Waspada Bencana: Bio Farma Perkuat Literasi Kesehatan SMK di Cililin

Minggu, 3 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cililin (BRS) – Ancaman bencana alam dan buruknya sanitasi lingkungan menjadi tantangan serius bagi ketahanan kesehatan masyarakat. Menyadari hal tersebut, PT Bio Farma (Persero) mengambil langkah proaktif dengan menyasar generasi muda di wilayah Kabupaten Bandung Barat melalui program Bio Farma Mengajar. Edukasi tersebut digelar di SMK Surya Pertiwi dan SMPN 3 Cililin, Rabu (29/4/2026) lalu.

Edukasi yang dihadirkan bukan sekadar sosialisasi rutin. Di mana Bio Farma mendorong tajamnya literasi kesehatan yang berbasis pada kesiapsiagaan bencana dan manajemen limbah. Fokusnya jelas: membangun resiliensi siswa agar mampu memitigasi risiko kesehatan yang timbul pascabencana.

​Kepala Departemen TJSL Bio Farma, Guruh Susanto, menegaskan bahwa literasi bukan hanya soal membaca data, melainkan mengubah perilaku. Kesehatan masyarakat sangat bergantung pada seberapa sigap individu merespons gangguan lingkungan di sekitarnya.

​”Edukasi sejak dini merupakan kunci membangun perilaku yang lebih siap dan bertanggung jawab. Kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa kesiapsiagaan bencana dan pengelolaan sampah adalah fondasi utama kesehatan lingkungan yang berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat,” ujar Guruh Susanto.

Kepala Departemen Health, Safety, and Environment (HSE) & Biorisiko Bio Farma, Yayan Sopyan saat memberikan materi tanggap kebencanaan di SMK Surya Pertiwi Cililin (Dok. Bio Farma)

​Mitigasi Risiko dan Sanitasi Lingkungan

​Dalam sesi teknis, para ahli dari Departemen HSE & Biorisiko Bio Farma membedah materi tanggap darurat secara mendalam. Siswa tidak hanya diajarkan cara menyelamatkan diri, tetapi juga bagaimana menjaga standar higienitas saat situasi darurat, sebuah aspek krusial dalam literasi kesehatan untuk mencegah wabah penyakit di lokasi pengungsian.

​Selain itu, pengelolaan sampah dengan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) menjadi sorotan utama. Sampah yang tidak terkelola menjadi sumber penyakit dan pemicu bencana banjir. Dengan memberikan pemahaman pemilahan sampah dari sumbernya, Bio Farma berupaya memutus rantai masalah kesehatan lingkungan yang sering mengintai kawasan padat penduduk.

​Komitmen Ekosistem Danantara

​Sebagai bagian dari ekosistem Danantara, Bio Farma memosisikan diri sebagai penggerak ketahanan kesehatan nasional. Program ini menjadi bukti bahwa peran BUMN life science tidak hanya terbatas pada produksi vaksin, tetapi juga mencakup perlindungan masyarakat melalui edukasi preventif.

​Melalui sinergi lintas fungsi, Bio Farma berharap para pelajar di Cililin mampu menjadi agen perubahan (agent of change). Mereka diharapkan membawa pulang pengetahuan ini ke keluarga masing-masing, menciptakan komunitas yang lebih tangguh, bersih, dan melek terhadap risiko kesehatan lingkungan.

​Inisiatif Bio Farma Mengajar ini menjadi refleksi nyata bahwa keberlanjutan bisnis harus berjalan beriringan dengan peningkatan literasi masyarakat. Dengan generasi muda yang tanggap bencana dan peduli sanitasi, masa depan ketahanan kesehatan Indonesia akan memiliki fondasi yang jauh lebih kokoh dan berkelanjutan.

Berita Terkait

PT KAI Daop 2 Bandung Apresiasi Dukungan Gubernur Jabar Untuk Keselamatan Perjalanan Kereta
1.147 Mahasiswa UPI Diterjunkan ke Sekolah, Bantu Atasi Kekurangan Guru di Jawa Barat
AAF 2026, Teguhkan Semangat Kolaborasi Global, Keberlanjutan, dan Inklusivitas
Dua Hari Menjadi “Jepang” di Cikarang: Saat Sakura Matsuri Menyatukan Budaya, Industri, dan Generasi Muda
Diplomasi Kopi Warnai Asia Africa Festival 2026, Bandung Perkuat Kerja Sama Antarbangsa
Len Kembangkan Advanced Materials, Dari Tambang ke Produk Teknologi Tinggi
3.500 Warga Bandung Ikuti Pelatihan Kerja Gratis, Siap Jadi Pencari Kerja dan Wirausahawan
6 Maskapai Siap Terbang Dari Bandara Husein, Rute ke Singapura Hingga Bali Dibuka

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:23 WIB

PT KAI Daop 2 Bandung Apresiasi Dukungan Gubernur Jabar Untuk Keselamatan Perjalanan Kereta

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:21 WIB

1.147 Mahasiswa UPI Diterjunkan ke Sekolah, Bantu Atasi Kekurangan Guru di Jawa Barat

Senin, 13 Juli 2026 - 12:20 WIB

AAF 2026, Teguhkan Semangat Kolaborasi Global, Keberlanjutan, dan Inklusivitas

Minggu, 12 Juli 2026 - 18:34 WIB

Dua Hari Menjadi “Jepang” di Cikarang: Saat Sakura Matsuri Menyatukan Budaya, Industri, dan Generasi Muda

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:19 WIB

Diplomasi Kopi Warnai Asia Africa Festival 2026, Bandung Perkuat Kerja Sama Antarbangsa

Berita Terbaru