lhokseumawe, Langsa, Langkat, Agam, dan Tapanuli Selatan.

Klaster pendidikan di bawah koordinasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah siap dengan bantuan pendidikan, termasuk 10.200 paket sekolah, 131 tenda darurat, 400 family kit, dan 50.000 buku teks dan non-teks. Kegiatan psikososial juga telah diberikan kepada anak-anak terdampak bencana.

Dukungan klaster tersebut diikoordinasikan dengan Pospenas, Pos Terpadu (Pos Pendamping Provinsi), dan Posko yang ada di kabupaten dan kota terdampak di tiga provinsi. Secara terkoordinasi, dukungan sumber daya klaster akan berjalan efektif dan efisien untuk membantu pemerintah daerah.

Berita Terkait

Jogging di Gasibu Dihentikan Sementara, Kawasan Ditata Hingga Awal 2027
1.280 Lulusan Jabar Disiapkan Tembus Pasar Kerja Global
Industri Kedirgantaraan Butuh SDM Siap Pakai, PTDI Perkuat Pusat Pelatihan
GI Jampang Kulon Kembali Beroperasi, Ekonomi Selatan Sukabumi Didorong Makin Tumbuh
PTDI Rayakan 50 Tahun Hadirkan Wayang Golek dan Wayang Kulit
Bandung Great Sale Raup Omzet Rp1,52 Miliar Dalam Tiga Hari
HUT ke-50 PTDI Diisi Aksi Sosial, dari UMKM Hingga Donor Darah
Pasar Baru Bandung dan Pecinan Lama Siap Disulap Jadi Pusat Kuliner

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 13:11 WIB

Jogging di Gasibu Dihentikan Sementara, Kawasan Ditata Hingga Awal 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:10 WIB

1.280 Lulusan Jabar Disiapkan Tembus Pasar Kerja Global

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Industri Kedirgantaraan Butuh SDM Siap Pakai, PTDI Perkuat Pusat Pelatihan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:09 WIB

GI Jampang Kulon Kembali Beroperasi, Ekonomi Selatan Sukabumi Didorong Makin Tumbuh

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Bandung Great Sale Raup Omzet Rp1,52 Miliar Dalam Tiga Hari

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

1.280 Lulusan Jabar Disiapkan Tembus Pasar Kerja Global

Senin, 31 Agu 2026 - 13:10 WIB