Saji Marem Bawa Rasa Jawa Otentik Ke Bandung

Sabtu, 17 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) – Di tengah kuatnya dominasi kuliner Sunda, restoran pendatang baru Saji Marem, tampil dengan tawaran berbeda. Mengusung konsep masakan rumahan Jawa otentik, restoran ini menghadirkan cita rasa khas Jawa Tengah dan Yogyakarta untuk mengobati rindu para perantau sekaligus memperkaya lanskap kuliner Kota Bandung.

Saji Marem tak sekadar menjual makanan, tetapi pengalaman bersantap ala Jawa. Mulai dari pilihan menu hingga suasana, semuanya dirancang untuk menghadirkan sensasi “pulang ke rumah”. Nama Saji Marem sendiri dimaknai sebagai sajian yang lezat dan memuaskan, sebuah filosofi yang ingin diwujudkan di setiap piring.

“Konsep kami Jawa Tengah dengan nuansa rumahan. Masakan yang disajikan benar-benar masakan rumah,” ujar Erik Pardiana, Outlet Manager Saji Marem, Sabtu (17/1/2026).

Menurut Erik, kehadiran Saji Marem juga bertujuan membawa atmosfer Jawa ke Bandung.

“Kami ingin orang yang kangen masakan Jawa merasa seperti berada di Jogja, meski sedang di Bandung. Target kami semua kalangan,” ungkapnya.

Saat ini, Saji Marem menyajikan sekitar 60–70 menu aktif dari total 100 lebih menu yang telah dikembangkan. Sejumlah hidangan andalan menjadi daya tarik utama, seperti Mangut Manyung, Botok Teri, Krecek, serta olahan ayam yang menggunakan ayam kampung jantan.

Dari sisi harga, Saji Marem tergolong ramah di kantong. Menu dibanderol mulai dari Rp7.000 hingga Rp35.000–Rp40.000 untuk menu utama.

Tak hanya mengandalkan rasa, kata Erik, Saji Marem juga menghadirkan nilai budaya. Restoran ini menggandeng Paguyuban Jawa Tengah (PJT) Cabang Bandung Raya untuk menampilkan kesenian Jawa yang dibina oleh Paguyuban Gentra Sentramas.

“Pertunjukan biasanya digelar pada akhir pekan atau hari-hari tertentu,” jelas Erik.

Antusiasme Pengunjung dan Rencana Pengembangan

Konsep yang ditawarkan Saji Marem mendapat respons positif dari pengunjung. Cynthia (17), salah satu pelanggan asal Bandung, mengaku terkesan sejak kunjungan pertama.

“First impression aku wow banget. Biasanya makanan Sunda, ini beda. Favorit aku ayam goreng sama sambelnya, pedasnya nampol,” ujarnya.

Saji Marem yang beralamat di Jln. Ir. H. Djuanda 365 Dago Bandung, beroperasi setiap hari mulai pukul 11.00–22.00 WIB. Tingginya minat pengunjung membuat manajemen mulai mempertimbangkan pengembangan, baik penambahan kapasitas tempat duduk, dari 150 menjadi 170 kursi, maupun perluasan jam operasional.

“Kami juga berencana buka sarapan pagi ke depannya, menyesuaikan permintaan masyarakat,” pungkas Erik.

Menyambut momentum Bulan Ramadan dan Lebaran, Saji Marem tengah menyiapkan menu serta packaging khusus. Dengan kekuatan rasa dan konsep yang konsisten, Saji Marem menyatakan siap bersaing di Bandung, kota yang dikenal sebagai barometer kuliner nasional.

Berita Terkait

PT KAI Daop 2 Bandung Apresiasi Dukungan Gubernur Jabar Untuk Keselamatan Perjalanan Kereta
1.147 Mahasiswa UPI Diterjunkan ke Sekolah, Bantu Atasi Kekurangan Guru di Jawa Barat
AAF 2026, Teguhkan Semangat Kolaborasi Global, Keberlanjutan, dan Inklusivitas
Dua Hari Menjadi “Jepang” di Cikarang: Saat Sakura Matsuri Menyatukan Budaya, Industri, dan Generasi Muda
Diplomasi Kopi Warnai Asia Africa Festival 2026, Bandung Perkuat Kerja Sama Antarbangsa
Len Kembangkan Advanced Materials, Dari Tambang ke Produk Teknologi Tinggi
3.500 Warga Bandung Ikuti Pelatihan Kerja Gratis, Siap Jadi Pencari Kerja dan Wirausahawan
6 Maskapai Siap Terbang Dari Bandara Husein, Rute ke Singapura Hingga Bali Dibuka

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:23 WIB

PT KAI Daop 2 Bandung Apresiasi Dukungan Gubernur Jabar Untuk Keselamatan Perjalanan Kereta

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:21 WIB

1.147 Mahasiswa UPI Diterjunkan ke Sekolah, Bantu Atasi Kekurangan Guru di Jawa Barat

Senin, 13 Juli 2026 - 12:20 WIB

AAF 2026, Teguhkan Semangat Kolaborasi Global, Keberlanjutan, dan Inklusivitas

Minggu, 12 Juli 2026 - 18:34 WIB

Dua Hari Menjadi “Jepang” di Cikarang: Saat Sakura Matsuri Menyatukan Budaya, Industri, dan Generasi Muda

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:19 WIB

Diplomasi Kopi Warnai Asia Africa Festival 2026, Bandung Perkuat Kerja Sama Antarbangsa

Berita Terbaru